Home > Artikel > Opini

Opini

Opini
Generasi Krisis Moral

Generasi Krisis Moral

Senin, 05 November 2018 10:20 WIB
PEWARIS Indonesia, begitulah gambaran generasi muda sebagai pewaris tahta keberlangsungan negara Indonesia yang tercinta ini.
Opini
Signature Bonus dan Komitmen Fee di Industri Migas
INDUSTRI migas memiliki ciri khas diantaranya adalah high risk, high cost, and high technology. Dengan demikian industry migas menjadi ekslusif dibandingkan industry lainnya. Sehingga para pemain di industri migas adalah pemilik modal yang harus memiliki financial yang cukup kuat. Walaupun industry migas menjadi salah satu industri yang memiliki resiko tinggi masih sangat banyak pemain yang bergelut untuk meraup keuntungan dari bisnis emas hitam ini.
Saran buat Para Caleg

Saran buat Para Caleg

Selasa, 23 Oktober 2018 22:34 WIB
SALAH satu pilar demokrasi dalam berbangsa di negeri kita adalah lembaga legislatif. Lembaga yang seharusnya dihuni oleh orang-orang cerdas, bermoral dan selalu pro rakyat. Mereka adalah pejuang rakyat, penampung aspirasi serta jembatan antara pemerintah dan rakyat. Jelas tugas mereka sangat mulia dan tidak main-main.
Indonesia Berduka Lagi

Indonesia Berduka Lagi

Kamis, 04 Oktober 2018 06:28 WIB
BENCANA gempa berulang terjadi. Baru saja di Lombok dan sekitarnya yang masih menyisakan kehidupan pengungsi di tenda darurat dan memakan korban begitu banyak. Jumat pekan lalu 28 September, berlaku pula kehendak Allah, sebuah gempa dahsyat berkekuatan 7,4 SR mengguncang Sulawesi Tengah, yang memakan korban jiwa dan materil begitu banyak.
Nilai Lokal Tidak Ditransformasi Penyebab Kegagalan Pembangunan
Kebudayaan bagian penting dalam proses pembangunan baik fisik terlebih kepada pembangunan manusia (human development). Kebudayaan terkait persoalan karakter dan mental manusia yang jadi salah satu penentu keberhasilan pembangunan.
Adakah Kepantasan dalam Panggung Politik?

Adakah Kepantasan dalam Panggung Politik?

Senin, 24 September 2018 07:51 WIB
SEBAGAI rakyat kecil, bisakah kita menerima seorang pemimpin berstatus terpidana? Relakah kita diwakili seorang yang oleh hukum dijatuhi sanksi lantaran didakwa korupsi? Mampukah bangsa kita menerima kenyataan sebagai sebuah takdir kebangsaan, dimana anak cucu kita kelak akan mencatat sejarah bahwa bangsa ini pernah diwakili oleh terpidana?
Opini
Remaja Kurang Minang

Remaja Kurang Minang

Selasa, 11 September 2018 11:27 WIB
DI era globalisasi, pemeliharaan budaya Minangkabau nampaknya menjadi sebuah tantangan tersendiri. Proses globalisasi dianggap memiliki berbagai dampak baik positif maupun negatif, dari segi positif memiliki dampak yang dapat membantu manusia untuk dapat berkomunikasi secara lebih cepat dengan jangkauan yang luas dengan menawarkan berbagai kemudahan dibidang teknologi informasi komunikasi. Sedangkan proses globalisasi yang westernisasi dianggap memiliki dampak negatif bagi banyak orang. Westernisasi atau yang biasa kita kenal dengan gaya kebarat-baratan ini merupakan pendifusian nilai-nilai barat tersebut kedalam nilai-nilai lokal. Hal ini diindikasikan dengan mulai memudarnya budaya lokal yang lebih sesuai dengan karakter bangsa semakin sulit ditemukan, sementara budaya global kebarat-baratan lebih mudah membaur seiring kemajuan tekhnologi media komunikasi.
Advokasi Media dan Relevansi Zaman

Advokasi Media dan Relevansi Zaman

Jum'at, 31 Agustus 2018 15:21 WIB
MARI kita andaikan UU Pers tak ada lagi.  Beberapa media mungkin menjadi korban karena bekerja tanpa perlindungan. Tapi setidaknya kita memperkecil ruang bagi industri media partisan untuk bersembunyi di balik ''kebebasan pers''. 
Aktivis Islam Berpolitik; Sebuah Dilema

Aktivis Islam Berpolitik; Sebuah Dilema

Kamis, 23 Agustus 2018 09:58 WIB
JUDUL tulisan ini sangat relevan dengan situasi sekarang, di mana sebentar lagi kita akan melaksanakan Pemilu presiden dan wakil presiden sekaligus Pemilu calon anggota legislatif secara serentak.
Sudahkah Kita Syukuri Nikmat Kemerdekaan?

Sudahkah Kita Syukuri Nikmat Kemerdekaan?

Rabu, 15 Agustus 2018 16:26 WIB
KITA awali dengan sebuah ayat: ''Jika kalian bersyukur, niscaya akan Aku tambah nikmat-Ku, jika kalian kufur, maka azab-Ku sangatlah berat'',(QS. Ibrahim: 7).
Opini
Hak Partisipasi Interes 10% BUMD Dalam Pengelolan Migas di Riau
ADA suatu masa ketika industri migas di Indonesia sangat berjaya. Saat itu Indonesia masih menjadi net eksportir migas dengan produksi minyak di atas 1 juta barrel per hari. Ketika itu harga minyak sangat tinggi sedangkan lapangan migas raksasa masih mudah ditemukan, tidak perlu mengeluarkan biaya tinggi untuk eksplorasi. Namun sayangnya di masa itu hampir semua hasilnya disedot oleh Pemerintah Pusat, daerah penghasil hanya melihat tanpa bisa melakukan apa-apa. Bahkan di masa itu lingkungan tempat tinggal para karyawan oil company seperti negara di dalam negara, perumahan mereka sangat megah dengan fasilitas pendidikan, kesehatan dan bahkan hiburan kelas satu namun masyarakat di sekitanya seperti tidak tersentuh, banyak yang hidupnya masih jauh di bawah garis kemiskinan.
Tulisan Bagian 4 Riau Menuntut Blok Rokan
Pongahnya VPCC Pertamina Membuat Rakyat Riau Mengamuk
RENCANA pengembangan lapangan yang pertama kali akan diproduksikan dalam suatu Wilayah Kerja wajib mendapatkan persetujuan Menteri berdasarkan pertimbangan dari Badan Pelaksana dan setelah berkonsultasi dengan Pemerintah Daerah Provinsi yang bersangkutan . Begitulah secara tegas bunyi pasal 21 ayat 1 Undang- undang Republik Indonesia nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi yang diundangkan pada masa Presiden Megawati.
Tulisan Bagian 3 Riau Menuntut Blok Rokan
Mengawal Pancung Alas (tak) Terlepas

Mengawal Pancung Alas (tak) Terlepas

Jum'at, 03 Agustus 2018 08:58 WIB
MENYIKAPI pemerinah pusat Jakarta terkait tidak dipandangnya Riau terkait pengelolaan Blok Rokan Datuk Seri Al Azhar mengistilahkan Riau hidup dalam kutukan. Riau miskin dalam kubangan kekayaan sumber daya alam, Riau kelaparan dalam lumbung tumpukan makanan.
Riau Menuntut Blok Rokan
Pemerintah Tidak Menganggap Riau Ada

Pemerintah Tidak Menganggap Riau Ada

Kamis, 02 Agustus 2018 10:13 WIB
CHEVRON dan Pertamina adu “panco” berebut Blok Rokan Riau, kedua perusahaan itu sama- sama kuatnya meyakinkan pemerintah Indonesia untuk dipilih sebagai pemenangnya. Perusahaan asing dan nasional intensif meloby mematut dan mempersenjatai diri.
Opini
Auman Amin Rais Teruntuk Blok Rokan Riau

Auman Amin Rais Teruntuk Blok Rokan Riau

Rabu, 01 Agustus 2018 12:34 WIB
UNTUNG saja tokoh reformasi Amin Rais berteriak lantang tegak berdiri menantang presiden RI tatkala Lembaga Adat Melayu (LAM) dilanda gundah gulana berikhtiar disertai tenaga ekstra luar biasa mengambil haknya atas pengelolaan Blok Rokan sepakat bulat mengusung perjuangan dengan pekik “Rakyat Riau Menuntut”.
Benarkah Hidup Susah Sekarang?

Benarkah Hidup Susah Sekarang?

Senin, 30 Juli 2018 22:31 WIB
PERTANYAAN di atas banyak disebut-sebut saat ini, apakah ada kaitannya dengan tahun politik? Jawabannya bisa iya, bisa tidak.
Mengapa Hari Pers Nasional Tanggal 9 Februari?
Tribuana Said, Penasehat  PWI Pusat 2013-2018TANGGAL 9 Februari 1946 yang menjadi dasar penetapan Hari Pers Nasional (HPN) melalui Keputusan Presiden no 5 tahun 1985, adalah sebuah peristiwa besar. Pihak-pihak yang tidak menyukai HPN karena tanggal 9 Februari adalah hari lahir Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengatakan, untuk apa memperingati hari kelahiran organisasi yang terkooptasi di era Orde Baru, yang tidak lagi relevan karena saat ini ada puluhan organisasi wartawan, tidak lagi sesuai dengan semangat reformasi yang dikandung dalam Undang-Undang tentang Pers no. 40 tahun 1999. Tidak juga sesuai karena sebelum PWI lahir telah banyak berdiri organisasi wartawan di zaman penjajahan seperti Perdi (Persatuan Djurnalis Indonesia). Bahkan seperti yang ditulis Leo Sabam Batubara, ada orang seperti Tirto Adhi Surjo yang mendirikan Medan Prijaji, Dja Endar Moeda yang mendirikan Pertja Barat sampai Pewarta Deli. Dikaitkan pula dengan lahirnya Kantor Berita Antara oleh Adam Malik, Soemanang, AM Sipahoetar, Pandoe Kartawigoena yang misinya memperjuangkan kemerdekaan Indonesia yang mungkin pantas diperingati sebagai Hari Pers Nasional. Ada sederetan kejadian yang dapat dijadikan HPN dengan argumen dan jalan pikiran yang masuk akal meski belum tentu pas.
Berhaji Baru Sebatas Formalitas

Berhaji Baru Sebatas Formalitas

Rabu, 25 Juli 2018 20:08 WIB
SETIAP tahun, alhamdulillah, umat Islam Indonesia menunaikan ibadah haji sekitar 200 ribu. Guru besar UIN Syarif Hidayatullah yang juga imam besar Masjid Istiqlal Prof Dr Nazarudin Umar mengatakan, ''perjalanan haji yang kaya dengan nilai-nilai spritual harus benar-benar membawa pulang haji mabrur''.
Jadilah Orang Baik

Jadilah Orang Baik

Senin, 02 Juli 2018 20:14 WIB
JUDULNYA ringan-ringan saja, tapi susah meraihnya. Menyebut orang baik jelas erat hubungannya dengan agama. Kita tahu di dunia ada 22 agama, 6  diantaranya ada di Indonesia.
Ayo Menabung Ke Bank Syariah
Lebih Berkah dan Bermanfaat

Lebih Berkah dan Bermanfaat

Selasa, 26 Juni 2018 21:16 WIB
Saya terperanjat mendengar seorang nasabah Bank Syariah non muslim dari etnis Tionghoa bernama Velicia. Dia mengaku merasa nyaman menjadi nasabah Bank Syariah. What?Dengan polos Velicia yang owner Yuki Plaza Kota Medan itu mengaku tersanjung dengan keterbukaan manajemen Bank Syariah. Suatu ketika katanya, seorang petugas bank memberitahu kalau ibu Velicia mendapat keuntungan bagi hasil dari transaksi perbankan syariah. "Wah ini luar biasa, terimakasih,” tuturnya dalam acara Talkshow Sistem Ekonomi Syariah Berdimensi Universal pada Pekan Ekonomi Syariah di Lapangan Merdeka Medan, Jumat (6/10/2017).Velicia mengaku tertarik dengan Bank Syariah saat krisis ekonomi 1997/1998 melanda seluruh dunia. Kegiatan ekonomi konvensional (baca: kapitalis) termasuk perbankan rontok. Yang bertahan dan tidak terpukul jatuh adalah kegiatan ekonomi berbasis syariah (Islam). “Sejak itulah, saya mengenal kehebatan ekonomi syariah lalu menyatakan diri masuk menjadi nasabah Bank Syariah hingga saat ini. “Saya nyaman dan tidak takut rugi dengan perbankan syariah karena adanya pola kemitraan dan sistem bagi hasil,” tutur Velicia.Halalkan Jual Beli dan Haramkan RibaAllah Swt Sang Pencipta kehidupan dalam Surat Al-Baqarah ayat 275 berfirman, “Orang-orang yang makan (mengambil) riba, tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu disebabkan mereka berkata (berpendapat) bahwa sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba. Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya. Ibnu Katsir rahimahullah berkata ketika menjelaskan ayat di atas,”Maksudnya, tidaklah mereka berdiri (dibangkitkan) dari kubur mereka pada hari kiamat kecuali seperti berdirinya orang yang kerasukan dan dikuasai setan.” (Tafsir Ibnu Katsir, 1/708) Begitu kerasnya peringatan Allah Swt tentang riba ini, sudah semestinyalah umat Islam Indonesia introspeksi diri sekaligus segera bertaubat, lalu beraktivitas ekonomi secara syariah. Salah satunya melalui perbankan syariah.Karena prinsip dasar perbankan syariah lebih berkah dan bermanfaat serta diridhoi Allah Swt. Dengan kata lain, perbankan syariah merupakan jalan lurus menuju kehalalan berekonomi dengan ganjaran Surga.Prinsip Bagi HasilPerbankan syariah adalah sistem perbankan yang menerapkan prinsip bagi hasil yang saling menguntungkan bagi bank dan nasabah. Sistem perbankan syariah yang dalam pelaksanaannya berlandaskan pada syariah (hukum) Islam, menonjolkan aspek keadilan dan kejujuran dalam bertransaksi, investasi (menabung) yang beretika, mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan dalam berproduksi dan menghindari kegiatan spekulatif dari berbagai transaksi keuangan.Lebih jauh lagi, kemanfaatannya akan dinikmati tidak hanya oleh umat Islam saja, tetapi dapat membawa kesejahteraan bagi semua kalangan masyarakat atau rahmatan lil alamin (menjadi rahmat bagi segenap alam).Perbankan SyariahSistem ekonomi Islam menjadi dasar beroperasinya Bank Syariah. Yang paling menonjol adalah tidak mengenal konsep bunga uang dan yang tidak kalah pentingnya adalah untuk tujuan komersial Islam tidak mengenal peminjaman uang tetapi adalah kemitraan/kerjasama (mudharabah dan musyarakah) dengan prinsip bagi hasil, sedang peminjaman uang hanya dimungkinkan untuk tujuan sosial tanpa adanya imbalan apapun. Dalam menjalankan operasinya, Bank Syariah memiliki fungsi : Sebagai penerima amanah untuk melakukan investasi atas dana-dana yang dipercayakan oleh pemegang rekening investasi / penabung / deposan atas dasar prinsip bagi hasil sesuai dengan ketentuan syariah dan kebijakan investasi bank. Sebagai pengelola investasi atas dana yang dimiliki oleh pemilik dana (sahibul maal) sesuai dengan arahan investasi yang dikehendaki oleh pemilik dana (dalam hal ini bank bertindak sebagai manajer investasi).Sebagai penyedia jasa lalu lintas pembayaran dan jasa-jasa lainnya sesuai prinsip syariah
Dicari, Calon Gubernur Riau Peduli Gambut

Dicari, Calon Gubernur Riau Peduli Gambut

Kamis, 21 Juni 2018 20:40 WIB
ADA hal yang menarik saat penulis berjumpa dengan orang-orang di luar Sumatera. Hampir setiap orang baru pertama kali penulis bertemu dan ngobrol di bandara atau di stasiun kereta, umumnya mereka kenal dengan Riau. Sayangnya, mereka kenal justru karena kebakaran hutan, musibah asap dan korupsi.
Opini
Menghela Politik di Masa Tenang dalam Pilkada dan Pemilu
MASA tenang pemilu adalah larangan kampanye politik sebelum Pilkada dan Pemilu. Di bawah aturan mengenai masa tenang kampanye ini, pada beberapa yurisdiksi, misalnya Slovenia, melarang penyebutan apapun terkait kandidat pada hari pemilu. Beberapa yurisdiksi telah menyatakan secara hukum bahwa masa tenang kampanye merupakan bentuk pelanggaran hukum terhadap kebebasan berbicara. Namun demikian, masa tenang kampanye ini digunakan di dalam dunia demokrasi untuk mengimbangi kampanye yang telah dilakukan dan menjaga kebebasan lingkungan pemungutan suara.
Jurnalisme di Bumi Manusia

Jurnalisme di Bumi Manusia

Minggu, 03 Juni 2018 14:44 WIB
''BUMI MANUSIA'' adalah istilah yang saya pinjam dari judul novel Pramoedya Ananta Toer yang sekarang hangat dibicarakan di ''Bumi Indonesia'' karena akan difilmkan. Bumi Manusia adalah tempat makhluk hidup bernama manusia yang dalam kesehariannya menggunakan akal pikiran atau logika. Sedangkan manusia yang derajat intelektualnya lebih tinggi menggunakan pikirannya untuk berdialektika.
Rangga, Mister Teen Sumut 2018: Cita-Cita Menjadi Manager
Oleh : Khairi WahyuniRangga Satria Pamungkas, atau yang biasa di sapa Rangga saat ini berhasil menjadi perwakilan Sumatera Utara dalam kompetisi Mister Teen Indonesia tahun 2018 yang dinobatkan pada bulan Maret tahun 2018 lalu di PIA hotel Pandan. Kompetisi ini diikuti oleh Sembilan finalis yang berasal dari berbagai daerah yang ada di Sumatera Utara. Rangga berhasil mengalahkan delapan kontestan lainnya karena mampu mengaplikasikan 3B (Brain, Beauty and Behavior) yang menjadi standar penilaian menjadi seorang pemenang dalam dirinya dan juga mampu memberikan dampak positif kepada remaja seusianya. 
Politisasi Ramadhan

Politisasi Ramadhan

Kamis, 24 Mei 2018 19:19 WIB
BULAN Ramadhan telah tiba. Umat Muslim tentu menyambutnya dengan suka cita karena pada bulan ini Allah menjanjikan pintu surga terbuka luas dengan memperbanyak amalan ibadah di sepanjang menjalankan puasa pada bulan penuh berkah ini.
Literasi Media; Televisi Sebagai Saluran Kampanye Politik
DALAM hitungan hari ke depan, masyarakat Indonesia akan mengadakan hajatan besar dalam rangka mencari pemimpin, baik di tingkat daerah maupun pusat. Pemimpin terpilih diharapkan mampu membawa bangsa Indonesia menjadi lebih bermartabat.
Kapolri: Delapan Teroris Jaringan JAD Riau Ditangkap
PEKANBARU - Penangkapan terhadap jaringan teroris pelaku penyerangan Polda Riau terus dilakukan. Hingga saat ini, sudah delapan orang ditangkap Densus 88 yang bergerak bersama tim dari Polda Riau.
Agar Puasa Tak Sekedar Ritual

Agar Puasa Tak Sekedar Ritual

Minggu, 13 Mei 2018 19:24 WIB
RAMADAN selalu dinanti. Hamba Allah beriman bersiap-siap untuk menikmatinya. Puasa Ramadan jelas merupakan perintah agama. ''Hai orang beriman, puasalah kamu seperti orang terdahulu, mudah mudahan kalian termasuk kelompok muttaqiin'', (Al Baqarah: 183).
Opini
Harapan Pada Taman Nasional Tesso Nilo

Harapan Pada Taman Nasional Tesso Nilo

Jum'at, 27 April 2018 09:08 WIB
BERDASARKAN Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam, dinyatakan bahwa taman nasional merupakan kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi. Ternyata, di Provinsi Riau yang pamornya dikenal sebagai wilayah perkebunan sawit ternyata memiliki taman nasional salah satunya yaitu Taman Nasional Tesso Nilo. Taman nasioanal yang biasa disebut dengan TNTN ini ditetapkan pada tahun 2004 dengan luas sekitar 81 ribu hektar. Adapun cakupan wilayahnya berada di dua kabupaten yaitu, Kabupaten Pelalawan dan Indragiri Hulu. Jika ditelusuri historisnya, asal mula penetapan kawasan Tesso Nilo bermula dari Hutan Produksi Terbatas (HPT) pada tahun 1986. Bahkan sebelumnya diberikan Hak Pengusahaan Hutan (HPH) sejak tahun 1974 sampai 1979. Lalu, status hutan ini sering berganti dan pernah menjadi kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) di tahun 1998. Akhirnya pada tahun 2004, status hutan tersebut akhirnya berubah menjadi kawasan konservasi (2004) mengingat kawasan ini aslinya merupakan habitat gajah Sumatera, harimau Sumatera, flora dan fauna lainnya. Sejarah panjang di atas menunjukkan bahwa ternyata masih ada kepedulian para pemangku kepentingan kala itu untuk menjaga hutan yang barangkali menjadi satu-satunya yang tersisa di Provinsi Riau. Berutung, Provinsi yang belum memiliki RTRW ini masih memiliki aset lingkungan untuk masa depan. Akan tetapi, muncul sebuah pertanyaan melihat keadaan TNTN saat ini, ‘apakah benar pengertian taman nasional masih berlaku untuk Tesso Nilo’?
Jangan Lupa Tujuan Beragama

Jangan Lupa Tujuan Beragama

Rabu, 25 April 2018 23:22 WIB
DIAWALI dengan pertanyaan, kenapa kita harus beragama? Jawabannya, karena kehendak Allah. Setelah Allah menciptakan alam semesta ini, sekaligus Allah akan menentukan harus ada makhluk yang akan mengurusnya.
Pilkada Damai Sebuah Keniscayaan
Stop Perdebatan Stop Pertengkaran

Stop Perdebatan Stop Pertengkaran

Sabtu, 21 April 2018 08:23 WIB
Stop perdebatan, stop pertengkaran. Stop permusuhan, stop pertikaian.Mari kita (mari kita) saling asih (saling asih).Mari kita (mari kita) saling asuh (saling asuh).Mari kita saling asih, mari kita saling asuh.Hargai pendapat orang bila terdapat beda pandangan.Sejauh tidak ada yang dirugikanStop perdebatan, stop pertengkaran.Stop permusuhan, stop pertikaian.Aduhai sayang waktu yang berharga.Habis terbuang dibakar angkara.Tujukan pandang arah masa depan.Masih banyak yang harus dikerjakan.Agama, bangsa, dan negara menagih bagimu, kawanMari kita berlomba 'tuk berbuat kebajikan.Keimanan dan kesadaran jadikan sebagai landasan.Stop perdebatan, stop pertengkaran.Stop permusuhan, stop pertikaian.
Qiyamat Sebelum Qiyamat

Qiyamat Sebelum Qiyamat

Senin, 16 April 2018 19:38 WIB
DALAM buku ''Kumpulan Khutbah Jumat Pilihan'' ada sebuah judul; Qiyamat Sebelum Qiyamat. Buku itu terbit tahun 2010, karangan Hussein Hamzah. Barangkali tak salah jika kita sebut kembali melalui tulisan ini, karena masih sangat relevan dengan situasi dan kondisi saat ini. Selaku mukmin kita meyakini bahwa qiyamat pasti datang.
Opini
SKPI Pembodohan Bagi Mahasiswa?

SKPI Pembodohan Bagi Mahasiswa?

Sabtu, 07 April 2018 23:06 WIB
SEJAK mulai diterapkannya Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) sebagai syarat untuk wisuda bagi mahasiswa di Universitas Syiah Kuala pada tanggal 16 Maret 2017 lalu telah memunculkan berbagai polemik yang sangat menarik untuk dibahas. Pasalnya berlakunya SKPI ini tidak hanya menimbulkan efek positif bagi mahasiswa untuk lebih aktif baik di kegiatan akademik maupun non-akademik, tetapi pemberlakuan SKPI menimbulkan banyak dampak negatif.
Betulkah Indonesia Sulit Maju?

Betulkah Indonesia Sulit Maju?

Selasa, 27 Maret 2018 20:27 WIB
KETUA Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) AM Hendropriyono menulis di Harian Kompas (16 Januari 2017). Saya tertarik dengan sebuah kalimat di tulisan tersebut, yaitu: ''Kemajuan bangsa terhambat jika gaduh terus''. Pikiran Pak Hendropriyono itu saya lanjutkan menjadi sebuah tulisan dengan judul: Betulkah Indonesia Sulit Maju?
Menelisik Iklan Politik Pilkada Riau 2018

Menelisik Iklan Politik Pilkada Riau 2018

Rabu, 21 Maret 2018 16:59 WIB
PERANG poster, demikianlah yang dapat menggambarkan kondisi di sebagian besar wilayah di Indonesia, terutama pada daerah yang akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah, baik gubernur, wali kota maupun bupati.
Peran Sekolah Kreatif di Era Teknologi

Peran Sekolah Kreatif di Era Teknologi

Sabtu, 17 Maret 2018 15:21 WIB
DI era teknologi saat ini dibutuhkan kualitas sumber daya manusia yang unggul agar bisa bertahan menghadapi tantangan. Pendidikan juga harus dapat mengatasi krisis nilai yang saat ini tengah berlangsung. Nilai disini termasuk di dalamnya seperti kejujuran, keberanian, cinta damai, keandalan diri, potensi, disiplin, tahu batas, kemurnian dan kesesuaian, setia, hormat, cinta kasih, sayang, peka, ramah dan lainnya.
Manusia Indonesia Zaman Now

Manusia Indonesia Zaman Now

Senin, 12 Maret 2018 21:01 WIB
SAYA teringat judul karangan Pak Muchtar Lubis di harian Kompas, 2 Juli 2005, ketika Kompas memperingati 2 tahun meninggalnya Muchtar Lubis. Judul tulisannya; ''Manusia Indonesia''.
Artikel
Rusli Effendi Si Rendah Hati

Rusli Effendi Si Rendah Hati

Minggu, 11 Maret 2018 22:46 WIB
LEBIH separuh dari umurnya, dipersembahkan untuk kemaslahatan umat. Karena dia terlahir memang untuk mengabdi ke masyarakat, mengabdi bagi umat. Sebagai orang Melayu, dia diajarkan oleh ayahnya untuk tetap rendah hati, santun dan siap membantu siapapun. Karena itu, tak heran bila dia selalu berbahagia berada di tengah masyarakat dan berbaur tanpa melihat status sosial.
Jaman Now Lebih Cocok Pendidikan Vokasi, ini Alasannya
MEDAN- Perubahan zaman terus menggerus kehidupan kita. Kebutuhan pasar terus berevolusi. Prilaku konsumen juga terus bergeser. Satu pertanyaan penting bagi kita adalah : apakah sistem pendidikan yang berjalan selama ini mampu menjawab tantangan perubahan zaman now?
Analisis Politik
Dua Pasangan Calon Ini Berpeluang Memenangkan Pemilihan Gubernur Riau 2018
KONTESTASI Pilkada Gubernur Riau akan berlangsung sangat ketat karena semua pasangan calon memiliki kombinasi faktor faktor yang menyebabkan kemenangan dalam pilkada. Faktor-faktor tersebut adalah modal finansial, modal mesin politik, modal sosial, dan modal marketing politik.
Benarkah Dakwah Gagal?

Benarkah Dakwah Gagal?

Minggu, 21 Januari 2018 21:09 WIB
AKHIR-AKHIR ini kejahatan dan kemungkaran semakin merajalela. Korupsi, narkoba, zina, pembunuhan, fitnah, kebencian, berita bohong, intoleran setiap hari mengisi berita di media sosial.
Antara Ikhlas dan Profesional

Antara Ikhlas dan Profesional

Rabu, 03 Januari 2018 11:26 WIB
BAGI umat Islam, kata ikhlas tentu sudah familiar, sering didengar, sering disebut, tapi kadang-kadang belum terwujud hakikat dari dari kata ikhlas tersebut. Hakikat dari pada ikhlas adalah: Ingin mendapatkan rida Allah.
Catatan 13 Tahun Tsunami
Cinta Terpendam Aceh-Turki

Cinta Terpendam Aceh-Turki

Rabu, 27 Desember 2017 09:05 WIB
Oleh Azwir NazarSaat gempa dan tsunami meluluhlantakkan Aceh pada Minggu pagi, 26 Desember 2004, saya sedang mandi di pantai Uleelheue, Banda Aceh. Wilayah pantai yang ramai dikunjungi warga kota Banda Aceh setiap harinya ini, nyaris hilang pascabencana. Hanya Masjid Baiturrahim di bibir pantai yang masih kokoh berdiri megah.
Puisi

Menatap Aceh Setelah 13 Tahun Tsunami

Selasa, 26 Desember 2017 09:48 WIB
Oleh Irsadul AklisBahana rintihan berkumandang di seluruh penjuruTangis dan pilu menyelimuti relung hatiBatin tercekam mengenang sejarah muSeolah dunia bagaikan mimpi belaka
Opini
Pentingnya Persatuan Indonesia Mendukung Palestina
BELAKANGAN kita cukup dikagetkan dengan pernyataan kontroversial presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel, dikecam negara-negara dunia, khususnya negara Islam.
Antara Pajak Rokok dan Permenkes No. 53 Tahun 2017

Antara Pajak Rokok dan Permenkes No. 53 Tahun 2017

Jum'at, 15 Desember 2017 22:58 WIB
PEMBANGUNAN kesehatan merupakan upaya yang dilakukan negara untuk memenuhi salah satu hak dasar rakyat yang sangat fundamental yaitu hak atas kesehatan. Pembangunan kesehatan merupakan bagian dari pembangunan nasional sekaligus sebagai investasi pembangunan nasional.
Golongan Manusia yang Diusir dari Padang Mahsyar

Golongan Manusia yang Diusir dari Padang Mahsyar

Rabu, 06 Desember 2017 19:44 WIB
TULISAN ini terinspirasi setelah membaca buku Ayat-ayat Motivasi yang salah satu babnya judul tulisan ini. Simpulan dari bab ini, ternyata ada beberapa golongan manusia yang ditolak kehadirannya di Padang Mahsyar sehingga mereka harus diusir oleh Allah.
Wartawan Itu tidak Penting

Wartawan Itu tidak Penting

Jum'at, 10 November 2017 10:56 WIB
BILA Kalian Ingin Menjadi Pemimpin Besar, Menulislah Seperti Wartawan, Bicaralah Seperti Orator (HOS Tjokroaminoto)
Opini
Mendirikan Usaha Pers Adalah Hak Warga Negara, Karenanya Tidak Boleh Ada Izin Termasuk Oleh Dewan Pers
USAHA atau perusahaan pers tidak boleh ada izin dalam mendirikannya, karena mendirikan usaha pers adalah hak seluruh rakyat Indonesa. Karenanya, tidak boleh ada satu lembaga pun yang diizinkan mengeluarkan izin dalam usaha pers. Jika ada izin dalam usaha pers, menurut penulis, maka izin itu seharusnya batal demi hukum.
wwwwww