Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
Politik
22 jam yang lalu
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
2
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
Kesehatan
3 jam yang lalu
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
3
XL Axiata Ajak Mahasiswa Pahami Dunia Bisnis
Ekonomi
19 jam yang lalu
XL Axiata Ajak Mahasiswa Pahami Dunia Bisnis
4
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
Politik
17 jam yang lalu
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
5
Syarief Hasan: MPR dan PBNU Satu Pandangan soal Pembatalan RUU HIP
Politik
17 jam yang lalu
Syarief Hasan: MPR dan PBNU Satu Pandangan soal Pembatalan RUU HIP
6
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
Pemerintahan
2 jam yang lalu
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?

Risma Menyarankan Warganya Jangan Punya Cita-cita Jadi PNS

Risma Menyarankan Warganya Jangan Punya Cita-cita Jadi PNS
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. [KOMPAS.com/Achmad Faizal]
Minggu, 30 Oktober 2016 20:02 WIB

SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharinimenyarankan warganya untuk tidak memiliki cita-cita menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Risma mengajak warganya untuk menjadi pengusaha sukses. 

"Kalau jadi PNS tidak bisa diwariskan, tapi kalau punya usaha bisa diwariskan ke anak cucu," kata wali kota perempuan pertama Surabaya ini saat acara road show Pahlawan Ekonomi di lapangan Kecamatan Pakal Surabaya, Minggu (30/10/2016).

Untuk sukses menjadi pengusaha, kata Risma, tidak harus langsung dalam skala besar, tapi melalui skala kecil atau usaha kecil menengah (UKM) lebih dulu.

Risma berjanji akan membantu mengembangkan UKM warganya semaksimal mungkin.

"Nanti Pemkot Surabaya akan mempermudah izin, menyediakanstand, hingga membantu melalui pameran di luar daerah hingga luar negeri," terang Risma.

Di era masyarakat ekonomi ASEAN saat ini, kata Risma, penduduk lokal Surabaya harus menjadi tuan rumah di negerinya sendiri. Jangan sampai kesempatan sukses justru diambil orang negara lain.

Apalagi, lanjut Risma, saat ini Surabaya menjadi daerah kedua tujuan wisata di Indonesia setelah pulau Bali. Berdasarkan survei salah satu media swasta, alasan wisawatan berkunjung ke Surabaya karena menjadi destinasi wisata pelesir dan wisata MICE (meeting, incentive, convention, event).

Editor:Kamal Usandi
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam

wwwwww