Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sebagian PNS Akan Dipindahkan ke Desa, Ini Kriterianya
Nasional
18 jam yang lalu
Sebagian PNS Akan Dipindahkan ke Desa, Ini Kriterianya
2
Pengungkapan Asal Mula Covid-19: "Saya bisa Menghilang Kapan Saja"
Kesehatan
19 jam yang lalu
Pengungkapan Asal Mula Covid-19: Saya bisa Menghilang Kapan Saja
3
Mendagri Tekankan Disiplin Protokol Kesehatan pada Persiapan Pembelajaran Tatap Muka
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Mendagri Tekankan Disiplin Protokol Kesehatan pada Persiapan Pembelajaran Tatap Muka
4
Padat Karya Kemendes PDTT Sasar 5 Juta Pekerja Desa
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Padat Karya Kemendes PDTT Sasar 5 Juta Pekerja Desa
5
Cyber Indonesia Laporkan Anji ke Polisi
Hukum
18 jam yang lalu
Cyber Indonesia Laporkan Anji ke Polisi
6
Kisah Mualaf Wilfred Hoffman, Publikasikan Buku Menggegerkan Saat Jadi Dubes Jerman di Maroko
Umum
18 jam yang lalu
Kisah Mualaf Wilfred Hoffman, Publikasikan Buku Menggegerkan Saat Jadi Dubes Jerman di Maroko

Mengenal 8 Pemain Masa Depan Real Madrid

Mengenal 8 Pemain Masa Depan Real Madrid
Para pemain muda Real Madrid. [Marca]
Selasa, 25 Juli 2017 15:24 WIB

MADRID - Nama pemain seperti Achraf Hakimi, Manu Hernando, Quezada, Tejero, Franchu Feuillasier, Oscar and Dani Gomez, pasti masih asing di telinga pecinta sepakbola. Mereka semua adalah pemain Real Madrid.

Madridista pun mungkin belum akrab dengan nama-nama pemain di atas. Itu wajar, karena mereka adalah pemain Real Madrid B, yang bermain di bawah asuhan Guti Hernandez.

Di pramusim Los Blancos, Zinedine Zidane mengajak semua pemain tersebut untuk bisa merasakan bermain pertandingan level tertinggi bersama tim utama. Dan 7 pemain dimainkan kala melawan Manchester United, beberapa hari lalu.

Sebenarnya ada 1 nama lagi pemain Castilla diajak Zidane, dia adalah anaknya sendiri, Luca Zidane. Tapi, Luca tidak diberikan kesempatan bermain di tim utama di pertandingan tersebut.

Siapa ke-8 pemain tersebut? Bagaimana penampilan mereka di mata sang Entrenador? "Para pemain muda melakukan tugasnya dengan baik," kata ZIdane menanggapi performa para youngster, dikutip Marca.

Berikut profil dari pemain Castilla yang dipanggil Zidane ke tim utama, dikutip Marca:

Dani Gomez (Alcorcon, 1998)
Pemain ini sudah 7 musim berada di Real Madrid. Menjadi kebanggaan tanah kelahiran, Dani mendapat julukan "Shark of Alcorcon".

Musim lalu dia mencetak 32 gol. Di mata para pelatih tim, dia memiliki ketajaman yang layak untuk menjadi striker masa depan. Senjata andalannya adalah gerakan yang eksplosif, fisik yang kuat dan pergerakan tanpa bola yang mobile.

Oscar (Talavera de la Reina, 1998)
Di usia 19 tahun, dia adalah salah satu pemain dengan talenta besar. Karier sepakbolanya dimulai di tanah kelahirannya bersama Los Navalmorales, dia 3 musim di sana.

Oscar datang ke Valdebeas (markas Real Madrid B atau akademi Castilla) saat usianya 11 tahun. Sebagai seorang gelandang, dia tipikal pemain yang bisa dimainkan di posisi mana pun. Laga melawan MU adalah kontribusi perdananya untuk tim utama.

Achraf Hakimi (Madrid, 1998)
Pemain ini kerap disapa Arra. Dia mulai bermain sepakbola saat usianya 6 tahun dan datang ke Valdebebas pada bulan Juli 2006.

Dia menjadi anak yang diselidiki FIFA, terkait status kewarganegaraan Spanyol dan Maroko, meski pun dia lahir di Madrid. Dia memulai karir profesionalnya sebagai pemain sayap dan mengagumi Angel Di Maria.

Pramusim tahun lalu, dia melakukan perjalanan ke AS dengan tim utama dan memulai debutnya melawan Paris Saint-Germain. Dalam kompetisi resmi, Arra sudah bermain dua kali, sekali di Copa del Rey dan sekali di LaLiga.

Franchu Feuillasier (Mar del Plata, 1998)
Langkah pertamanya di dunia sepakbola dimulai di San Martin, Argentina. Dia menjadi bagian Los Blancos sejak 2009, dua tahun setelah kedatangannya, dia pindah ke Rayo Vallecano, di mana dia berlatih selama lima tahun (2011-2016).

Musim lalu, dia kembali ke Valdebebas untuk menjadi pemain bintang bagi tim Guti. Posisinya bermain untuk sayap kiri dan kanan, dengan keterampilan tendangannya yang bagus pada kedua kakinya, dia berani dan memiliki kapasitas besar dalam hal menciptakan peluang dan gol.

Manu Hernando (Palencia, 1998)
Dia telah bermain selama dua tahun untuk Juvenil A setelah bergabung pada tahun 2010. Pada masa-masa awal, dia bermain sebagai gelandang karena penglihatannya yang hebat, namun sejak saat itu dia diplot menjadi bek tengah.

Sebagai kapten Castilla, dia menonjol karena kemampuan teknisnya yang tinggi dengan fisik yang bagus, dia kuat dan sangat cepat, suka mengatur dan merupakan bagian mendasar dari akademi Real.

Quezada (Madrid, 1996)
Dia bergabung ke Valdebebas pada tahun 2006 dan telah menjadi pemain penting bagi Castilla. Kaki kirinya bagaikan tongkat sihir, tendangan bebasnya bisa membuka skor di tiap pertandingan.

Terejo (Madrid, 1996)
Saat Zidane melatihnya di Castilla, Tejero sudah terpukau dengan segala kemampuannya. Dia menjadi langganan starter yang tak tergantikan. Dia mendapat julukan The Next Nacho", posisi naturalnya adalah bek kanan, tapi dia juga bisa bermain di sebelah kiri.

Tahun ini adalah tur AS kedua dengan tim utama dan dia juga bermain melawan Cultural di Copa del Rey musim lalu.

Luca Zidane (Marseille, 1998)
Dia sedikit mewarisi skill dari Sang Ayah. Kekuatan Luca terletak pada skill dribble yang tidak diragukan lagi. Masalah waktu saja untuk bisa melihatnya bermain lebih banyak di tim utama di bawah arahan sang Ayah. (mus)

Editor:Kamal Usandi
Sumber:viva.co.id
Kategori:Ragam

wwwwww