Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
Politik
23 jam yang lalu
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
2
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
Kesehatan
4 jam yang lalu
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
3
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
Pemerintahan
4 jam yang lalu
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
4
XL Axiata Ajak Mahasiswa Pahami Dunia Bisnis
Ekonomi
21 jam yang lalu
XL Axiata Ajak Mahasiswa Pahami Dunia Bisnis
5
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
Politik
18 jam yang lalu
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
6
Syarief Hasan: MPR dan PBNU Satu Pandangan soal Pembatalan RUU HIP
Politik
18 jam yang lalu
Syarief Hasan: MPR dan PBNU Satu Pandangan soal Pembatalan RUU HIP

Kenapa Bayi Usia di Bawah 6 Bulan Tak Boleh Diberi Air Putih? Ini Penjelasan Dokter Spesialis Anak

Kenapa Bayi Usia di Bawah 6 Bulan Tak Boleh Diberi Air Putih? Ini Penjelasan Dokter Spesialis Anak
Ilustrasi bayi. (lp6c)
Selasa, 27 Februari 2018 10:34 WIB
JAKARTA - Para ibu yang memiliki bayi berusia di bawah enam bulan diingatkan agar tidak meminumkan air putih kepada bayinya.

Dikutip dari liputan6.com, dokter spesialis anak, Dr Stephen R Samuels, menjelaskan, bayi bisa mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkannya dari ASI atau susu formula.

''Namun setelah bayi Anda berusia 6 bulan, tidak masalah memberikan air putih (matang) jika dia haus,'' tulis Samuels di Baby Center.

Kendati demikian, lanjut Stephen, jangan memberi air putih berlebihan sebab anak bisa kekenyangan.

Lantas, mengapa bayi di bawah enam bulan tak boleh minum air putih? 

Seperti dilansir dari Simplemost, Selasa (27/2/2018) bayi yang baru lahir hingga enam bulan disebut belum siap menerima air putih. Hal itu bisa menyebabkan keracunan air dan menjadi masalah kesehatan yang serius.

Selain itu, tingkat steril air juga menjadi alasan lainnya. Sebab bagaimana pun, air putih mengandung natrium dan mineral yang mengganggu keseimbangan elektrolit pada organ bayi yang masih berkembang.

Dalam kasus tertentu, air putih juga memicu jaringan membengkak dan membuat bayi muntah, kejang atau bahkan koma.

''Begitu bayi Anda mulai makan (MPASI), Anda bisa mulai mengenalkan air atau jus ke dalam makanan mereka, walaupun sebenarnya tidak ada kebutuhan khusus,'' ujar Stephen.

Jika ragu, bicaralah dengan dokter anak kapan dan bagaimana cara mengenalkan cairan selain ASI dan susu formula ke dalam makanan bayi Anda.***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:Ragam

wwwwww