BPOM Tegaskan, Seluruh Susu Kental Manis Tak Bisa Sebagai Pelengkap Gizi

BPOM Tegaskan, Seluruh Susu Kental Manis Tak Bisa Sebagai Pelengkap Gizi
Ilustrasi susu kental manis. (int)
Jum'at, 06 Juli 2018 17:13 WIB
JAKARTA - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan, semua jenis susu kental manis dan analognya tidak dapat menggantikan susu sebagai pelengkap gizi.

''Susu kental dan analog lainnya memiliki kadar lemak susu dan protein yang berbeda, namun seluruh produk susu kental dan analognya tidak dapat menggantikan produk susu dari jenis lain sebagai penambah atau pelengkap gizi,'' jelas BPOM dalam lamannya (www.pom.go.id), Jumat (6/7/2018), seperti dikutip dari tribunnews.com.

Dijelaskan pula subkategori susu kental dan analognya (termasuk di dalamnya SKM) merupakan salah satu subkategori dari kategori susu dan hasil olahannya.

Subkategori/jenis ini berbeda dengan jenis susu cair dan produk susu, serta jenis susu bubuk, krim bubuk, dan bubuk analog.Adapun karakteristik jenis SKM adalah kadar lemak susu tidak kurang dari 8% dan kadar protein tidak kurang dari 6,5% (untuk plain).

''Susu kental dapat digunakan untuk toping dan pencampur pada makanan atau minuman (roti, kopi, teh, coklat, dll),'' demikian disampaikan BPOM.

Dalam kasus ini, BPOM menjelaskan telah melakukan Focus Group Discussion (FGD) Reviu Pengaturan SKM, perkuatan pengawasan promosi dan penandaan SKM, sosialisasi tentang SKM dan produk sejenis agar SKM diproduksi, diedarkan, digunakan dan dikonsumsi dengan tepat.

Surat edaran No HK.06.5.51.511.05.18.2000 tahun 2018 tentang Label dan Iklan pada produk Susu Kental dan Analognya (subkategori pangan 01.3) yang ditujukan kepada seluruh produsen/importir/distributor SKM menegaskan label dan iklan SKM tidak boleh menampilkan anak usia di bawah 5 tahun dan tidak diiklankan pada jam tayang acara anak-anak.

Berdasarkan hasil pengawasan BPOM RI terhadap iklan SKM di tahun 2017 terdapat 3 iklan yang tidak memenuhi ketentuan karena mencantumkan pernyataan produk berpengaruh pada kekuatan/energi, kesehatan dan klaim yang tidak sesuai dengan label yang disetujui. Iklan tersebut sudah ditarik dan tidak ditemukan di peredaran.

Untuk itu, masyarakat diminta bijak menggunakan dan mengonsumsi susu kental dan analognya sesuai peruntukannya dengan memperhatikan asupan gizi (khususnya gula, garam, lemak) seimbang.BPOM RI juga mengajak masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas dalam membeli produk pangan.

Selalu ingat, Cek ''KLIK'' (Kemasan, Label, izin Edar dan Kedaluwarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan.''Pastikan kemasannya dalam kondisi utuh, baca informasi pada label, pastikan memiliki izin edar dari BPOM RI, dan tidak melewati masa kadaluwarsa,'' pesan BPOM. ***

Editor:hasan b
Sumber:tribunnews.com
Kategori:Ragam

GoNews Iklan Sesat Susu Kental Manis Selama Ini Dibiarkan, Begini Kilah P3I dan KPI
GoNews Lindungi Masyarakat dari Bahaya Susu Kental Manis, BPOM Larang Produsen dan Distributor Lakukan 4 Hal Ini
GoNews Bahayakan Kesehatan, Kemenkes Minta BPOM Cabut Izin Edar Susu Kental Manis
GoNews Rasulullah SAW Suruh Umatnya Duduk Saat Buang Air Kecil, Ternyata Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Pria
GoNews Tradisi Unik, Para Wanita di Pegunungan Himalaya Miliki Beberapa Suami, Ini Sejumlah Alasannya
GoNews Unik, Wanita Suku Ini Boleh Berganti Suami Setiap Malam
GoNews Rutinlah Konsumsi Buah Nangka, Ini 8 Khasiatnya bagi Kesehatan, Termasuk Cegah Kanker dan Turunkan Berat Badan
GoNews Masyarakat Korsel Pilih Pelihara Hewan dari pada Punya Anak, Ini Penyebabnya
GoNews Tunda Pengobatan Leukimia Demi Bayinya, Brianna Meninggal Bebeberapa Hari Usai Melahirkan
GoNews Model Supercantik Ini Ternyata Bukan Manusia, Melainkan . . . .
GoNews Dihujat karena Masih Susui Putranya Berusia 7 Tahun, Begini Jawaban Wanita Ini
GoNews Cerai dengan Jeff Bezos, MacKenzie Mendadak Jadi Wanita Terkaya di Dunia, Hartanya Rp978,24 Triliun
GoNews Mengenang Ayah Prabowo Subianto, Sumitro Djojohadikusumo Sang Begawan dan Arsitek Ekonomi Indonesia, Mengubah Struktur Kolonial ke Nasional
GoNews Tampil Kompak, Prabowo - Sandiaga Dinilai Paling Cocok Pimpin Indonesia
GoNews Cerai dengan Jeff Bezos, Wanita Ini Bakal Terima Rp967,5 Triliun
GoNews Beruntunglah Orangtua Memiliki Anak Perempuan, Ini Keutamaannya
GoNews April Fuller, Mahasiswi Sastra Inggris yang Jadi Muslimah karena Anggap Islam Rasional, Tak Goyah Meski Dituduh Kakeknya Teroris
GoNews Setelah 25 Tahun Menikah, Wanita Cantik Lulusan Sastra Inggris Ini Putuskan Bercerai dengan Orang Terkaya Dunia
wwwwww