Hasil Penelitian, Orang yang Doyan Donat Mudah Depresi, Ini Penjelasannya

Hasil Penelitian, Orang yang Doyan Donat Mudah Depresi, Ini Penjelasannya
Ilustrasi donat. (int)
Kamis, 12 Juli 2018 15:34 WIB
JAKARTA - Bila Anda termasuk orang yang doyan mengonsumsi donat, sebaiknya mulai menguranginya. Sebab, sering mengonsumsi donat bisa membahayakan kesehatan.

Dikutip dari okezone.com, donat merupakan makanan yang kaya gula dan lemak. Jika dikonsumsi dalam jangka panjang, bisa menyebabkan obesitas, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan berbagai penyakit lainnya.

Baru-baru ini, penelitian menyebutkan bahwa orang yang doyan makan donat mudah mengalami depresi.

Dilansir Boldsky, Kamis (12/7/2018), sekelompok peneliti di Universitas Las Palmas de Gran Canaria, di Las Palmas, Spanyol melakukan penelitian untuk menemukan hubungan antara donat dan depresi. Hasilnya ditemukan bahwa orang yang mengonsumsi donat lebih dari 2-3 kali dalam sebulan, sekira 48% mengalami depresi, dibandingkan dengan orang yang tidak pernah mengonsumsi donat.

Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa pada orang yang sudah mengalami depresi, kemudian makan donat, bisa memperburuk kondisi kesehatan mentalnya.

Studi lebih lanjut menyatakan bahwa lemak trans, gula tidak sehat dan margarin yang ditemukan dalam donat dapat menyebabkan peradangan di otak. Akibatnya menghambat produksi dopamin dan serotonin, sehingga memicu depresi.

Seperti diketahui, depresi adalah penyakit mental serius, yang ditandai dengan gejala yang membuat seseorang merasa sedih, putus asa, dan lemah mental terus-menerus dalam jangka waktu yang lama. Depresi biasanya dipicu karena perubahan hormon, seperti dopamin dan serotonin.

Dalam beberapa kasus, depresi juga dapat disebabkan karena kebiasaan gaya hidup yang tidak sehat. Seperti pola makan yang buruk, kurang olahraga, serta faktor keturunan. Anda harus mewaspadai risiko gangguan mental ini karena buruk sekali dampaknya.***

Editor:hasan b
Sumber:okezone.com
Kategori:Ragam
wwwwww