Lenzing Memelopori Web Technology Guna Mendorong Keberlanjutan Lebih Jauh dalam Industri Nonwoven

Lenzing Memelopori Web Technology Guna Mendorong Keberlanjutan Lebih Jauh dalam Industri Nonwoven
Rabu, 26 September 2018 14:33 WIB
JAKARTA - Lenzing Group hari ini mengumumkan terobosan teknologi terbarunya untuk produk nonwoven berkelanjutan yaitu LENZING™ Web Technology yang akan membuka peluang pasar baru bagi industri.

Setelah menggelontorkan investasi sebesar EUR 26 juta dan beberapa tahun penelitian dan pengembangan, Lenzing telah menyelesaikan proses komisioning untuk fasilitas pilot project yang berlokasi di kantor pusat di Lenzing, Austria.

Saat ini, sebagian besar produk nonwoven dibuat dari bahan baku plastik seperti poliester atau polipropilena yang membutuhkan waktu ratusan tahun untuk dapat terurai di alam. Ditambah dengan teknik pengolahan limbah yang tidak memadai, industri nonwoven adalah penyumbang utama masalah kelangkaan lahan untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) secara global. Melalui LENZING™ Web Technology, kain nonwoven yang berasal dari bahan alami akan diproduksi secara ramah lingkungan. Selain itu, kain nonwoven yang diproduksi dalam berat antara 15gsm hingga 80gsm, dengan beragam tekstur permukaan, dan sifat elastisitas dan ketahanan yang baik, akan bersertifikasi bersih dan aman serta biodegradable (dapat terurai).

''Segmen nonwoven saat ini mewakili 30% dari bisnis inti perusahaan. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan yang lebih kuat melalui keterlibatan yang lebih aktif dalam inovasi di seluruh rantai pasokan . LENZING™ Web Technology merupakan tonggak pencapaian penting yang mewujudkan fokus kami pada specialty fiber products di bawah strategi perusahaan, sCore TEN. Kami akan terus memimpin dalam berinovasi dan memberdayakan mitra industri serta pelanggan dengan menawarkan specialty products yang berkelanjutan guna mendorong keberhasilan bisnis,'' ujar Stefan Doboczky, Chief Executive Officer dan Chairman of the Management Board, Lenzing Group.

LENZING™ Web Technology terbaru ini merupakan proses pembentukan kain nonwoven yang berawal dari bubur kayu dan kemudian memproduksi kain nonwoven yang terbuat dari 100% filamen Lyocell. Kain ini dapat diintegrasikan dengan non-termal nonwoven bonding technology seperti hydroentangling dan needlepunching. Selain itu, teknologi yang telah dipatenkan ini memungkinkan mekanisme self-bonding yang unik di mana filamen mengikat ke dalam kain selama proses laydown. Proses self-bonding ini membuahkan berbagai produk dengan beragam tekstur permukaan, elastisitas dan ketahanan yang baik, serta stabilitas dimensi dibanding teknologi nonwoven lainnya yang memanfaatkan 100% serat selulosa.

''LENZING™ Web Technology adalah bukti dan wujud nyata komitmen Lenzing untuk membuat terobosan baru melalui inovasi dengan menyediakan produk-produk yang berkelanjutan kepada konsumen. Kami akan melanjutkan penelitian kami untuk menjawab perubahan yang terjadi dalam kesadaran konsumen terhadap single-use products atau produk sekali pakai, dan secara proaktif turut andil dalam perjalanan suskes pelanggan kami melalui inovasi dan teknologi serta produk selulosa yang berkelanjutan,” ungkap Robert van de Kerkhof, Chief Commercial Officer Lenzing AG.

LENZING™ Web Technology akan menjadi platform untuk berbagai produk nonwoven di masa depan. Fleksibilitas yang dimiliki teknologi ini dan kemampuan berintegrasi yang memungkinkan pada teknologi nonwoven dan teknologi tekstil lainnya akan memberi peluang bagi pengembangan lebih lanjut kain nonwoven untuk aplikasi yang lebih mutakhir.

''Pasar kain nonwoven diperkirakan akan mencapai hampir USD 35 miliar pada 2022, dengan tingkat pertumbuhan sebesar 7,5% per tahun. Selama periode tersebut,, sangatlah penting untuk mendukung pengembangan industri nonwoven yang ramah lingkungan dengan menggunakan bahan baku yang berkelanjutan. Konsumen kini kian sadar akan dampak negatif sampah plastik dalam saluran air dan ekosistem laut. Oleh karena itu, adalah kewajiban industri untuk mengatasi masalah tersebut. Harapan kami, LENZING™ Web Technology ini, akan memberikan solusi bagi seluruh pemain dalam industri nonwoven, untuk dapat menciptakan aplikasi yang lebih inovatif dari bahan baku alami selulosa,yang dapat terurai,'' ujar Wolfgang Plasser, Vice President of Global Business Management Nonwovens Lenzing.

Sebagai pelopor teknologi kain nonwoven dari selulosa, produk LENZING™ Web Technology akan tersedia dalam jumlah terbatas, setelah melalui pengembangan teknologi lebih lanjut serta peningkatan proses dan produk bersama dengan mitra industri. (rls)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Ragam

GoNews Tak Merasa Hamil dan Siklus Haid Lancar, Gadis 18 Tahun Ini Kaget Tiba-tiba Melahirkan Bayi, Begini Penjelasan Dokter
GoNews Ibu Mertua Kepergok Menantu Lubangi Semua Kondom di Kamar, Ternyata Ini Tujuannya
GoNews Ingat, Supermoon Terbesar dan Paling Terang Terjadi Besok Malam
GoNews Wanita Cantik Ini Hembuskan Nafas Terakhir Beberapa Jam Usai Dinikahi Tunangannya
GoNews Kasur Ini Bisa Deteksi Pasangan Berselingkuh, Begini Sistim Kerjanya
GoNews Rasulullah SAW Suruh Umatnya Duduk Saat Buang Air Kecil, Ternyata Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Pria
GoNews Tradisi Unik, Para Wanita di Pegunungan Himalaya Miliki Beberapa Suami, Ini Sejumlah Alasannya
GoNews Unik, Wanita Suku Ini Boleh Berganti Suami Setiap Malam
GoNews Rutinlah Konsumsi Buah Nangka, Ini 8 Khasiatnya bagi Kesehatan, Termasuk Cegah Kanker dan Turunkan Berat Badan
GoNews Masyarakat Korsel Pilih Pelihara Hewan dari pada Punya Anak, Ini Penyebabnya
GoNews Tunda Pengobatan Leukimia Demi Bayinya, Brianna Meninggal Bebeberapa Hari Usai Melahirkan
GoNews Model Supercantik Ini Ternyata Bukan Manusia, Melainkan . . . .
GoNews Dihujat karena Masih Susui Putranya Berusia 7 Tahun, Begini Jawaban Wanita Ini
GoNews Cerai dengan Jeff Bezos, MacKenzie Mendadak Jadi Wanita Terkaya di Dunia, Hartanya Rp978,24 Triliun
GoNews Mengenang Ayah Prabowo Subianto, Sumitro Djojohadikusumo Sang Begawan dan Arsitek Ekonomi Indonesia, Mengubah Struktur Kolonial ke Nasional
GoNews Tampil Kompak, Prabowo - Sandiaga Dinilai Paling Cocok Pimpin Indonesia
GoNews Cerai dengan Jeff Bezos, Wanita Ini Bakal Terima Rp967,5 Triliun
GoNews Beruntunglah Orangtua Memiliki Anak Perempuan, Ini Keutamaannya
wwwwww