Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tren Elektabilitas PD dan AHY Konsisten Naik Pada Tiga Survei Nasional
Politik
20 jam yang lalu
Tren Elektabilitas PD dan AHY Konsisten Naik Pada Tiga Survei Nasional
2
Jangankan Mudik, Sekedar Mau Beli Baju Lebaran Warga Kabupaten Juga Tak Boleh Masuk Pekanbaru
Peristiwa
17 jam yang lalu
Jangankan Mudik, Sekedar Mau Beli Baju Lebaran Warga Kabupaten Juga Tak Boleh Masuk Pekanbaru
3
Ejek Kemampuan Densus 88, Teroris OPM: Memang Bisa Lawan Gerilyawan?
Hukum
17 jam yang lalu
Ejek Kemampuan Densus 88, Teroris OPM: Memang Bisa Lawan Gerilyawan?
4
HMI-MPO Cabang Bogor Tuntut Usut Tuntas Mafia Covid-19
Hukum
20 jam yang lalu
HMI-MPO Cabang Bogor Tuntut Usut Tuntas Mafia Covid-19
5
Galank Gunawan akan Beradu Rebound dengan Jamarr Johnson
Olahraga
20 jam yang lalu
Galank Gunawan akan Beradu Rebound dengan Jamarr Johnson
6
Kerennya Emoney Edisi IBL dan Tim Nasional
Olahraga
19 jam yang lalu
Kerennya Emoney Edisi IBL dan Tim Nasional

Tim SAR Mulai Proses Pengangkatan Black Box Lion Air

Tim SAR Mulai Proses Pengangkatan Black Box Lion Air
KRI Rigel dan Kapal Baruna Jaya I melakukan screening di lokasi jatuhnya Lion Air JT-610, Rabu (31/10/2018). (kumparan)
Kamis, 01 November 2018 11:24 WIB
JAKARTA - Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI dan Polri, telah menemukan posisi keberadaan black box pesawat Lion Air JT-610 di perairan Ujung Karawang. Saat ini sedang dilakukan proses pengangkatan.

Dikutip dari kumparan.com, Kepala Basarnas Marsekal Madya M Syaugi mengatakan, tim dari KRI Rigel dan KM Baruna Jaya sudah menangkap sinyal dari black box Lion Air. Sinyak ditangkap menggunakan ping locater milik KNKT. Dari alat itu, terdengar suara dua sinyal yang berasal dari black box.

''Kita juga temukan pin locator (black box) yang bisa berbunyi. Kita dengarkan tit..tit..tit..,'' ucapnya.

Sementara Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, salah satu fokus pencarian hari ini adalah untuk mengangkat black box pesawat. Hal itu dilakukan lantaran sinyal black box yang ditangkap oleh radar kian melemah.

''Ya masih proses (pengangkatan),'' kata Dedi kepada kumparan, Kamis (1/11).

Dedi mengungkapkan, Polri kembali mengirimkan bantuan kapal dan peralatan SAR Polri untuk membantu evakuasi puing pesawat Lion Air. Saat ini, kata Dedi, fokus pengkatan black box sesuai arahan dari Kepala Basarnas Marsekal M Syaugi.

''Info semalam dari Kepala Basarnas,'' imbuhnya.

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan mendengar sendiri suara sinyal yang dipancarkan oleh black box saat meninjau lokasi pencarian bersama Kabasarnas. Sinyal tersebut ditangkap menggunakan alat ping locater yang ada di KRI Rigel.

''Hari ini kita menemukan suara ping dari black box, bunyi ping-nya dua. Itu direkam, saya dengar sendiri dan ini memang suara dari suara black box,'' kata Hadi saat konferensi pers di JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (31/10).

Alat ini merupakan milik KNKT yang bisa digunakan untuk menangkap sinyal emergency locator transmitter (ELT) dari black box pesawat. Dari dua sinyal yang terdengar, tidak semuanya bersuara keras. ''Terdengar satu keras, satu kecil. Satu itu bagian black box satunya tertutup pasir, tapi suara itu ada,'' imbuh dia.***

Editor:hasan b
Sumber:kumparan.com
Kategori:Ragam
wwwwww