Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jangan hanya Untungkan Elite Jakarta, Rencana Pemekaran harus Sejahterakan Rakyat Papua
Politik
22 jam yang lalu
Jangan hanya Untungkan Elite Jakarta, Rencana Pemekaran harus Sejahterakan Rakyat Papua
2
Dukcapil: Yang Belum Terapkan 'Tap' KTP-el, Belum Kerjasama dengan Dukcapil Kemendagri
Nasional
24 jam yang lalu
Dukcapil: Yang Belum Terapkan Tap KTP-el, Belum Kerjasama dengan Dukcapil Kemendagri
3
Tak Akan Ada Partai Demokrat Tanpa SBY
Politik
22 jam yang lalu
Tak Akan Ada Partai Demokrat Tanpa SBY
4
Soal Batal Uji Coba Timnas, Amali: Tidak Usah Lihat ke Belakang
Olahraga
23 jam yang lalu
Soal Batal Uji Coba Timnas, Amali: Tidak Usah Lihat ke Belakang
5
Ganda Campuran Rontok, Rinov/Pitha Minta Maaf
Olahraga
23 jam yang lalu
Ganda Campuran Rontok, Rinov/Pitha Minta Maaf
6
Jawab Dorongan Presiden, Kemendagri Dukung Implementasi SP4N-Lapor di Pemda
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Jawab Dorongan Presiden, Kemendagri Dukung Implementasi SP4N-Lapor di Pemda

Kenal Lewat Medsos, Ketemu dan Main Ludo di Kamar Hotel, Wanita 24 Tahun Digilir dan Dirampok, 2 Pelaku Ditembak Polisi

Kenal Lewat Medsos, Ketemu dan Main Ludo di Kamar Hotel, Wanita 24 Tahun Digilir dan Dirampok, 2 Pelaku Ditembak Polisi
Tiga pelaku pemerkosa dan perampok ditangkap polisi, dua diantaranya ditembak. (poskotanews)
Senin, 16 September 2019 17:01 WIB
JAKARTA - Aparat Jatanras Polres Jakarta Pusat, Ahad (14/9) malam, menembak dua dari tiga pelaku pemerkosaan dan perampokan terhadap wanita beriisial ZL (24).

Dikutip dari poskotanews.com, Wakapolres Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian didampingi Kasat Reskrim Polres AKBP Tahan Marpaung, mengatakan, kedua pelaku ambruk ditembak petugas Jatanras di depan salah satu hotel di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat.

Pelaku yang ditembak petugas itu bernama Risky (25), warga Jalan Cempaka Putih, luka tembak di betis kaki kiri. Satu lagi bernama Kevin (23), warga Tangerang, luka tembak di betis kanan. Sementara Risan (23), melihat dua rekannya tertembak, dia bersujud menyerahkan diri.

Ads

Dari tangan pelaku disita satu botol jus yang sudah dicampur obat penenang serta uang dan tiga hp milik korban, berikut kwitansi pembayaran hotel.

''Dalam hasil pemeriksaan terungkap kalau tiga pelaku ini sebulan lalu juga pernah melakukan hal yang sama dan menodai dua wanita berinsial FL dan SK, di hotel kelas melati di Jakarta Pusat,'' tegas Wakapolres Jakpus AKBP Arie Ardian dalam keterangan persnya, Senin (16/9).

Keterangan yang dihimpun, peristiwa pemerkosaan dan perampoka itu terjadi pada Selasa (3/9) lalu, sekitar pukul 23:00. Tiga pelaku kenalan dengan korban lewat medsos Badoo (perjodohan).

Tiga pelaku ini pada saat itu juga mengajak korban ketemuan di salah satu hotel kelas melati di kawasan Senen. Korbanpun datang naik taksi ke hotel yang sudah dijanjikan pelaku.

Setibanya di kamar hotel, salah satu pelaku menyapa korban dengan kata-kata indah hingga wanita ini sama sekali tidak curiga.

Tak lama kemudian datang dua pelaku lainnya. Akhirnya mereka main ludo dengan taruhan, siapa yang kalah minum jus jeruk yang sudah berisi campuran obat penenang.

Tak lama kemudian wanita warga Jatinegara, Jaktim, ini pingsan. Selanjutnya pelaku melucuti pakaian korban dan menyetubuhinya secara bergilir.

Setelah menggillir korban, ketiga bandit itu kabur membawa perhiasan cincin emas milik korban, hp berikut dompet berisi uang sekitar Rp1,5 juta.

Beberapa menit kemudian korban siuman dan melihat tubuhnya bugil di atas kasur. Korban segera melapor ke Polres Jakarta Pusat.

Berkat adanya kamera CCTV dan identitas pelaku saat chek-in, petugas akhirnya berhasil menemukan ketiga pelaku di depan Hotel Amaris.

Saat mau ditangkap, pelaku sempat menyerang petugas, hingga petugas dengan sigap menembak betis pelaku. Setelah dua pelaku ambruk, satu pelaku lainnya langsung menyerah.

''Akibat perbuatannya, ketiga bandit bejat ini akan kita kenakan pasal 286  dan 365 KUHP dengan ancaman pidana 9 tahun penjara,'' tegas Tahan Marpaung. ***

Editor:hasan b
Sumber:poskotanews.com
Kategori:Ragam
wwwwww