Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Massa Demo Tolak RUU HIP Menyemut
Peristiwa
14 jam yang lalu
Massa Demo Tolak RUU HIP Menyemut
2
'Papuan Lives Matter' jadi Potret Rasisme di Indonesia, Negara Diminta Hadir
Umum
16 jam yang lalu
Papuan Lives Matter jadi Potret Rasisme di Indonesia, Negara Diminta Hadir
3
Formappi Sebut Baleg seperti Hanggar Anggaran
DPR RI
15 jam yang lalu
Formappi Sebut Baleg seperti Hanggar Anggaran
4
Ini Empat PR 20 Komisioner BPKN yang Baru dalam Tiga Tahun Mendatang
Pemerintahan
6 jam yang lalu
Ini Empat PR 20 Komisioner BPKN yang Baru dalam Tiga Tahun Mendatang
5
Massa FPI minta Paripurna Mencabut RUU HIP
Peristiwa
13 jam yang lalu
Massa FPI minta Paripurna Mencabut RUU HIP
6
DPD RI Dorong Kemandirian Fiskal Daerah melalui Sejumlah RUU
DPD RI
12 jam yang lalu
DPD RI Dorong Kemandirian Fiskal Daerah melalui Sejumlah RUU

Suhu di Padang Sangat Dingin, 18 Derajat Celsius, Ini Penjelasan BMKG

Suhu di Padang Sangat Dingin, 18 Derajat Celsius, Ini Penjelasan BMKG
Ilustrasi cuaca cerah. (republika.co.id)
Senin, 16 September 2019 13:37 WIB
PADANG - Warga Kota Padang, Sumatera Barat, dalam beberapa hari belakangan ini merasakan suhu yang sangat dingin di pagi hari, hingga mencapai 18 derajat celsius. Padahal biasanya, paling rendah hanya 22,7 derajat celsius.

Dikutip dari republika.co.id, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa suhu dingin di Kota Padang merupakan fenomena yang lumrah terjadi saat kemarau panjang.

''Fenomena suhu udara yang dingin ini memang lumrah terjadi pada saat musim kemarau, karena pada saat kemarau tidak ada awan yang terbentuk di atmosfer, sehingga permukaan bumi mampu melepas radiasi gelombang panjang ke atmosfer,'' kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Minangkabau Yudha Nugraha, di Padang, Senin (16/9).

Yudha menjelaskan, saat musim kemarau kelembaban udara cenderung rendah sehingga tidak ada cukup uap air di udara untuk menahan panas di bumi, membuat suhu udara pada malam hari menurun.

''Kami melihat hal ini juga dipengaruhi dengan adanya kabut asap, karena pada saat terjadi kabut asap radiasi matahari tidak dapat masuk ke permukaan bumi,'' kata dia.

Ia memperkirakan, kalau kabut asap mulai berkurang dua sampai tiga hari mendatang suhu udara akan kembali normal antara 21 sampai 22 derajat celsius. Fitra, seorang warga Padang, kaget saat merasakan dinginnya air ketika berwudhu.

''Ini rasanya seperti di pegunungan, dingin dan jarang terjadi di Padang suhu udara sedingin ini,'' kata dia.

Menurut prakiraan BMKG Bandara Internasional Minangkabau, secara umum cuaca wilayah Sumatera Barat pagi ini cerah dan berawan dengan peluang hujan ringan turun di wilayah Limapuluh Kota dan Pesisir Selatan. Kelembaban udaranya antara 60 hingga 95 persen.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam

wwwwww