KPK Mulai Telusuri Perizinan Perkebunan Kelapa Sawit di Riau

KPK Mulai Telusuri Perizinan Perkebunan Kelapa Sawit di Riau
Senin, 22 Agustus 2016 23:16 WIB
JAKARTA - Divisi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami masalah perizinan perusahaan perkebunan kelapa sawit di Provinsi Riau dengan menjemput data pengawasan dari DPRD dan pemerintah provinsi setempat.

''Kita ke sini dalam rangka konsultasi izin sawit. Selasa besok (23/8) dan Rabu lusa (24/8) koordinasi ke dinas perkebunan dan kepala daerah se-Provinsi Riau,'' kata Deputi Pencegahan KPK, Abdul Aziz usai mendatangi DPRD Riau di Pekanbaru, Senin (22/8/2016).

Pada hari pertama ini beberapa orang petugas KPK mendatangi DPRD Riau khususnya para anggota Panitia Khusus Izin dan Minitoring Lahan yang pernah terbentuk. Ia mengaku pernah mendengar Pansus tersebut dan mengapresiasi adanya inisiatif dari DPRD Riau itu.

''Hasil pertemuan kami banyak ditemukan data-data menarik seperti perusahaan perkebunan yang tidak punya Nomor Pokok Wajib Pajak, masalah konsesi, dan tumpang tindih lahan. Kita akan gunakan data ini,'' ujarnya.

Dia mengatakan kegiatannya adalah dalam rangka koordinasi dan supervisi izin kelapa sawit bersama Direktorat Jendral Perkebunan, Kementerian Pertanian, DPRD serta Pemprov Riau. Kegiatan di Riau merupakan yang ke delapan dari 12 daerah yang akan disambangi KPK.

Setelah rampung pihaknya akan melakukan kompilasi untuk memperkaya data soal perizinan kelapa sawit. Meski begitu, dikatakannya bahwa data tersebut bukanlah untuk selanjutnya ditindak secara hukum pidana.

''Kita hanya dalam hal pencegahan, bukan pidana umum atau kehutanan. Pencegahan untuk perbaikan sistem dan tata kelola perizinan di daerah ini,'' ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pansus itu, Suhardiman Amby pihaknya telah menyerahkan data temuan kepada KPK. Lebih lanjut pihaknya juga akan membahas lagi oada pertemuan kedua dengan DPRD Riau mendatangi KPK.

''Kita sudah serahkan semua data-data pelanggaran. Intinya kita sudah ada keinginan bersama untuk menyelamatkan keuangan negara yang berpotensi kerugian hingga triliunan Rupiah dalam masalah perizinan kelapa sawit di Riau,'' sebutnya. (ant)

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:skalanews.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Dari Sawit Hanya Dapat Rp1 Juta Per Hektar Perbulan, Petani Siak Ini Beralih Beternak Ikan, Ini Hasilnya..
GoNews Luar Biasa, Setelah Tebang Sawit, Petani Asal Siak Riau Ini Jadi Pembicara di KTT Perubahan Iklim PBB
GoNews Wah, Ternyata 121 Pabrik Sawit di Riau Miliki Lahan Ilegal
GoNews Akibat Letusan Gunung Api di Pulau Putih, 5 Dipastikan Tewas, 8 Orang Belum Ditemukan
GoNews Hanya Menjabat Kepala Desa, Sri Astuti Bisa Korupsi Rp1 Triliun Lebih, Begini Jejak Kasusnya
GoNews Mantan Bupati Talaud Sri Wahyumi Divonis 4,5 Tahun Bui dan Dicabut Hak Politiknya
GoNews Gunung Api Meletus, 100 Wisatawan Belum Diketahui Nasibnya
GoNews Hilang 5 Hari, Mahasiswi Universitas Bengkulu Ditemukan Terkubur di Sawah
GoNews Dijanjikan Bekerja di Rumah Sakit, Gadis Lulusan Akper Bersedia Kirim Foto Bugil Sebagai Syarat
GoNews Islamfobia di Inggris, Siswi Muslimah 14 Tahun Dipukul Berkali-kali dalam Bus
GoNews Warga Solok Selatan Hilang Terseret Banjir Saat Melintas di Jembatan Pakai Sepeda Motor
GoNews Terkurung 2 Hari dalam Lubang Sedalam 500 Meter di Lebak, 9 Penambang Emas Berhasil Diselamatkan
GoNews Hilang Saat Dititip di Tempat Penitipan Anak, Bayi Ditemukan Tanpa Kepala dalam Parit
GoNews Saat Masuk Kamar Sepulang dari RS, Suami di Rimbo Bujang Menjerit Lihat Kondisi Istrinya
GoNews Ibunya Janda dan Miskin Tak Mampu Bayar Tunggakan, Ijazah Gadis Manis Ini Ditahan Sekolah
GoNews Erick Tohir Heran Sejumlah BUMN Punya Hotel Bintang 3 Hingga 5, Ini Daftarnya
GoNews Siswi SMP Kenal Pria Beristri di FB, Bersedia Digauli karena Janji Dinikahi, Setelah Hamil Malah Ditinggal
GoNews Sistim Penilaian Kinerja Diubah, PNS Harus Keluar dari Zona Nyaman
wwwwww