Pegawainya Diduga Danai Teroris, Ini Jawaban GM PLN Wilayah Riau-Kepulauan Riau

Pegawainya Diduga Danai Teroris, Ini Jawaban GM PLN Wilayah Riau-Kepulauan Riau
Jum'at, 18 Mei 2018 13:11 WIB
PEKANBARU - Polisi menyebutkan bahwa dua terduga teroris asal Pekanbaru yang ditangkap di Palembang mendapat suntikan dana dari seorang pegawai BUMN yang belakangan diketahui bekerja di PLN. 

General Manager PLN Wilayah Riau-Kepulauan Riau M Irwansyah Putra mengaku kaget dengan kabar itu. "Saya kaget juga dapat kabar ada oknum di wilayah kerja kita terlibat dugaan mendanai teroris," kata Irwan, sapaan akrab Irwansyah, ketika dimintai konfirmasi, Jumat (18/5/2018).

Irwan mengatakan PLN menyerahkan sepenuhnya kepada aparat hukum untuk penyelidikan dugaan keterlibatan pegawai PLN yang disebut berinisial D itu. Menurut Irwan, D memang berada di wilayah Riau-Kepulauan Riau tetapi ditugaskan di bawah kantor cabang Pekanbaru.

"Kita serahkan sepenuhnya kepada pihak-pihak terkait untuk menindaklanjuti soal itu (dugaan donatur teroris)," kata Irwan.

Terkait dengan sosok D, Irwan mengaku tidak tahu karena memang wilayah kerjanya berbeda sehingga jarang bertemu atau berkomunikasi. Namun, Irwan menegaskan bahwa tidak boleh satupun pegawai PLN terlibat terorisme.

"Setiap apel kita sudah selalu sampaikan, bahwa kita bekerja harus menunjukkan integritas. Begitu juga terkait pelaksanaan Pilkada misalnya, sebagai organisasi PLN bersifat netral, soal pilihan itu terserah pribadi masing-masing. Intinya kita tentu tidak menginginkan adanya pegawai kita yang terlihat hal-hal yang seperti itu (terlibat donatur teroris)," kata Irwan. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Dua Terduga Teroris Asal Riau yang Ditangkap di Palembang Mengaku Dijanjikan Mati Syahid dan Bertemu 70 Bidadari di Surga
GoNews Ada Ibu Tega Bawa Anaknya Ledakkan Bom Bunuh Diri di Gereja, Begini Analisa Adik Kandung Trio Bomber Bali
GoNews Korban Tewas Akibat Serangan Bom di Surabaya Bertambah Jadi 11 Orang
GoNews Saksi Mata Sebut Bom Meledak Saat Satpam Cegat 2 Wanita dan Anaknya di Depan Gereja GKI
GoNews Kombes Frans Barung: Korban Tewas Bom Surabaya 9 Orang, 40 Luka-luka
GoNews Pengamat Terorisme Sebut Bom Surabaya Terkait Rusuh Mako Brimob, Ini Indikasinya
GoNews Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoNews Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoNews Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoNews Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoNews Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoNews Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoNews Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoNews Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoNews Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoNews Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoNews Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoNews Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
wwwwww