Pendeta di Deliserdang Akui Bunuh Anak Angkatnya yang Tengah Hamil karena Cemburu, Jasad Korban Sempat Digauli

Pendeta di Deliserdang Akui Bunuh Anak Angkatnya yang Tengah Hamil karena Cemburu, Jasad Korban Sempat Digauli
Petugas mengevakuasi jasad Rosalia Cici Maretini Siahaan. (sumutpos.co)
Sabtu, 02 Juni 2018 13:18 WIB
DELISERDANG - Pendeta di Gereja Sidang Rohol Kudus Indoesia (GSRI) Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Anderson Sembiring (53), mengakui membunuh Rosalia Cici Maretini Siahaan (21), di kamar mandi gereja, Kamis (31/5/2018).

Dikutif dari sindonews.com, informasi diperoleh Sabtu (2/6/2018), menurut pengakuan Anderson Sembiring kepada aparat Polres Deliserdang, dia membunuh karena terbakar cemburu, sebab korban menjalin komunikasi dengan mantan pacarnya.

Anderson tak mau jika korban jatuh lagi ke pelukan matan pacarnya, sehingga dia nekad menghabisi nyawa korban.

Anderson juga mengakui, setelah membunuh korban, birahinya memuncak sehingga dia menyetubuhi korban meskipun tidak bernyawa lagi. Selain itu, Anderson juga mengakui jika korban sedang hamil hasil berhubungan intim dengan dirinya.

Kepada wartawan, Anderson di Polres Deliserdang menerangkan sudah menjalin hubungan asmara dengan Rosalia sejak tiga tahun lalu. ''Aku sudah pacaran sama dia (korban) tiga tahun, dia anak angkatku,'' kata Anderson Sembiring.

Anderson juga mengakui korban sudah hamil tiga bulan. ''Setelah membunuh korban aku menyetubuhi korban. Aku menyesal kali membunuhnya,'' ucap Anderson seraya menundukkan kepala.  

Secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Deliserdang AKP Ruzi Gusman ketika dikonfirmasi menyebutkan tersangka Anderson Sembiring dijerat Pasal 338 Sub 340 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww