300 Personel Satpol PP Dikerahkan Segel Pulau Reklamasi, Anies Baswedan: Ketegasan Tak Bisa Dikompromikan

300 Personel Satpol PP Dikerahkan Segel Pulau Reklamasi, Anies Baswedan: Ketegasan Tak Bisa Dikompromikan
Bangunan tanpa IMB di pulau reklamasi, Pulau D, yang akan disegel Pemprov DKI Jakarta. (kompas.com)
Kamis, 07 Juni 2018 11:44 WIB
JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengerahkan 300 personel Satpol PP untuk melakukan penyegelan terhadap dua pulau reklamasi, yakni Pulau D dan Pulau B.

Dikutip dari republika.co.id, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, melepas pasukan Satpol PP tersebut untuk menjalankan tugasnya, di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Kamis pagi (7/6).

Anies Baswedan berpesan kepada ratusan anggota Satpol PP tersebut agar menjaga kehormatan warga negara lain dan menghargai pihak-pihak yang tidak berhubungan.

''Untuk semua, tunjukkan adab, tunjukkan tata cara yang terhormat, ini bukan berarti kita kompromi bukan lemah . Justru tunjukkan senyum boleh lebar, wajah boleh ramah tapi ketegasan tidak bisa dikompromikan,'' kata Anies.

Ia berharap pasukan yang bertugas dapat menjalankan tugas sebaik-baiknya. ''Segera tunaikan yang menjadi kewajiban dan Insya Allah teman - teman semua mendaparkan kebanggaan bahwa semua adalah bagian dari penegak peraturan ini,'' kata Gubernur.

Menurutnya, penyegelan dilakukan sebagai bagian dari memastikan bahwa Jakarta tertib dan teratur. Bagi pelanggar yang punya status sosial ekonomi lemah maupun kuat, semuanya akan ditindak oleh Pemprov DKI Jakarta.

''Saya harap semua yang dilakukan dikerjakan sebaik-baiknya dan tuntaskan. Setelah ini bagian kita untuk memastikan tidak ada pengulangan di tempat lain,'' kata Anies.

Gubernur Jakarta mengingatkan para anggota untuk memastikan seluruh prosedur tetap atau atau SOP agar ditaati.

''Taati protap dengan yang sudah ada, karena itu sebagai pelindung terkuat kita. Selamat bertugas dalam menegakkan peraturan daerah,'' kata Anies.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi

GoNews 932 Unit Bangunan Ilegal di Pulau Reklamasi Disegel, Anies: Semua Harus Taat Aturan, Termasuk Mereka yang Besar dan Kuat
GoNews Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoNews Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoNews Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoNews Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoNews Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoNews Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoNews Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoNews Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoNews Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoNews Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoNews Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoNews Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoNews Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoNews Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoNews KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoNews KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoNews Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
wwwwww