Gedung Kemenhub Terbakar, Belasan Orang Sempat Terjebak di Sejumlah Lantai, 3 Tewas

Gedung Kemenhub Terbakar, Belasan Orang Sempat Terjebak di Sejumlah Lantai, 3 Tewas
Petugas pemadam berusaha melakukan pemadaman terhadap kebakaran yang melanda Gedung Kemenhub di Jakarta Pusat, Ahad (8/7). (republika.co.id)
Minggu, 08 Juli 2018 11:55 WIB
JAKARTA - Gedung Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI di Jakarta Pusat, terbakar sejak pukul 04.00 WIB, Ahad (8/7/2018). Api baru bisa dipadamkan tim petugas pemadam sekitar pukul 07.30 WIB. Tiga orang dilaporkan tewas akibat musibah tersebut.

Dikutip dari liputan6.com, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Kadis Damkar) DKI Jakarta Subejo menyebut korban meninggal kebakaran di gedung Kemenhub diduga akibat kehabisan oksigen untuk bernapas.

''Karena diduga kehabisan oksigen,'' ujar Subejo di lokasi kejadian, Ahad.

Menurut dia, api yang membakar gedung Kemenhub relatif kecil. Namun karena asap masuk ke dalam ruangan-ruangan, membuat korban meninggal dunia.

''Kalau kebakaran sebetulnya relatif kecil ya, karena bisa dikuasai cepat, tapi asapnya ini sudah terlanjur menyebar ke ruangan-ruangan. Itu makanya menimbulkan korban. Karena yang membunuh itu biasanya asap, yang pertama (membunuh) itu asap,;; kata dia.

Subejo mengatakan, berdasarkan penyisiran pihaknya di lokasi, sejuah ini terdapat tiga korban meninggal dan 14 korban selamat. ''Yang meninggal dua dari kontraktor, dan satu pegawai Dishub,'' kata dia.

Kronologi

Subejo menduga apir berasal dari PI sisi 7. ''Dugaan tempat pertama titik kebakaran di P1 sisi 7, api relatif kecil, kemudian menyebar ke titik lainnya dan asap tebal menyebar ke atas,'' kata Subejo.

Tiga unit mobil Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat langsung menuju lokasi setelah menerima laporan kebakaran dari petugas keamanan Kemenhub, sekitar pukul 04.00 WIB. Pemadaman dilakukan dari belakang, atau melalui sisi Gedung Karya di Jalan Abdul Muis Jakarta Pusat.

Tiga unit mobil tersebut kemudian disusul unit lainnya hingga total 17 mobil dari berbagai unit, termasuk tim Light Rescue Unit bersiaga untuk memberikan pertolongan pertama.

Sekitar pukul 07.00 WIB, petugas berhasil menguasai area gedung agar api tidak makin menyebar dan tim pertama naik ke gedung untuk melakukan evakuasi korban.

Keberadaan korban segera dapat diketahui karena mereka melemparkan kertas dan berbagai barang lainnya dari lantai 5, 11, dan 18. Pada awalnya, petugas hendak menggunakan tangga mobil Damkar dari sisi luar gedung untuk mengevakuasi korban. Namun, karena tinggi gedung yang berjumlah 29 lantai, tidak memungkinkan rencana itu.

''Jadi, upaya yang dilakukan begitu api bisa dikuasai, tim masuk untuk menyisir,'' kata Subejo.

Petugas pemadam kebakaran menyatakan api berhasil dipadamkan pada sekitar pukul 07.30 WIB dan proses penyisiran untuk evakuasi berhasil dilanjutkan hingga lantai yang lebih tinggi.

Hingga sekitar pukul 08.00 WIB, petugas berhasil mengevakuasi 14 korban selamat dari gedung, kemudian sekitar pukul 08.15 WIB tiga jenazah ditemukan dan berhasil dievakuasi keluar.

''Tiga orang berjenis kelamin laki-laki ditemukan tewas di lantai 5, 9, dan 11 Gedung Kementerian Perhubungan,'' kata dia.

Sekitar pukul 08.00 WIB, seorang tampak melongok keluar jendela dan melemparkan kertas sebagai tanda meminta pertolongan. Korban tersebut diduga berada di lantai 18.

Penyisiran masih terhalang asap tebal dan kondisi ruangan kantor yang terkunci. ''Asap telanjur menyebar ke semua ruangan dan memang dikhawatirkanmasih ada orang yang terjebak,'' kata dia.

Hingga pukul 09.50 WIB, sebanyak 100 personel petugas Damkar telah silih berganti melakukan penyisiran di setiap lantai untuk mencari korban.

Berhasil Dievakuasi

Korban yang terjebak di lantai 18 akhirnya berhasil dievakuasi. Korban ditemukan setelah petugas menyisir lantai tersebut.

''Sudah berhasil keluar, alhamdulillah, satu orang laki-laki di lantai 18,'' kata Syaiful, salah satu petugas Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta.

Syaiful merupakan salah satu anggota tim Damkar yang melakukan penyisiran korban di Gedung Karya Kemenhub. Ia ikut mengevakuasi satu orang di lantai 18 tersebut.

Satu korban tersebut sempat melemparkan kertas dari lantai 18 untuk memberitahu keberadaannya kepada petugas. "Isi tulisan itu dia minta tolong dan memberitahu lantai 18 banyak asap," kata Syaiful.

Seorang laki-laki berumur sekitar 40 tahun memakai celana pendek hitam dan kaos oblong putih diantar petugas menuju mobil Puslapfor Kapolres Jakarta Pusat untuk menuju Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

Polisi belum bersedia memberikan identitas laki-laki tersebut dan korban lainnya. ''Saat ini kita masih menunggu aba-aba dari Damkar bahwa area sudah 'clear and clean' untuk kita lakukan penyelidikan, termasuk identifikasi,'' kata Kepala Polisi Resor Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar (Pol) Roma Hutajulu.***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com dan republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww