Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ekonomi Anjlok, Wakil Ketua MPR: Bukti Kebijakan Pemerintah Tak Efektif
MPR RI
9 jam yang lalu
Ekonomi Anjlok, Wakil Ketua MPR: Bukti Kebijakan Pemerintah Tak Efektif
2
Soal Bantuan Karyawan dengan Upah di Bawah Rp5 Juta, Ini Catatan Komisi XI
DPR RI
9 jam yang lalu
Soal Bantuan Karyawan dengan Upah di Bawah Rp5 Juta, Ini Catatan Komisi XI
3
Ombudsman Tutup Posko Pengaduan Virtual Covid-19, Apa Kabar Semangat Manajemen Krisis?
Nasional
23 jam yang lalu
Ombudsman Tutup Posko Pengaduan Virtual Covid-19, Apa Kabar Semangat Manajemen Krisis?
4
Webinar SEASF, Ingin Polo Air Bertanding di SEA Games 2021
Olahraga
24 jam yang lalu
Webinar SEASF, Ingin Polo Air Bertanding di SEA Games 2021
5
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Pemerintah Kurang Kompak Laksanakan Kebijakan
MPR RI
22 jam yang lalu
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Pemerintah Kurang Kompak Laksanakan Kebijakan
6
Bela Sungkawa Atas Tragedi Ledakan di Kota Beirut
MPR RI
22 jam yang lalu
Bela Sungkawa Atas Tragedi Ledakan di Kota Beirut

Dipilih Jadi Cawapres, Ma'ruf Amin Sebut Jokowi Hargai NU

Dipilih Jadi Cawapres, Maruf Amin Sebut Jokowi Hargai NU
KH Ma'ruf Amin. (tribunnews)
Kamis, 09 Agustus 2018 21:34 WIB
JAKARTA - Kamis (9/8/2018) sore, Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan Ketua Umum MUI yang juga Rais Aam PBNU KH Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presiden (Cawapres) yang akan mendampinginya pada Pilpres 2019 mendatang.

KH Ma'ruf Amin mendatangi Gedung PBNU setelah ditetapkan sebagai Cawapres Jokowi, Kamis (8/9) malam. Kedatangan Ma'ruf disambut Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan sejumlah pengurus PBNU lainnya. Pertemuan tersebut juga dihadiri Ketum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Kiai Ma'ruf tidak menduga akhirnya dipilih oleh Jokowi sebagai pendampingnya. Dia pun bersyukur kepada Allah karena telah memilihnya untuk mendapingi Jokowi.

''Pertama saya bersyukur kepada Allah, Alhamdulillah. Tanpa terduga saya ternyata dipilih menjadi pendamping Pak Jokowi,'' ujar Kiai Ma'ruf kepada wartawan di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (8/9).

Rais Aam PBNU ini berharap tidak ada halangan ke depannya untuk maju bersama Jokowi pada Pemilu 2019 mendatang. ''Mudah-mudahn tidak ada alang melintang sampai terpilih dan bisa menjalankan tugas-tugas dalam rangka membantu presiden,'' ucap KH Ma'ruf.

Menurut dia, Jokowi memilih dirinya sebagai Cawapres merupakan sebuah penghargaan terhadap ulama dan juga penghargaan kepada NU. Menurut dia, Jokowi sejak awal memang mendukung para ulama.

''Ini penghargaan terhadap NU. Artinya Pak Jokowi menghargai ulama dan menghargai NU. Ini harus dibalas oleh ulama dengan mendukung Beliau,'' kata KH Ma'ruf.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bersyukur atas dipilih KH Ma'ruf Amin sebagai Calon Wakil Presiden pendamping Joko Widodo dalam Pemilihan Presiden 2019.

''Ini takdir Allah. Kiai Ma'ruf Amin yang tidak berambisi justru terpilih,'' kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dalam jumpa pers, di kantor PBNU, Jakarta, Kamis malam.

Said Aqil juga mengatakan KH Ma'ruf Amin bukan sekadar ulama, melainkan juga tokoh yang berpengalaman luas di bidang yang lain, termasuk di bidang politik, kenegaraan, juga ekonomi khususnya ekonomi syariah.

''Pak Kiai Ma'ruf pernah menjadi Wantimpres, anggota MPR, juga penggerak ekonomi syariah,'' katanya.

KH Ma'ruf Amin yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum MUI dan Rais Aam PBNU, menurut Said Aqil merupakan pilihan yang tepat bukan hanya untuk Jokowi, tetapi juga untuk bangsa Indonesia.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam

wwwwww