Pemerintah Naikkan Gaji PNS dan Pensiunan Tahun 2019

Pemerintah Naikkan Gaji PNS dan Pensiunan Tahun 2019
Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato Rapat Paripurna DPR RI di gedung MPR/DPR/DPD RI Jakarta, Kamis (16/8). (viva.co.id)
Kamis, 16 Agustus 2018 18:18 WIB
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah berencana menaikkan gaji pokok pegawai negeri sipil (PNS) dan pensiunan PNS tahun 2019 mendatang. Kenaikannya rata-rata 5 persen.

''Peningkatan kualitas dan motivasi birokrasi terus dilakukan agar aparatur negara makin profesional, bersih, dan terjaga kesejahteraannya,'' kata Jokowi dalam pidato penyampaian keterangan pemerintah atas RAPBN 2019 beserta nota keuangannya di depan Rapat Paripurna DPR RI di gedung MPR/DPR/DPD RI Jakarta, Kamis (16/8), seperti dikutip dari republika.co.id.

Kepala Negara melanjutkan, pemerintah akan melakukan percepatan pelaksanaan reformasi di 86 kementerian-lembaga. Reformasi ini bertujuan memberikan pelayanan publik yang lebih baik, mudah, cepat, dan transparan disertai penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik.

Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai langkah telah dilakukan oleh pemerintah untuk memperbaiki kinerja birokrasi melalui penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik. Seperti e-procurement, Satu Data dan Satu Peta, penguatan reformasi birokrasi, serta 19 peningkatan kualitas layanan publik, seperti melalui Mal Pelayanan Publik.

Upaya perbaikan birokrasi tersebut telah meningkatkan peringkat Government Effectiveness Index Indonesia, dari peringkat 103 pada 2015 menjadi peringkat 86 pada 2016 atau naik 17 peringkat.

Dalam RAPBN tahun 2019, pemerintah merencanakan belanja negara mencapai sebesar Rp2.439,7 triliun atau sekitar 15 persen dari produk domestik bruto Indonesia.

''Jumlah tersebut 10 persen lebih tinggi dari perkiraan realisasi belanja negara di tahun 2018 atau meningkat 37,3 persen jika dibandingkan dengan belanja negara di tahun 2014, sebesar Rp1.777,2 triliun,'' kata Presiden Jokowi dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPR Bambang Soesatyo.

Menurut Kepala Negara, kualitas belanja negara akan semakin ditingkatkan dan fokus untuk memacu perekonomian dan menciptakan kesejahteraan rakyat yang makin merata dan adil.

Karena itu, belanja negara pada 2019 akan diarahkan pada upaya penguatan program perlindungan sosial, peningkatan kualitas sumber daya manusia, percepatan pembangunan infrastruktur, reformasi birokrasi, dan penguatan desentralisasi fiskal.

Pada 2019, pemerintah secara konsisten tetap berupaya untuk menggali sumber pendapatan secara realistis dan berkeadilan, menjaga iklim investasi, melakukan konservasi lingkungan, dan melakukan perbaikan kualitas pelayanan publik.

Pendapatan negara dan hibah diperkirakan sebesar Rp2.142,5 triliun yang meliputi penerimaan perpajakan sebesar Rp1.781 triliun, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp361,1 triliun, dan hibah sebesar Rp0,4 triliun.

Pendapatan negara dan hibah pada 2019 menunjukkan kenaikan 12,6 persen dari perkiraan tahun 2018. Bahkan, naik 38,2 persen dari pendapatan dan hibah di tahun 2014 sebesar Rp1.550,5 triliun.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww