Polisi Tewas Setelah Ditusuk Penyelundup Narkoba Berkali-kali

Polisi Tewas Setelah Ditusuk Penyelundup Narkoba Berkali-kali
Ilustrasi penusukan. (int)
Minggu, 26 Agustus 2018 20:43 WIB
JAKARTA - Anggota Polres Aceh Utara Brigadir Faisal, ditusuk penyelundup narkoba menggunakan senjata tajam, di Pantai Bantayan, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (26/8). Akibat tusukan tersebut, Faisal kehilangan nyawanya.

Dikutip dari okezone.com, Kabid Humas Polda Aceh, AKBP Misbahul Munauwar, menjelaskan, peristiwa ini bermula ketika petugas mendapatkan informasi bahwa ada kelompok bersenjata hendak menyelundupkan narkoba jenis sabu-sabu, menggunakan kapal nelayan.

Lalu korban bersama rekannya, Bripka Irwansyah, ditugaskan untuk melakukan pemantauan. Sekira pukul 01.00 WIB, ada kapal nelayan bersandar di Pantai Bantayan. Kedua anggota polisi ini pun berangkat ke lokasi untuk memastikannya.

Sebelum sampai ke lokasi, ternyata ada kelompok orang yang diduga rekan penyelundup sabu menghadang kedua anggota polisi yang sedang bertugas ini.

Saat itulah sekelompok orang itu menyerang kedua anggota polisi ini, hingga Brigadir Faisal tewas di tempat, setelah mengalami luka tusuk di mata, perut dan bahu.

''Kita dapat info awal, kelompok yang membunuh anggota kita itu, sedang menyelundupkan sabu, lalu hendak dilakukan penyergapan dan langsung ditikam oleh mereka, hingga nyawanya melayang,'' kata Kabid Humas Polda Aceh, AKBP Misbahul Munauwar, Minggu (26/8).

''Menurut keterangan dokter ia ditikam di mata, di bahu dan perut,'' sebutnya.

Katanya, lokasi yang hendak dituju petugas dan sering kedapatan penyelundupan barang haram melalu jalur adalah Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Melalui TPI itu sering kedapatan diselundupkan bawang merah ilegal hingga sabu.

Katanya, untuk melakukan pengejaran kelompok yang menyerang dua anggota polisi ini. Personel Polres Aceh Utara sudah menurunkan tim penuh.

''Pelakunya banyak, kita tak tahu jumlahnya, mereka jelas bawa sabu, kita sedang lakukan pengejaran,'' ujarnya.

Jasad korban sudah dibawa pulang ke Meureudu, Kabupaten Pidie untuk dikebumikan di kampung halamannya. Kabid Humas Polda Aceh meminta doa dari masyarakat agar pelaku bisa cepat ditangkap.***

Editor:hasan b
Sumber:okezone.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww