Polisi Tewas Setelah Dianiaya 2 Seniornya Gara-gara Diajak Istri Pelaku Makan Siang

Polisi Tewas Setelah Dianiaya 2 Seniornya Gara-gara Diajak Istri Pelaku Makan Siang
Bripda Muh Fathurrahman Ismail (kiri) dan dua polisi yang menganiayanya. (tribunnews.com)
Selasa, 04 September 2018 19:13 WIB
KENDARI - Anggota Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) Bripda Muh Fathurrahman Ismail meninggal dunia Senin (3/9/2018) dini hari.

Fathurramhan tewas setelah dianiaya dua seniornya, yakni Bripda Z dan Bripda F di barak Dalmas Polda Sultra. Kedua pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain.

Dikutip dari tribunvideo.com, Kabid Humas Polda Sultra AKBP Harry Goldenhardt mengatakan, penganiayaan tersebut terjadi disebabkan Bripda Z merasa cemburu kepada Fathurrahman.

Bripda Z marah, karena istrinya makan siang bersama korban. Korban juga telah mengaku kepada pelaku jika dirinya diajak makan oleh istri pelaku dua minggu yang lalu.

Dari situlah, kata Harry, korban merasa cemburu, hingga pada Senin (3/9/2018), pelaku mendatangi korban di barak dan menginterogasinya.

Kemudian terjadilah penganiayaan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Harry membantah informasi yang menyebutkan bahwa korban dan istri pelaku memiliki hubungan asmara. Hal tersebut juga telah dikonfirmasi ke pelaku.

''Kedua pelaku dikenai ancaman Pasal 351 subsider Pasal 354 KUHP terkait penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang. Keduanya menjalani pemeriksaan kode etik dan pidana umum,'' kata Harry.***

Editor:hasan b
Sumber:tribunvideo.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoNews Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoNews Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoNews Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoNews Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoNews Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoNews Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoNews Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoNews Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoNews Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoNews Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoNews Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoNews Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoNews Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoNews KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoNews KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoNews Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
GoNews Dukung Prabowo-Sandi, Keponakan JK Minta Maaf ke Partai Golkar
wwwwww