Ustaz di Tangerang Dibacok Saat Mengajar Anak-anak Mengaji di Ponpes

Ustaz di Tangerang Dibacok Saat Mengajar Anak-anak Mengaji di Ponpes
Ardat, pelaku pembacokan terhadap Ustaz Ahmad Rosadi saat diamankan di kantor kepolisian. (sindonews.com)
Kamis, 06 September 2018 19:06 WIB
TANGERANG - Ustaz Ahmad Rosadi (32), warga Kampung Suka Damai, RT05/07, Desa Pangkalan, Teluknaga Kabupaten Tangerang, Banten, menjadi korban pembacokan, Rabu (8/9/2018) malam.

Dikutip dari sindonews.com, Ustaz Ahmad Rosadi dibacok saat mengajar mengaji di Pondok Pesantren Darul Itida Assalapi.

Kasat Reskrim Polrestro Tangerang AKBP Deddy Supriyadi mengatakan, pelaku pembacokan bernama Ardat, warga sekitar dan antara korban dengan pelaku masih saudara.

''Korban dan pelaku memiliki hubungan saudara, yaitu sepupu. Informasi pihak keluarga, pelaku pernah mengalami gangguan kejiwaan,'' kata Dedy kepada Sindonews, Kamis siang.

Meski demikian, pelaku tetap ditangkap oleh petugas kepolisian dan akan dilakukan pemeriksaan. Termasuk memeriksa psikologi pelaku. Jika pelaku sakit jiwa, maka akan dibawa dan dirawat di RS Jiwa.

''Pelaku sudah dibawa dan diamankan ke Polres Tangerang Kota untuk proses penyidikan. Sementara korban masih dirawat di RSUD Tangerang,'' ungkap Dedy.

Sementara itu, akibat pembacokan ini Ahmad Rosadi mengalami luka bacok yang cukup panjang di belakang. Kepada petugas, Rosadi mengaku tidak pernah ada masalah dengan pelaku pembacokan.

''Saya tidak pernah ada masalah dengan pelaku. Selama ini saya baik-baik saja dengan semua. Saya juga tidak tahu, kenapa pelaku membacok saya,'' paparnya.

Rosadi menuturkan, saat kejadian sedang mengajar anak-anak mengaji. Saat itu, sekira pukul 19.30 WIB, tiba-tiba saja pelaku datang dan langsung membacok kepala bagian belakang Rosadi.

''Saat itu saya langsung teriak dan lari minta tolong. Anak-anak yang belajar ngaji juga langsung berlarian ketakutan. Warga langsung datang menolong dan menangkap pelaku pembacokan,'' tuturnya Rosadi.

Selanjutnya, korban dibawa para tetangga ke RS Mitra Husada untuk perawatan. Namun, dirujuk ke RSUD Tangerang. Hingga kini, korban masih menjalani perawatan. ***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Suara Prabowo di TPS 7 Cilowong Ditambah 600 pada Situng KPU
GoNews Minta Maruf Amin Mundur Sebagai Capres, MUI Sorong: Untuk Hindari Dosa Lebih Besar
GoNews KawalPemilu Temukan C1 Diubah Sebelum Masuk Situng KPU, Terjadi di Jatim, Aceh, DKI dan Bengkulu, Semua Rugikan 02
GoNews C1 TPS 04 Banjar Talela Dicoret Sebelum Diunggah ke Website KPU, Semua Suara Prabowo Dipindahkan ke Jokowi
GoNews Pada C1 TPS 09 Demang Sari Suara Jokowi 104, di Website KPU Ditulis 704
GoNews Pria Ini Tuduh Mantan Pacar Sengaja Hancurkan Organ Intimnya Saat Berhubungan
GoNews Dirut PLN Sofyan Basir Jadi Tersangka Kasus Korupsi PLTU Riau 1
GoNews Sandi Tegaskan Tak Akan Menjabat Wagub DKI Lagi
GoNews Suara Jokowi di TPS 04 Petak Kaja 183, pada Website KPU Ditulis 1.833, Ditambah 1.650 Suara
GoNews KPU Salah Input, Suara Jokowi dan Prabowo Menggelembung di TPS 13 Wargamekar
GoNews Perolehan Suara di TPS 03 Taba Ditukar, pada C1 Prabowo 146, Jokowi 45, di Data KPU Sebaliknya
GoNews Bakar Kotak dan Surat Suara, Caleg PDIP Ditangkap Saat Bersembunyi
GoNews Bowo Sidik Akui Terima Suap Rp2 M dari Mendag untuk Amankan Permendag Gula Rafinasi
GoNews KPU Salah Input, Suara Prabowo di TPS 30 Bojongsari Ditulis 3, Jokowi 211, Padahal Prabowo 148, Jokowi 63
GoNews Di 2 TPS Ini Suara Prabowo Dikurangi 200, Jokowi Ditambah 500, Kesalahan Belum Diperbaiki KPU
GoNews Pada C1 TPS 18 Malakasari Prabowo Dapat Suara 130, Jokowi 53, di Situng KPU Tertulis Prabowo Hanya 30, Jokowi 553
GoNews Prabowo Peroleh 506 Suara di TPS 016 Bangil, Sempat Diragukan Kawalpemilu, Ternyata Valid
GoNews Jumlah Korban Teror Bom di Sri Lanka Bertambah, 207 Orang Tewas dan 450 Terluka
wwwwww