Bus Terjun ke Jurang Sedalam 30 Meter di Sukabumi, 17 Penumpang Tewas dan 14 Luka-luka

Bus Terjun ke Jurang Sedalam 30 Meter di Sukabumi, 17 Penumpang Tewas dan 14 Luka-luka
Bus rombongan karyawan PT Catur Group Bogor terjun ke jurang di jalur Cikidang-Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Sabtu siang. (tribunnews)
Sabtu, 08 September 2018 19:44 WIB
SUKABUMI - Sebuah bus bermuatan rombongan karyawan PT Catur Group Bogor terjun ke jurang sedalam 30 meter di jalur Cikidang-Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (8/9/2018) siang.

Dikutip dari tribunnews.com, menurut data sementara, sebanyak 17 orang tewas akibat kecelakaan tersebut.

''Data sementara, ada 31 korban. 17 Orang dinyatakan meninggal dunia, 2 orang kritis, dan 12 orang luka-luka,'' kata Koordinator Humas Basarnas Jabar, Joshua Banjarnahor, Sabtu (8/9/2018) mengutip Tribun Jabar.

''Jurangnya tidak terjal, jadi semua ada estimasi bila dihitung dari bagian yang landai bisa kurang lebih 30 meter,'' katanya.

Sopir Kehilangan Kontrol

Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi mengatakan, kecelakaan bus yang mengangkut puluhan karyawan PT Catur Putra Group itu terjadi saat bus menuju lokasi wisata arung jeram di wilayah Cikidang 

Bus bernomor polisi B 7025 SGA mengangkut rombongan karyawan dari perusahaan PT Catur Putra Group Bogor yang akan menggelar acara gathering di salah satu tempat arum jeram di Cikidang.

Namun sebelum mencapai lokasi tujuan, bus hilang kendali dan masuk jurang.

AKBP Nasriadi mengungkapkan, penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan. Namun dugaan sementara sopir tidak bisa mengontrol kendaraanya, padahal kendaraan berada di turunan jalan letter S yang curam.

''Tepatnya di letter S, sopir tidak bisa mengontrol kendaraannya. Seharusnya sopir mengerem atau mengganti gigi akibatnya kendaraan langsung masuk ke jurang. Dalamnya jurang dari jalan sekitar 25-30 meter,'' ujarnya.

Menurut dia, seluruh korban sudah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Palabuhanratu, RSUD Sekarwangi dan sebagaian lagi mendapat perawatan di Puskemas Cikidang.

''Sampai saat ini kita masih menunggu hasil pendataan. Apakah ada korban yang bertambah yang meninggal dunia di perjalanan atau meninggal dunia di rumah sakit atau ada korban selamat,'' tandasnya. ***

Editor:hasan b
Sumber:triibunnews.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww