Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
Peristiwa
18 jam yang lalu
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
2
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
Politik
19 jam yang lalu
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
3
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
Umum
18 jam yang lalu
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
4
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
Politik
18 jam yang lalu
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
5
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
Hukum
19 jam yang lalu
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
6
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Kesehatan
18 jam yang lalu
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal

Dokter Cantik Ini Wakili Indonesia pada KTT PBB

Dokter Cantik Ini Wakili Indonesia pada KTT PBB
Dokter Sonia Wibisono. (liputan6.com)
Jum'at, 14 September 2018 11:37 WIB
JAKARTA - Indonesia mengirim delegasi ke Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang akan berlangsung di New York, Amerika Serikat pada 26 September hingga Oktober mendatang. Dokter Sonia Wibisono termasuk dalam delegasi Indonesia tersebut.

Dikutip dari liputan6.com, kehadiran dokter berparas cantik itu sebagai anggota delegasi Indonesia bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Kesehatan Prof Dr Nila Moeloek, Menko PMK Puan Maharani dan pejabat terkait lainnya, pada pertemuan tingkat tinggi pertama Majelis Umum PBB itu untuk membicarakan upaya memberantas TBC.

Sejumlah kepala negara, termasuk Presiden AS Donald Trump akan menghadiri rapat tinggi ini karena TBC merupakan penyakit infeksi yang masih sangat tinggi di berbagai negara dengan pencegahan dan penanganan yang sangat sulit.

''Saya akan hadir sebagai delegasi Indonesia dalam rapat tinggi PBB di New York, yang mewakili masyarakat sipil untuk membentuk suatu kelompok kerja masyarakat sipil perwakilan rapat tinggi PBB,'' ujar Sonia Wibisono dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (13/9/2018).

Menurut Sonia Wibisono, Indonesia merupakan negara kedua tertinggi penderita TBC-nya setelah India dan setiap hari 300 orang meninggal karena TBC. 

''Kita harus bersemangat tinggi bersama sama kita membantu pemberantasan TBC ini, karena bisa mengenai semua kalangan, bawah menengah maupun atas,'' ujarnya.

Terkait TBC, Sonia Wibisono mengaku punya pengalaman yang menyedihkan. Yakni saat ada saudaranya yang terserang penyakit ini. Padahal, lingkungan rumahnya bersih. Tetapi karena di lingkungan pergaulannya ada yang terdeteksi mengidap penyakit ini ditambah kebetulan kondisi daya tahan tubuh yang sedang menurun. 

''Penyakit TBC (tuberculosis) masih banyak sekali di Indonesia, sebabnya karena kuman mycobacterium tuberculosis ini gampang menular dari satu orang ke orang lain serta orang dengan daya tahan tubuh yang rendah,'' ujarnya.

''Saya berharap masyarakat bisa berperan serta dengan membantu memberikan informasinya yang berkaitan dengan itu, sehingga persoalan ini bisa saya sampaikan dan bahas di pertemuan tersebut,'' pungkasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:Ragam

wwwwww