Dokter Cantik Ini Wakili Indonesia pada KTT PBB

Dokter Cantik Ini Wakili Indonesia pada KTT PBB
Dokter Sonia Wibisono. (liputan6.com)
Jum'at, 14 September 2018 11:37 WIB
JAKARTA - Indonesia mengirim delegasi ke Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang akan berlangsung di New York, Amerika Serikat pada 26 September hingga Oktober mendatang. Dokter Sonia Wibisono termasuk dalam delegasi Indonesia tersebut.

Dikutip dari liputan6.com, kehadiran dokter berparas cantik itu sebagai anggota delegasi Indonesia bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Kesehatan Prof Dr Nila Moeloek, Menko PMK Puan Maharani dan pejabat terkait lainnya, pada pertemuan tingkat tinggi pertama Majelis Umum PBB itu untuk membicarakan upaya memberantas TBC.

Sejumlah kepala negara, termasuk Presiden AS Donald Trump akan menghadiri rapat tinggi ini karena TBC merupakan penyakit infeksi yang masih sangat tinggi di berbagai negara dengan pencegahan dan penanganan yang sangat sulit.

''Saya akan hadir sebagai delegasi Indonesia dalam rapat tinggi PBB di New York, yang mewakili masyarakat sipil untuk membentuk suatu kelompok kerja masyarakat sipil perwakilan rapat tinggi PBB,'' ujar Sonia Wibisono dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (13/9/2018).

Menurut Sonia Wibisono, Indonesia merupakan negara kedua tertinggi penderita TBC-nya setelah India dan setiap hari 300 orang meninggal karena TBC. 

''Kita harus bersemangat tinggi bersama sama kita membantu pemberantasan TBC ini, karena bisa mengenai semua kalangan, bawah menengah maupun atas,'' ujarnya.

Terkait TBC, Sonia Wibisono mengaku punya pengalaman yang menyedihkan. Yakni saat ada saudaranya yang terserang penyakit ini. Padahal, lingkungan rumahnya bersih. Tetapi karena di lingkungan pergaulannya ada yang terdeteksi mengidap penyakit ini ditambah kebetulan kondisi daya tahan tubuh yang sedang menurun. 

''Penyakit TBC (tuberculosis) masih banyak sekali di Indonesia, sebabnya karena kuman mycobacterium tuberculosis ini gampang menular dari satu orang ke orang lain serta orang dengan daya tahan tubuh yang rendah,'' ujarnya.

''Saya berharap masyarakat bisa berperan serta dengan membantu memberikan informasinya yang berkaitan dengan itu, sehingga persoalan ini bisa saya sampaikan dan bahas di pertemuan tersebut,'' pungkasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww