Sultan Yogyakarta Memilih Menepi Saat Konvoi Kampanye Bermotor Melintas

Sultan Yogyakarta Memilih Menepi Saat Konvoi Kampanye Bermotor Melintas
Sultan Hamengkubuwono X. (tribunnews)
Senin, 08 Oktober 2018 12:13 WIB
YOGYAKARTA - Mobil yang ditumpangi Sultan Yogyakarta sekaligus Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X memilih menepi ketika konvoi kampanye bermotor melintas.

Dikutip dari grid.id, Video yang menunjukkan sikap rendah hati orang nomor satu Yogyakarta itu diunggah oleh akun Twitter putri keempat Sri Sultan Hamengkubuwono X, GKR Hayu.

Kejadian rombongan Sri Sultan Hamengkubuwono X mengalah dan menepi dari konvoi kampanye bermotor tersebut diduga terjadi di salah satu jalan utama di wilayah Kota Yogyakarta.

Video tersebut diunggah akun @GKRHayu Minggu kemarin (7/10/2018) pada pukul 13.10 WIB. Video ini diunggah dalam tweet kedua di sebuah utas atau thread @GKRHayu.

Dalam awal utas, GKR Hayu mengungkapkan keheranannya soal kampanye bermotor yang kerap meresahkan warga tersebut.

''Masih zaman to kampanye mbleyer2 motor kie?'' tulis istri dari KPH Notonegoro ini.

Sekadar informasi, ''mbleyer'' adalah istilah dalam bahasa Jawa yang merupakan serapan dari kata ''blayer''. Kata ini berarti memainkan gas motor sehingga akan menghasilkan suara yang meraung-raung.

Dalam tweet selanjutnya yang disertakan dengan video, GKR Hayu menulis, ''Mending mlipir (minggir-red.) ya kl ketemu beginian.''

Dalam video nampak Sri Sultan Hamengkubuwono X tengah duduk di kursi penumpang tengah di sisi kanan.

Sementara itu, di sisi kiri nampak istri dari Sri Sultan Hamengkubuwono X, GKR Hemas.

Pengemudi mobil rombongan Sri Sultan Hamengkubuwono X ini nampak ragu untuk berjalan beriringan dengan konvoi kampanye bermotor yang dilakukan oleh sejumlah orang berpakaian hitam.

Diduga konvoi kampanye bermotor ini dilakukan oleh simpatisan sebuah partai politik, namun hal ini belum bisa dipastikan kebenarannya.

''Belok kiri aja,'' ungkap sebuah suara yang diduga diucapkan oleh GKR Hemas.

''Nggak pa-pa, udah belok kiri,'' lanjut suara tersebut.

Setelah mendapatkan instruksi untuk belok kiri, sang Pengemudi pun pelan-pelan kembali menjalankan mobilnya.

Sesaat kemudian, nampak pengemudi tersebut membelokkan setir ke arah kiri.

Beragam reaksi pun muncul melihat fenomena yang cukup membuat orang geleng-geleng kepala ini.

Dalam rangkaian utas yang sama, pengguna Twitter lain nampak menyampaikan keprihatinannya terkait konvoi kampanye bermotor.

Keprihatinan ini sebagian besar muncul karena mengingat ada Sultan Keraton Yogyakarta yang ada di dalam mobil.

''Ya Allah, mbak itu yg didalam ada sinuwun.. dan terpaksa menepi..? Luar biasa hormat dengan sinuwun,'' tulis akun @Walid_Jumlad.

''Bilih sami ngertos tg ndalem kreto niku ngarso dalem, saestu sami mak klakep (Jika mereka tahu yang di dalam mobil itu adalah Ngarso Dalem, pasti langsung terdiam),'' tulis @ipunk_margondez.

''Waduh, Ngarso Dalem malah di bleyeri -_-'' tulis @agumtamtama.

''Waduh nda sopan'e sultan di gas gas iku....'' tulis @bagus_ekaputra.

''Smoga Ngarsodalem juga Gusti sedoyo (semua-red.) slalu sehat dan aman dijauhkan dari segala bahaya.,'' tulis @bennyherlena.

Unggahan video GKR Hayu yang berdurasi 19 detik tersebut sudah disaksikan melalui Twitter sebanyak lebih dari 65 ribu kali.

Utas ini juga sudah mendapat re-tweet sejumlah lebih dari 700 dari para pengguna Twitter lainnya.***

Editor:hasan b
Sumber:grid.id
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww