3 Bocah Yatim Piatu Penderita HIV di Samosir Dilarang Sekolah dan Terancam Diusir

3 Bocah Yatim Piatu Penderita HIV di Samosir Dilarang Sekolah dan Terancam Diusir
Senin, 22 Oktober 2018 21:36 WIB
SAMOSIR - Nasib menyedihkan dialami tiga bocah yatim piatu penderita Human Immunodefiency Virus (HIV) Kabupaten Samosir, Sumatera Utara (Sumut). Ketiga bocah malang tersebut tak hanya dilarang sekolah, tapi juga terancam diusir masyarakat.

Ketiga bocah tersebut berinisial H (11), SA (10) dan S (7). Dari tiga anak tersebut, dua diantaraanya perempuan.

Dikutip dari Tribun-Video.com yang melansir VOA, Senin (22/10/2018), Sekretaris Eksekutif Komite AIDS Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Berlina Sibagariang mengatakan, masyarakat merasa khawatir dengan keberadaan tiga anak tersebut.

Mereka takut dirinya dan anaknya tertular HIV, sehingga meminta ketiga bocah tersebut dikeluarkan dari sekolah, bahkan pergi dari Kabupaten Samosir.

Saat ini ketiga bocah tersebut bersekolah di PAUD Welipa dan SDN 2 Nainggolan. Ketiganya merupakan penduduk luar yang didatangkan ke RS HKBP Nainggolan untuk dirawat.

Pemkab Samosir juga telah mendaftarkan ketiga anak tersebut ke sekolah. Namun, baru satu hari masuk, ketiganya tak diizinkan sekolah.

Berlina mengatakan kepada VOA, dia juga mendapat ultimatum dari masyarakat agar ketiga bocah itu meninggalkan Kabupaten Samosir paling lambat Kamis (25/10/2018).

Pihak Komite AIDS HKBP pun sudah melakukan mediasi dengan pihak sekolah ketiga anak tersebut, masyarakat Desa Nainggolan, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir.

Hasil mediasi tersebut berupa saran agar ketiga anak itu dipindahkan sekolah dan menjalani home schooling.

Namun, Komite AIDS HKBP menolak saran tersebut karena hal itu justru akan membuat ketiga anak tersebut semakin merasa terisolasi.

Sementara itu, Bupati Samosir Rapidin Simbolon menyampaikan solusi terkait diadakannya kelas khusus secara terpisah bagi ketiga anak itu.

Terkait memindahkan anak tersebut, Rapidin mengatakan keputusan harus diambil secara hati-hati.

''Jadi kita selamatkan dua-duanya. Baik yang terpapar maupun siswa yang tidak. Perkembangan terakhir masyarakat sudah saya bilang jangan terus gitu main harus pindah. Jangan, kita tunggu dan sabar. Itulah makanya supaya semua memberikan pendapat yang sejuk dan damai,'' katanya, dikutip dari VOA.

Kejadian itu telah menyedot perhatian publik, satu di antaranya diunggah akun Facebook Mey Situmorang, Senin (22/10/2018).

Dalam unggahannya, Mey Situmorang berharap agar pemerintah gencar melakukan sosialisasi terhadap masyarakat terkait penyakit HIV.

Hal tersebut untuk mencegah anak-anak yang tidak berdosa menjadi korban.

Dia mengungkapkan, seharusnya yang dihindari virusnya bukan orangnya.

''Kita berharap agar kita bersama-sama bisa melakukan penyadaran tentang apa dan bagaimana itu HIV/AIDS terlebih di Samosir tempat terjadinya polemik ini, di mana di sana sedang gencar-gencarnya pembangunan dan sedang semangat-semangatnya promosi pariwisata, ini harus disertai dan tidak boleh lepas dan tidak boleh alpa dan jangan lupa untuk berkampanye tentang HIV-Aids,'' tulisnya. ***

Editor:hasan b
Sumber:tribunnews.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Ternyata Perdana Menteri Senior Singapura Lee Kuan Yew Belajar GBHN dari Pak Harto
GoNews Mitsubishi Fokus Kembangkan Model SUV dengan Teknologi Listrik
GoNews Kemenperin Bangun Ekosistem Industri Otomotif Dalam Rangka Produksi Mobil Listrik
GoNews KM Mina Sejati Dibajak 3 ABK-nya, 2 Penumpang Tewas karena Mencebur ke Laut, 18 Belum Diketahui Nasibnya
GoNews Bom Meledak di Pesta Pernikahan, 63 Orang Tewas, Sebagian Korban Wanita dan Anak-anak
GoNews Kakinya Tertusuk Paku Berkarat, Gadis Paskibraka Pembawa Baki Ini Tetap Jalankan Tugasnya Sambil Meringis
GoNews Pejabat Badan Kesbangpol Ini Keterlaluan, Mahasiswa Urus Izin Penelitian Pun Dipungli, Begini Akibatnya
GoNews Ustaz Abdul Somad Dilaporkan Brigade Meo, Begini Kata Kabid Humas Polda NTT
GoNews Batal Jadi Paskibraka karena Digantikan Anak Bupati, Koko Bisa Hadir di Istana dan Bersalaman dengan Jokowi
GoNews Digagalkan Jadi Paskibraka Labuhanbatu, Koko Malah Jadi Petugas Upacara HUT RI di Jakarta dan Hadir di Istana
GoNews Setelah Gas Air Mata Ditembakkan ke Asrama, 43 Mahasiswa Papua Menyerah dan Diangkut ke Mapolrestabes Surabaya
GoNews Kapal Bermuatan 80 Penumpang Terbakar di Perairan Tapulaga, 7 Orang Tewas dan Puluhan Hilang
GoNews Veteran Duduk Paling Belakang Saat Upacara HUT RI di Istana Negara, Cucu Jenderal Sudirman Mengaku Sedih
GoNews 12 Prajurit TNI Dihadang Kelompok Bersenjata di Trans Wamena-Habema, 2 Tertembak
GoNews Diledek Gemuk Ketika Ingin Makan Es Krim, Gadis 14 Tahun Tusuk Pacarnya Hingga Tewas
GoNews Upacara HUT ke-74 RI di Pulau Reklamasi, Anies Baswedan: Ini Tanah Air Kita
GoNews Begini Penampakan Pesawat Bermuatan 233 Penumpang yang Mendarat Darurat di Ladang Jagung
GoNews Kawanan Burung Camar Tersedot Mesin, Pesawat Bermuatan 233 Penumpang Mendarat di Ladang Jagung
wwwwww