Banser Bakar Bendera Tauhid Sambil Nyanyikan Mars NU, Begini Pembelaan Ketum GP Anshor

Banser Bakar Bendera Tauhid Sambil Nyanyikan Mars NU, Begini Pembelaan Ketum GP Anshor
Anggota Banser membakar bendera bertuliskan kalimat tauhid. (islamedia.id)
Senin, 22 Oktober 2018 22:32 WIB
JAKARTA - Belasan aggota Bantuan Serbaguna (Banser) Gerakan Pemuda (GP) Anshor membakar bendera bertuliskan kalimat tauhid sambil menyanyikan Mars Nahdlatul Ulama (NU), di Garut, Jawa Barat, Minggu (21/10). Video aksi tersebut viral di media sosial.

Dikutip dari detik.com, menanggapi aksi para anggota Banser tersebut, Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas, mengatakan, bendera kalimat tauhid yang dibakar tersebut dilihat sebagai bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), ormas yang sudah dibubarkan pemerintah.

''Saya sudah cek teman-teman di Garut, tempat di mana pembakaran itu terjadi. Sudah saya tanyakan juga ke pengurus di sana, teman-teman yang membakar itu melihat bendera tersebut sebagai bendera HTI,'' ujar Yaqut Cholil Qoumas saat dimintai konfirmasi, Senin (22/10/2018).

Bendera HTI memang bertuliskan kalimat tauhid. Bendera HTI memiliki latar warna hitam dengan tulisan putih. Bendera ini biasa dikenal dengan nama 'Ar-Rayah', yang diidentikkan dengan panji perang pada zaman Nabi Muhammad SAW.

Sebagai organisasi, HTI sendiri sudah dibubarkan oleh pemerintah karena dianggap mempunyai paham anti-Pancasila. Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Jakarta menguatkan SK Kemenkum HAM yang membubarkan HTI.

Terkait peristiwa ini, Yaqut mengatakan pembakaran dilakukan juga untuk menghormati dan menjaga kalimat tauhid. Hal itu dilakukan agar tulisan tersebut tak terinjak-injak dan terbuang di tempat yang tak semestinya.

''Membakar bendera yang ada tulisan kalimat tauhid tersebut, hemat saya, teman-teman ingin memperlakukan sebagaimana jika mereka menemukan potongan sobekan mushaf Alquran. Mereka akan bakar sobekan itu demi untuk menghormati dan menjaga agar tidak terinjak-injak atau terbuang di tempat yang tidak semestinya,'' ujar Yaqut membela Banser.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Kumpul di Rumah JK Bahas Pembakaran Bendera Tauhid, Ini 5 Pernyataan Sikap Pimpinan Ormas Islam
GoNews Ketua Harian MUI: Yang Dibakar Banser Itu Kalimat Tauhid, Bukan Bendera HTI
GoNews Banser Bakar Bendera Tauhid, FPI Sebut Tindakan Tidak Beradab
GoNews Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoNews Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoNews Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoNews Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoNews Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoNews Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoNews Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoNews Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoNews Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoNews Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoNews Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoNews Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoNews Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoNews Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoNews KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
wwwwww