Pembunuhan Jurnalis Jamal Khashoggi Diduga Libatkan Jenderal Bintang Tiga

Pembunuhan Jurnalis Jamal Khashoggi Diduga Libatkan Jenderal Bintang Tiga
Letjen Ahmed al-Assiri. (cnnindonesia.com)
Senin, 22 Oktober 2018 20:55 WIB
JAKARTA - Pemerintah Arab Saudi awalnya membantah bahwa jurnalis Jamal Khashoggi dibunuh di Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober 2018 lalu. Namun dua minggu kemudian, Arab Saudi mengakui Khashoggi tewas karena berkelahi di Konsulat Arab Saudi.

Dikutip dari cnnindonesia.com, terungkap pula bahwa wakil kepala badan intelijen Ahmed al-Assiri dan penasihat media kerajaan Saud al-Qahtani, yang dikenal dekat dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman, dipecat oleh Raja Salman. Letnan Jenderal Ahmed al-Assiri adalah salah satu tokoh kunci di lingkaran dalam Putra Mahkota.

Namanya meroket saat diangkat menjadi juru bicara Saudi dan koalisi pimpinan Saudi yang melancarkan perang di Yaman pada Maret 2015.

Selama dua tahun kemudian, ia menjalin kedekatan dengan Pangeran Mohammed bin Salman yang ketika itu menjabat sebagai menteri pertahanan dan menjadi arsitek perang di Yaman.

Dilempar Telur di London

Jenderal Assiri fasih berbahasa Arab, Inggris, dan Prancis dan pintar menjelaskan argumen Saudi saat menjawab tuduhan bahwa militer Saudi semena-mena melakukan pengeboman di Yaman.

Sejumlah pemrotes mencoba menahannya dan melempar telur ke arah Jenderal Assiri sebelum ia memberikan sambutan di London.

Rekaman video memperlihatkan ia sangat marah dan menunjukkan jari tengah untuk mengirim ''pesan provokatif'' kepada para pemrotes.

Tak lama setelah kunjungan di London ini, ia diangkat menjadi wakil kepala badan intelijen Saudi.

Karier Militer

Penunjukan sebagai orang nomor dua di badan intelijen dianggap sebagai penghargaan atas kariernya yang cemerlang di militer. Pencapaian yang luar biasa bagi seseorang yang berasal kota kecil Muhayil di Provinsi Assir, di Saudi barat.

Di dinas kemiliteran ini, Assiri dilaporkan pernah mengenyam pendidikan di akademi militer bergengsi, seperti di Sandhurst (Inggris), West Point (Amerika Serikat), dan St Cyr (Prancis).

Jatuhnya Sang jenderal

Sebagai perwira tinggi, Jenderal Assiri punya wewenang taktis untuk mengambil keputusan namun sejauh mana perannya dalam pembunuhan Jamal Khashoggi belum jelas benar.

Menurut satu sumber yang dikutip media Amerika Serikat, The New York Times, Jenderal Assiri diperkirakan mendapatkan otorisasi lisan dari Pangeran Mohammed bin Salman untuk menangkap Khashoggi dan membawanya ke Saudi untuk diinterogasi.

Sebelum kabar pemecatannya terungkap hari Sabtu (20/10), The New York Times memberitakan bahwa Saudi akan menjadikan Jenderal Assiri sebagai ''kambing hitam'' tewasnya Khashoggi agar perhatian tak mengarah kepada Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman.***

Editor:hasan b
Sumber:cnnindonesia.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Jenazah Jamal Khashoggi Ditemukan di Kebun Konsul Saudi, Dimutilasi dan Wajahnya Dirusak
GoNews Jenazah Jurnalis Jamal Khashoggi Dimasukkan ke Karung dan Dibuang
GoNews Setelah Membantah, Arab Saudi Akui Jurnalis Jamal Khashoggi Dibunuh di Konsulat
GoNews Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoNews Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoNews Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoNews Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoNews Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoNews Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoNews Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoNews Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoNews Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoNews Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoNews Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoNews Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoNews Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoNews Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoNews KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
wwwwww