Jenazah Jurnalis Jamal Khashoggi Dimasukkan ke Karung dan Dibuang

Jenazah Jurnalis Jamal Khashoggi Dimasukkan ke Karung dan Dibuang
Jamal Khashoggi. (dok)
Selasa, 23 Oktober 2018 20:19 WIB
JAKARTA - Setelah dibunuh dalam gedung Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, 2 Oktober lalu, jenazah jurnalis Jamal Khashoggi dimasukkan ke dalam karung, kemudian dibawa dengan mobil keluar konsulat dan dibuang.

Informasi tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir kepada kantor berita Reuters. Jubeir menyatakan, kasus seperti Jamal Khashoggi tak akan pernah terjadi lagi.

Dikutip dari merdeka.com yang melansir laman Hurriyet, Selasa (23/10), dua hari lalu Saudi menyebut pembunuhan Khashoggi adalah sebuah 'kesalahan besar' dan Putra Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman tidak terlibat dengan kasus ini.

Adel al-Jubeir dua hari lalu memberikan pernyataan langsung yang mewakili Riyadh setelah pihak Saudi sempat menyangkal soal kematian Khashoggi tapi kemudian mengakuinya.

''Ini adalah operasi yang bejat. Sejumlah individu melampaui kewenangan dan tanggung jawab yang mereka miliki,'' kata Jubeir seperti disiarkan melalui stasiun televisi AS, Fox.

''Mereka membuat kesalahan ketika membunuh Jamal Khashoggi di dalam konsulat dan mereka mencoba menutupinya,'' kata Jubeir.

Penulis kolom Hurriyet Abdulkadir Selvi kemarin menulis 'tim pembunuh' di konsulat Saudi 'mencekik Khashoggi dalam waktu 7-8 menit'.

Portal berita Turki Haberturk dua hari lalu melaporkan, mayat Khashoggi diserahkan kepada warga lokal yang berasal dari Provinsi Mardin, sebelah tenggara Turki.

Menurut laporan, tersangka yang saat ini tengah diburu oleh polisi Turki, mencoba menghancurkan mayat Khashoggi, bukan menguburkannya di suatu tempat. ***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Jenazah Jamal Khashoggi Ditemukan di Kebun Konsul Saudi, Dimutilasi dan Wajahnya Dirusak
GoNews Pembunuhan Jurnalis Jamal Khashoggi Diduga Libatkan Jenderal Bintang Tiga
GoNews Setelah Membantah, Arab Saudi Akui Jurnalis Jamal Khashoggi Dibunuh di Konsulat
GoNews Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoNews Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoNews Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoNews Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoNews Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoNews Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoNews Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoNews Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoNews Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoNews Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoNews Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoNews Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoNews Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoNews Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoNews KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
wwwwww