Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit Berujung di Pengadilan, DPRD Riau Segera Panggil PTPN V
Hukum
15 jam yang lalu
Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit Berujung di Pengadilan, DPRD Riau Segera Panggil PTPN V
2
Demokrat: Batalkan Proses Hukum Ibu Tiga Anak Pencuri 3 Tandan Buah Sawit, Kami Ganti 10 Tandan
Hukum
16 jam yang lalu
Demokrat: Batalkan Proses Hukum Ibu Tiga Anak Pencuri 3 Tandan Buah Sawit, Kami Ganti 10 Tandan
3
Ini Tiga Masalah Dibalik Kebijakan New Normal Menurut Fadli Zon
Politik
14 jam yang lalu
Ini Tiga Masalah Dibalik Kebijakan New Normal Menurut Fadli Zon
4
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
Hukum
11 jam yang lalu
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
5
Survei Indometer: 34 Nama Potensial ke Nasional, dari Riau Muncul Nama Instiawati Ayus
Politik
19 jam yang lalu
Survei Indometer: 34 Nama Potensial ke Nasional, dari Riau Muncul Nama Instiawati Ayus
6
Misbakhun Yakin New Normal Akan Bangkitkan Ekonomi Nasional di Masa Pandemi Covid-19
Politik
15 jam yang lalu
Misbakhun Yakin New Normal Akan Bangkitkan Ekonomi Nasional di Masa Pandemi Covid-19

Diduga Jual-Beli Jabatan, Bupati Cirebon Kena OTT KPK Usai Mutasi Pejabat

Diduga Jual-Beli Jabatan, Bupati Cirebon Kena OTT KPK Usai Mutasi Pejabat
Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra. (detik.com)
Kamis, 25 Oktober 2018 08:17 WIB
JAKARTA - Tim Satgas Penindakan Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Cirebon, Jawa Barat, Sunjaya Purwadi Sastra dan enam orang lainnya, di Cirebon, Rabu (24/10).

Dikutip dari liputan6.com, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, OTT tersebut terkait dengan dugaan jual-beli jabatan. ''Terkait dengan jual beli jabatan,'' ujar Basaria Panjaitan saat dikonfirmasi Liputan6.com, Rabu malam.

Tim penindakan, kata Basaria, juga mengamankan uang dalam OTT tersebut. ''Ada unsur kepala daerah yang ikut diamankan. Tunggu konferensi pers besok. Uang belum (dihitung), tapi miliaran,'' kata dia.

Usai Mutasi Pejabat

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Mustofa mengaku belum tahu persis apa penyebab tertangkapnya Sunjaya.

''Saya hanya mendapatkan informasi bahwa benar ada OTT detailnya saya kurang tahu,'' kata Mustofa, Rabu.

Mustofa mengaku belum menentukan sikap terkait penangkapan Sunjaya. Dia juga belum bisa memastikan OTT tersebut karena jual beli jabatan. Mustofa menyebutkan, sebelum OTT, Sunjaya sempat memutasi pejabat Pemkab Cirebon.

''Mutasi sebelum OTT, jadi saya belum memastikan OTT itu karena jual beli jabatan atau lainnya,'' kata Mustofa.

Mustofa mengaku masih berkoordinasi dengan Sekda Kabupaten Cirebon terkait langkah yang akan diambil pemerintah daerah. Dia juga belum bisa memastikan akan menjenguk Sunjaya ke Jakarta.***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:Ragam

wwwwww