Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
Hukum
22 jam yang lalu
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
2
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
Hukum
22 jam yang lalu
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
3
DPR Mulai Uji Coba Teknis Pemggunaan 'Smartcard'
DPR RI
22 jam yang lalu
DPR Mulai Uji Coba Teknis Pemggunaan Smartcard
4
Masuk Jakarta tanpa SIKM harus Tes Swab Biaya Sendiri Sekitar Rp1,2 juta
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Masuk Jakarta tanpa SIKM harus Tes Swab Biaya Sendiri Sekitar Rp1,2 juta
5
Viral, Tak Mampu Beli Susu, Seorang Ayah Serahkan 2 Anaknya ke Petugas PSBB
Peristiwa
22 jam yang lalu
Viral, Tak Mampu Beli Susu, Seorang Ayah Serahkan 2 Anaknya ke Petugas PSBB
6
Status Darurat Covid-19 Diperpanjang di Tengah Gaung 'New Normal'
GoNews Group
23 jam yang lalu
Status Darurat Covid-19 Diperpanjang di Tengah Gaung New Normal

Korban Pemerkosaan, Bocah 13 Tahun Lahirkan Bayi Kembar 3

Korban Pemerkosaan, Bocah 13 Tahun Lahirkan Bayi Kembar 3
FLP, bocah 13 tahun di Guatemala yang melahirkan bayi kembar 3. (tribunnews.com)
Kamis, 25 Oktober 2018 23:43 WIB
GUATEMALA - FLP, seorang bocah perempuan berusia 13 tahun di Guatemala melahirkan bayi kembar tiga. Remaja ini hamil karena diperkosa seorang pria penjual permen di pinggir jalan di kota Momostenango, Guatemala.

Dikutip dari tribunvideo.com, gadis ini awalnya tak menyadari bahwa ia mengandung. Bahkan setelah perutnya membesar, ia masih belum tahu dirinya hamil. Dia sangat terkejut ketika tiba-tiba merasa hendak melahirkan.

Dilansir dailymail, tiga bayi kembar yang dilahirkan FLP hanya memiliki berat masing-masing sekitar 1 kg.

Dua bayi yang lahir pertama dan kedua meninggal setelah sempat dilarikan ke unit gawat darurat.

Kini gadis tersebut berjuang merawat satu bayinya dengan kondisi ekonomi yang memprihatinkan.

FLP hidup bersama ibu dan tujuh saudara laki-lakinya di sebuah rumah yang terbuat dari papan.

Ia masih harus bolak-balik ke rumah sakit karena bayinya masih membutuhan perawatan intensif.

Observatory on Sexual and Reproductive Health of Guatemala (Osar) turut menyoroti kasus FLP.

Osar menyebut kasus FLP hanya salah satu dari 2.102 kehamilan yang melibatkan gadis berusia antara 10 hingga 14 tahun, antara Januari hingga Juli tahun ini di Guatemala.***

Editor:hasan b
Sumber:tribunvideo.com
Kategori:Ragam

wwwwww