Komunitas Muslim Inggris Beli Bar dan Menjadikannya Masjid

Komunitas Muslim Inggris Beli Bar dan Menjadikannya Masjid
Bar The Five Bells di area St Mary's Squaredi, Newmarket, Cambridge, Inggris, yang dibeli komunitas Muslim untuk dijadikan masjid dan pusat kebudayaan Islam. (republika.co.id)
Jum'at, 26 Oktober 2018 08:17 WIB
NEWMARKET - Komunitas Muslim membeli bar yang bernama The Five Bells di area St Mary's Squaredi, Newmarket, Cambridge, Inggris, kemudian menjadikannya sebagai masjid dan pusat kebudayaan Islam.

Dikutip dari republika.co.id, Wakil Ketua Forum Antar-iman di Newmarket, Maqsood Mohammad mengatakan rencananya, selain tempat ibadah dan pusat kebudayaan Islam, tempat ini juga akan dibuka untuk pendidikan anak-anak dan keluarga muslim di Newmarket.

''Islamic Centre ini akan terbuka untuk semua orang, semua anak dan keluarga akan diterima di Newmarket. Dan ini akan menjadi pusat komunitas, bukan hanya untuk Muslim,'' ujar Maqsood dirilis dari cambridge-news.co.uk, Kamis (25/10).

Mantan pemilik bar, Admiral Taverns, mengatakan bar itu telah dijual minggu ini.  Admiral Taverns mengatakan alasannya melepas pub ini untuk masjid dan Islamic Center karena bisnis bar yang semakin sulit.

''Kami tidak lagi percaya bahwa bar ini memiliki masa depan jangka panjang yang layak. Setelah mempertimbangkan dengan hati-hati, bar ini akhirnya harus dijual,'' katanya.

Kebutuhan masjid di Inggris semakin besar di tengah pertumbuhan umat Islam yang tinggi di Inggris. Dalam beberapa dekade terakhir cukup banyak bangunan di Inggris yang berubah menjadi masjid dan Islamic Center.

Bukan hanya di wilayah perkotaan, peralihan bangunan menjadi masjid bahkan terjadi di beberapa wilayah yang termasuk wilayah pinggiran kota di Inggris. Dalam sebuah laporan menunjukkan ratusan gereja telah ditutup di London sementara hampir puluhan masjid telah dibuka.

Laporan Gatestone Institute mengungkapkan bahwa setidaknya 500 gereja telah ditutup dalam beberapa tahun terakhir. Sebagian tempat tersebut banyak yang beralih ke rumah pribadi atau bar.

Catatan sipil di London menurut studi Pew terbaru nama depan 'Muhammad' dari bayi yang lahir di Inggris terus meningkat. Bahkan nama ''Muhammad'' menjadi nama bayi paling populer di Inggris pada tahun 2012.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoNews Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoNews Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoNews Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoNews Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoNews Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoNews Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoNews Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoNews Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoNews Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoNews Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoNews Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoNews Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoNews Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoNews KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoNews KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoNews Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
GoNews Dukung Prabowo-Sandi, Keponakan JK Minta Maaf ke Partai Golkar
wwwwww