Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
Politik
24 jam yang lalu
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
2
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat 'New Normal' dengan...
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat New Normal dengan...
3
WOM Kembalikan Motor Ojol yang Sempat Ditarik
Ekonomi
21 jam yang lalu
WOM Kembalikan Motor Ojol yang Sempat Ditarik
4
Indonesia Belum Siap Hadapi 'New Normal' menurut Pakar Kesehatan Masyarakat
Kesehatan
21 jam yang lalu
Indonesia Belum Siap Hadapi New Normal menurut Pakar Kesehatan Masyarakat
5
8 atau 5 Juni Mal Jakarta Dibuka Kembali, APPBI Siap Ikuti Pemerintah
Ekonomi
20 jam yang lalu
8 atau 5 Juni Mal Jakarta Dibuka Kembali, APPBI Siap Ikuti Pemerintah
6
Taat PSBB, Warga Pilih Berdoa di Rumah meski TPU di Depan Mata
Lingkungan
20 jam yang lalu
Taat PSBB, Warga Pilih Berdoa di Rumah meski TPU di Depan Mata

Komunitas Muslim Inggris Beli Bar dan Menjadikannya Masjid

Komunitas Muslim Inggris Beli Bar dan Menjadikannya Masjid
Bar The Five Bells di area St Mary's Squaredi, Newmarket, Cambridge, Inggris, yang dibeli komunitas Muslim untuk dijadikan masjid dan pusat kebudayaan Islam. (republika.co.id)
Jum'at, 26 Oktober 2018 08:17 WIB
NEWMARKET - Komunitas Muslim membeli bar yang bernama The Five Bells di area St Mary's Squaredi, Newmarket, Cambridge, Inggris, kemudian menjadikannya sebagai masjid dan pusat kebudayaan Islam.

Dikutip dari republika.co.id, Wakil Ketua Forum Antar-iman di Newmarket, Maqsood Mohammad mengatakan rencananya, selain tempat ibadah dan pusat kebudayaan Islam, tempat ini juga akan dibuka untuk pendidikan anak-anak dan keluarga muslim di Newmarket.

''Islamic Centre ini akan terbuka untuk semua orang, semua anak dan keluarga akan diterima di Newmarket. Dan ini akan menjadi pusat komunitas, bukan hanya untuk Muslim,'' ujar Maqsood dirilis dari cambridge-news.co.uk, Kamis (25/10).

Mantan pemilik bar, Admiral Taverns, mengatakan bar itu telah dijual minggu ini.  Admiral Taverns mengatakan alasannya melepas pub ini untuk masjid dan Islamic Center karena bisnis bar yang semakin sulit.

''Kami tidak lagi percaya bahwa bar ini memiliki masa depan jangka panjang yang layak. Setelah mempertimbangkan dengan hati-hati, bar ini akhirnya harus dijual,'' katanya.

Kebutuhan masjid di Inggris semakin besar di tengah pertumbuhan umat Islam yang tinggi di Inggris. Dalam beberapa dekade terakhir cukup banyak bangunan di Inggris yang berubah menjadi masjid dan Islamic Center.

Bukan hanya di wilayah perkotaan, peralihan bangunan menjadi masjid bahkan terjadi di beberapa wilayah yang termasuk wilayah pinggiran kota di Inggris. Dalam sebuah laporan menunjukkan ratusan gereja telah ditutup di London sementara hampir puluhan masjid telah dibuka.

Laporan Gatestone Institute mengungkapkan bahwa setidaknya 500 gereja telah ditutup dalam beberapa tahun terakhir. Sebagian tempat tersebut banyak yang beralih ke rumah pribadi atau bar.

Catatan sipil di London menurut studi Pew terbaru nama depan 'Muhammad' dari bayi yang lahir di Inggris terus meningkat. Bahkan nama ''Muhammad'' menjadi nama bayi paling populer di Inggris pada tahun 2012.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam

wwwwww