Massa Aksi Bela Tauhid Sempat Berhenti di Depan Kantor GP Ansor

Massa Aksi Bela Tauhid Sempat Berhenti di Depan Kantor GP Ansor
Ribuan umat Islam melakukan Aksi Bela Tauhid di depan Patung Kuda, Jumat. (suara.com)
Jum'at, 26 Oktober 2018 18:27 WIB
JAKARTA - Ribuan umat Islam melakukan Aksi Bela Tauhid di Jakarta, Jumat (26/10/2018). Ribuan massa yang tergabung dalam Barsian Nasional Pembela Tauhid itu memulai aksinya usai shalat Jumat.

Dikutip dari suara.com, usai shalat Jumat, mereka berkumpul di Patung Kuda, tepatnya di depan gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwiasat, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Mayoriras masa menggunakan pakaian serba putih dan hitam, meneriakkan ''Allahuakbar'' dan ''Lailahaillallah'' dengan lantang.

Massa membawa bendera Tauhid berwarna hitam dan putih, mirip bendera yang dibakar Banser NU di Garut, Jawa Barat, beberapa hari lalu.

''Kalau Bendera Merah Putih kita kibarkan dengan bangga, maka Bendeta Tauhid harus ditegakan setegak-tegaknya,'' ujar orator di tengah aksi..

Petugas kepolisian dari Polda Metro Jaya terlihat melakukan penjagaan di seputaran Patung Kuda.

Berhenti di Depan Kantor GP Ansor

Dikutip dari merdeka.com, massa Aksi Bela Tauhid berhenti di depan Kantor GP Ansor, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (26/10) sore. Akibatnya, lalu lintas dari arah Senen tersendat.

Massa memadati ruas jalan di depan Kantor GP Ansor sekitar pukul 16.20 WIB. Mereka merupakan sebagian massa yang pulang setelah mengikuti aksi di depan Kantor Kemenkopolhukam.

Tidak ada orasi, namun beberapa kali massa meneriakkan takbir. Mereka juga menyanyikan yel-yel ''hati-hati provokasi''. Sementara anggota Ansor tetap bertahan dalam kantornya.

Aparat kepolisian yang semula berjaga di depan Kantor PBNU yang jaraknya hanya sekitar 100 meter pun bergeser ke Kantor GP Ansor. Petugas mencoba membubarkan kerumunan massa untuk mengurai kemacetan.

Sementara itu, sempat terlihat perwakilan massa bersitegang dengan beberapa anggota Anshor yang ada di depan kantornya. Namun situasi itu cepat dikendalikan oleh aparat kepolisian.

Sekitar pukul 16.45 WIB, massa berangsur bergeser menjauh dari Kantor GP Ansor ke arah Salemba.***

Editor:hasan b
Sumber:suara.com dan merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoNews Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoNews Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoNews Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoNews Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoNews Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoNews Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoNews Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoNews Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoNews Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoNews Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoNews Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoNews Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoNews Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoNews KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoNews KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoNews Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
GoNews Dukung Prabowo-Sandi, Keponakan JK Minta Maaf ke Partai Golkar
wwwwww