Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gunakan Pasal 'Karet' UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
MPR RI
22 jam yang lalu
Gunakan Pasal Karet UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
2
Syarief Hasan: Utamakan Insentif untuk Tim Medis Covid-19
MPR RI
21 jam yang lalu
Syarief Hasan: Utamakan Insentif untuk Tim Medis Covid-19
3
Bamsoet: New Normal Harus Bisa Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19
Politik
21 jam yang lalu
Bamsoet: New Normal Harus Bisa Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19
4
New Normal Menuntut Kreativitas Menjalankan Pembinaan Atlet
Olahraga
21 jam yang lalu
New Normal Menuntut Kreativitas Menjalankan Pembinaan Atlet
5
Kemendes PDTT Diharap Libatkan Universitas Awasi BLT Desa
DPR RI
18 jam yang lalu
Kemendes PDTT Diharap Libatkan Universitas Awasi BLT Desa
6
Garuda Siapkan 'Service Recovery' pasca Pembatalan Penerbangan WNI dari Abu Dhabi
Ekonomi
17 jam yang lalu
Garuda Siapkan Service Recovery pasca Pembatalan Penerbangan WNI dari Abu Dhabi

Sesaat Sebelum Hilang Kontak, Pilot Lion Air JT 610 Mengaku Mengalami Kendala

Sesaat Sebelum Hilang Kontak, Pilot Lion Air JT 610 Mengaku Mengalami Kendala
Pesawat Lion Air. (int)
Senin, 29 Oktober 2018 12:05 WIB
JAKARTA - Pesawat Lion Air JT 610 rute Bandara Internasional Soekarno Hatta- Bandara Depati Amir Pangkalpinang, jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10) pagi.

Dikutip dari grid.id, pesawat komersial itu jatuh setelah hilang kontak sekitar 13 menit usai take off dari bandara Soekarno-Hatta, Banten. Pesawat tersebut tidak terprediksi lagi sekitar pukul 06.20 WIB atau selang beberapa menit setelah lepas landas.

Didiet KS Radityo, sebagai Corporate Secretary Airnav Indonesia, Senin, menjelaskan bahwa sebelum menghilang, ia sempat berkomunikasi dengan pilot yang menerbangkan pesawat Lion Air JT 610.

Didiet KS Radityo menerangkan memang sudah menjadi rutinitas pilot untuk sellau meminta izin ketika hendak mengambil sebuah keputusan.

''Yah, saat itu kami sedang melakukan pemanduan untuk izin penerbangan dari Cengkareng ke Pangkal Pinang dan sebagaimana rutin penyalaan navigasi, pilot selalu minta izin ketika mau menaikkan ketinggian dan sebagainya,'' jelasnya.

Didiet KS Radityo menjelaskan bahwa di tengah komunikasinya, pilot Lion Air JT 610 mengatakan bahwa ia sedang mengalami kendala.

Sayangnya, ketika hendak mengonfirmasi, Didiet KS Radityo telah kehilangan kontak dengan pesawat itu.

''Dan memang pilot melaporkan ada kendala, ada kondisi tertentu yang membuat dia harus mengambil keputusan dan kita akan mengkonfirmasi ulang lagi hal tersebut, namun sayangnya pukul 06.20 tidak berhasil menghubungi kembali pesawat tersebut,'' tambahnya.***

Editor:hasan b
Sumber:grid.id
Kategori:Ragam

wwwwww