Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Nono Sampono: Indonesia Harus Waspadai Perkembangan Strategi Kawasan Asia-Pasifik
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Nono Sampono: Indonesia Harus Waspadai Perkembangan Strategi Kawasan Asia-Pasifik
2
BAP DPD RI Kembali Lanjutkan Mediasi Dugaan Maladministrasi Bupati Jember
Politik
11 jam yang lalu
BAP DPD RI Kembali Lanjutkan Mediasi Dugaan Maladministrasi Bupati Jember
3
Rahmat Gobel Sebut Komisi VII Ribut dengan Dirut Inalum Hanya Salah Paham
Politik
21 jam yang lalu
Rahmat Gobel Sebut Komisi VII Ribut dengan Dirut Inalum Hanya Salah Paham
4
DPR Usulkan Aplikasi Transportasi 'Online' Jadi Perusahaan Transportasi
Politik
19 jam yang lalu
DPR Usulkan Aplikasi Transportasi Online Jadi Perusahaan Transportasi
5
Minta Perlindungan Hukum, John Kei Kirim Surat ke Jokowi dan Kapolri
Hukum
19 jam yang lalu
Minta Perlindungan Hukum, John Kei Kirim Surat ke Jokowi dan Kapolri
6
Larang Liput Kedatangan TKA China Takut Wartawan Ditunggai Teroris, AJI: Pernyataan Danlanud Berlebihan
Peristiwa
18 jam yang lalu
Larang Liput Kedatangan TKA China Takut Wartawan Ditunggai Teroris, AJI: Pernyataan Danlanud Berlebihan

Ditemukan pada Kedalaman 30 Meter, Kondisi Black Box Lion Air Masih Utuh

Ditemukan pada Kedalaman 30 Meter, Kondisi Black Box Lion Air Masih Utuh
Sertu Hendra, penyelam dari Taifib Marinir AL yang menemukan black box Lion Air JT 610. (kumparan.com)
Kamis, 01 November 2018 11:50 WIB
JAKARTA - Black box pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang telah ditemukan dalam kondisi utuh, Rabu (1/11) pagi. Tim penyelam dari satuan Taifib Marinir AL menemukannya pada kedalaman 30 meter.

''Kondisinya utuh di dalam lumpur kedalaman 30 meter,'' kata penyelam dari satuan Taifib Marinir, Sertu Hendra di perairan Tanjung Karawang, Kamis (1/11).

Hendra melakukan penyelaman hingga ke dasar lautan. Dia bersama tim lainnya akhirnya berhasil mengangkat black box Lion Air dan memasukkannya ke dalam kontainer.

Namun, sampai saat ini, belum diketahui, apakah black box yang ditemukan merupakan Cocpit Voice Recorder (CVR) atau Flight Data Recorder (FDR).

Setelah menemukan black box ini, tim Taifib Marinir langsung menyerahkan ke Basarnas. Kepala Basarnas Marsekal Madya M Syaugi juga hadir di kapal yang berhasil menemukan black box itu. ***

Editor:hasan b
Sumber:kumparan.com
Kategori:Ragam

wwwwww