Jadi Korban Lion Air JT 610, Arif Baru Pertama Kali Naik Pesawat, Sempat Tanya ke Teman ''Boleh Pakai Sendal atau Nggak?''

Jadi Korban Lion Air JT 610, Arif Baru Pertama Kali Naik Pesawat, Sempat Tanya ke Teman Boleh Pakai Sendal atau Nggak?
Sarioso menunjukkan foto anaknya, Arif, yang menjadi korban Lion Air JT 610. (okezone)
Jum'at, 02 November 2018 11:29 WIB
JAKARTA - Pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10) pagi, sekitar 13 menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta.

Semua penumpang dan kru pesawat naas tersebut, total 189 orang, diperkirakan tewas. Salah seorang dari penumpang tersebut adalah Arif Yustian (20).

Dikutip dari okezone.com, pemuda warga Kampung Kelapa, RT 05 RW 19, Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat itu baru pertama kali naik pesawat saat menjalankan tugas dari tempatnya bekerja.

''Iya dia baru naik pesawat. Ada tugas dari kantor ke Bangka Belitung,'' kata rekan kerja Arif, Sakiful (24) kepada Okezone, Selasa (30/10/2018).

Sakiful pun masih teringat dengan kenangan terakhir Arif sebelum dirinya bertolak ke bandara. Kepadanya, Arif sempat bertanya-tanya perihal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan di dalam pesawat.

''Pagi di kosan dia sempet pamit. Karena dia baru pertama kali, dia nanya-nanya boleh pakai sendal atau enggak? terus boleh bawa cairan enggak?. Gitu aja sih enggak ada yang aneh,'' tutur Sakiful.

Sakiful pun tidak menyangka bahwa pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang menjadi pesawat yang pertama sekaligus yang terakhir bagi rekan kerjanya di PT Sky Pasific Indonesia itu.

''Awalnya dapat kabar di media sosial kalau ada pesawat Lion Air hilang kontak tapi saya gak percaya, kalau itu pesawat Arif ternyata sama JT-610. Dari situ, saya coba tanya kantor ternyata bener,'' paparnya.

Selama bekerja dan tinggal satu kontrakan, Sakiful mengenal Arif sebagai pribadi pekerja keras. Anak pertama dari lima bersaudara itu juga dikenal sebagai sosok kakak yang sangat mencintai adik-adiknya.

''Orangnya pekerja keras. Dia juga selalu pengen bahagian keluarganya terutama adik-adiknya. Enggak neko-neko lah orangnya,'' ungkap Sakiful.

Sementara itu, ayah Arif, Sarioso (54) sempat menceritakan bahwa dua hari sebelum berangkat, putra pertamanya itu sempat pamit akan pergi tugas ke Bangka Belitung bersama dua teman kerjanya.

''Kalau ketemu terakhir tiga minggu yang lalu karena dia kan ngekos di Bogor. Sabtu kemarin sempat mau pulang, tapi karena hujan besar enggak jadi. Terus dia cuma pamit mau berangkat tugas,'' kata Sarioso.

Kini, ia dan keluarga hanya dapat berdoa sambil menunggu kabar dan berharap ada keajaiban dengan kondisi Arif pasca kecelakaan pesawat tersebut.

''Kita di sini berdoa saja dan menunggu,'' tutupnya.***

Editor:hasan b
Sumber:okezone.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww