Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gunakan Pasal 'Karet' UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
MPR RI
23 jam yang lalu
Gunakan Pasal Karet UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
2
Syarief Hasan: Utamakan Insentif untuk Tim Medis Covid-19
MPR RI
23 jam yang lalu
Syarief Hasan: Utamakan Insentif untuk Tim Medis Covid-19
3
Bamsoet: New Normal Harus Bisa Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19
Politik
23 jam yang lalu
Bamsoet: New Normal Harus Bisa Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19
4
New Normal Menuntut Kreativitas Menjalankan Pembinaan Atlet
Olahraga
23 jam yang lalu
New Normal Menuntut Kreativitas Menjalankan Pembinaan Atlet
5
Kemendes PDTT Diharap Libatkan Universitas Awasi BLT Desa
DPR RI
19 jam yang lalu
Kemendes PDTT Diharap Libatkan Universitas Awasi BLT Desa
6
Garuda Siapkan 'Service Recovery' pasca Pembatalan Penerbangan WNI dari Abu Dhabi
Ekonomi
19 jam yang lalu
Garuda Siapkan Service Recovery pasca Pembatalan Penerbangan WNI dari Abu Dhabi

Aparat TNI dan Polri Baku Tembak dengan KKB 7 Jam, 2 Orang Tewas

Aparat TNI dan Polri Baku Tembak dengan KKB 7 Jam, 2 Orang Tewas
Ilustrasi. (int)
Minggu, 04 November 2018 12:57 WIB
JAYAPURA - Aparat TNI dan Polri baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Popome, Papua, Sabtu (3/11/2018). Dua anggota KKB yang merupakan anak buah Puron Wenda, tewas dalam baku tembak tersebut.

Dikutip dari merdeka.com, aparat TNI-Polri juga berhasil merebut kembali dua senjata api yang sempat dirampas KKB.

''Memang betul, dari laporan yang diterima terungkap selain merampas kembali dua senpi organik Polri dari tangan KKB juga dua anak buah Puron Wenda tewas dalam kontak senjata yang terjadi Sabtu (3/11),'' kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal kepada Antara di Jayapura, seperti dikutip dari Antara, Ahad (4/11).

Kombes Ahmad Kamal mengatakan, kedua senpi yang berhasil direbut adalah senapan serbu/SS 1 dan satu pucuk senpi jenis jungle/US Carabine beserta 341 butir peluru berbagai jenis. Sedangkan anggota KKB yang tewas yaitu Gomes dan Kulomabuk.

''Khusus Kulomabuk terlibat dalam aksi penyerangan Polres Pirime tahun 2012 lalu yang menewaskan tiga anggota polsek termasuk Kapolsek Pirime Ipda Rofli Takubesi,'' kata Kombes Kamal.

Dia mengatakan, kontak tembak itu terjadi saat tim gabungan TNI dan Polri yang dipimpin Kapolres Lanny Jaya, AKBP Tony Ananda, sedang mengevakuasi jenazah Yanmar (42) tukang ojek yang tewas ditembak di Popome, Sabtu (3/11).

''Kedua senpi itu diduga merupakan hasil rampasan dari Polsek Pirime,'' ujar Kamal.

Dia memastikan, kontak tembak yang berlangsung sekitar tujuh jam itu tidak ada petugas yang menjadi korban. Hanya saja, dua kendaraan yang digunakan mengalami kerusakan akibat ditembak KKB.

Evakuasi jenazah Yanmar yang berprofesi sebagai tukang ojek berhasil dilakukan dan saat ini jenazahnya sudah berada di Wamena. Dijadwalkan jenazah tukang ojek akan dievakuasi ke Makassar melalui Jayapura, hari ini.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam

wwwwww