Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pimpin Penangkapan Buronan Nurhadi, Novel Baswedan Jadi Trending
Peristiwa
19 jam yang lalu
Pimpin Penangkapan Buronan Nurhadi, Novel Baswedan Jadi Trending
2
Bamsoet: Sektor Pariwisata Akan Pulih dengan Menerapkan Protokol Kesehatan
Politik
20 jam yang lalu
Bamsoet: Sektor Pariwisata Akan Pulih dengan Menerapkan Protokol Kesehatan
3
Sebelum Kader IMM Bergerak, Ade Armando Diminta Segera Minta Maaf ke Din Syamsuddin
Peristiwa
19 jam yang lalu
Sebelum Kader IMM Bergerak, Ade Armando Diminta Segera Minta Maaf ke Din Syamsuddin
4
Tahun Ajaran Baru, DPR Dukung Pembelajaran Tetap Jarak Jauh
Politik
20 jam yang lalu
Tahun Ajaran Baru, DPR Dukung Pembelajaran Tetap Jarak Jauh
5
Bambang Widjojanto: Meski Mata Novel Baswedan Dirampok, Tapi Berhasil Tangkap Nurhadi
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Bambang Widjojanto: Meski Mata Novel Baswedan Dirampok, Tapi Berhasil Tangkap Nurhadi
6
Fauzi Amro Desak Aparat Penegak Hukum Bongkar Mafia Testil di Bea Cukai
Politik
20 jam yang lalu
Fauzi Amro Desak Aparat Penegak Hukum Bongkar Mafia Testil di Bea Cukai

Dubes Arab Saudi untuk Indonesia Ungkapkan Habib Rizieq Dijadikan Korban Kasus Bendera Tauhid

Dubes Arab Saudi untuk Indonesia Ungkapkan Habib Rizieq Dijadikan Korban Kasus Bendera Tauhid
Dubes Arab Saudi Osama bin Mohammed Al-Shuaibi menggelar konferensi pers di kantor PP Muhammadiyah, Selasa (13/11). (republika.co.id)
Selasa, 13 November 2018 20:07 WIB
JAKARTA - Dubes Arab Saudi untuk Indonesia, Osama Muhammad Abdullah Al Shuhaibi mengungkapkan, Habib Rizieq Syihab hanya dijadikan korban dalam kasus bendera berkalimat Tauhid.

Dikutip dari republika.co.id, hal itu diungkapkan Osama Muhammad Abdullah Al Shuhaibi saat berkunjung ke kantor PP Muhammadiyah di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Selasa (13/11).

Osama juga menegaskan, Habib Rizieq tidak memiliki masalah hukum di Arab Saudi.

''Habib Rizieq tidak ada masalah baik di Indonesia atau Saudi. Kalau ada pelanggaran tentu sudah dilakukan proses hukuman sebagaimana di Saudi atau Indonesia,'' tegas Osama.

Sementara Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muhyiddin Junaidi menambahkan pemerintah Arab Saudi memberitahukan bahwa Habib Rizieq merupakan pemimpin umat Islam, Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki banyak pendukung serta berakhlak mulia.

''Tadi kita bahas tentang Habib Rizieq. Pemerintah Saudi bilang Habib Rizieq hidup bebas dan aman di negara Saudi Arabia, tidak pernah melakukan kesewenangan. Tidak ada sama sekali berkaitan dengan kriminal,'' ucapnya.

''Pak Dubes bilang seperti itu (korban) bahwa habib orang baik, dia tidak tahu. Dia adalah korban. Seandainya habib orang jahat dia sudah dideportasi. Bahkan Habib Rizieq adalah korban dari kelompok tertentu yang sengaja menciptakan instabilitas,'' ungkapnya.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam

wwwwww