Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
Kesehatan
12 jam yang lalu
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
2
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
Internasional
20 jam yang lalu
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
3
Indonesia Terbilang Masuk Resesi Ekonomi karena...
Ekonomi
20 jam yang lalu
Indonesia Terbilang Masuk Resesi Ekonomi karena...
4
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
MPR RI
12 jam yang lalu
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
5
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
6
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
Umum
12 jam yang lalu
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19

Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi Ditangkap, Ternyata Punya Hubungan Keluarga dengan Korban

Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi Ditangkap, Ternyata Punya Hubungan Keluarga dengan Korban
Mobil ini menjadi salah satu barang bukti kasus pembunuhan satu keluarga di Bekasi. (tribunnews.com) 
Kamis, 15 November 2018 18:11 WIB
JAKARTA - Polisi berhasil menangkap terduga pembunuh satu keluarga di Bekasi. Pria berinisial HS tersebut ternyata punya hubungan keluarga dengan Maya Ambarita, salah satu korban.

''HS ini masih ada sehubungan saudara dengan korban yang perempuan,'' ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (15/11/2018), seperti dikutip dari tribunnews.com.

Argo mengungkapkan HS masih berumur di bahwa 30 tahun. Pria itu menganggur selama 3 bulan.

''Yang bersangkutan sudah tidak bekerja selama tiga bulan. Tadinya kerja di perusahaan di Cikarang,'' jelas Argo.

HS kerap menginap di rumah korban yang berada di Bojong Nangka, Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat. Dirinya kerap tidur di kos-kosan yang dijaga oleh korban.

''Dia kadang-kadang memang tidur di kos-kosan itu,'' ungkap Argo.

Seperti diketahui, sebanyak empat orang ditemukan tidak bernyawa dalam kediamannya di kawasan Jalan Bojong Nangka 2, Pondok Melati, Bekasi, Selasa 13 November 2018 pagi tadi. Mereka diduga korban pembunuhan.

Keempat orang tersebut adalah satu keluarga yang terdiri dari pasangan suami-istri dan dua orang anaknya. Keempat orang tersebut yakni, Diperum Nainggolan (38), Maya Ambarita (37), Sarah Nainggolan (9), serta Arya Nainggolan (7).***

Editor:hasan b
Sumber:tribunnews.com
Kategori:Ragam

wwwwww