Loading...    
           

PSI Tolak Perda Syariah, Suhud Alynudin: Hanya PKI yang Menolak Agama

PSI Tolak Perda Syariah, Suhud Alynudin: Hanya PKI yang Menolak Agama
Suhud Alynudin. (int)
Minggu, 18 November 2018 09:10 WIB
JAKARTA - Pernyataan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie yang akan menolak semua peraturan daerah (Perda) berlandasakan agama, termasuk Perda Syariah, mendapat kritikan dari berbagai pihak.

Dikutip dari kumparan.com, Direktur Pencapresan DPP PKS Suhud Alynudin mengasosiasikan sikap PSI tersebut dengan PKI. ''Hanya PKI yang menolak agama. Perda itu merupakan wujud aspirasi rakyat di daerah tersebut. Harus dihormati,'' kata Suhud.

Parpol Islam yang satu koalisi dengan PSI dalam pencalonan Jokowi-Ma'ruf, seperti PPP, juga mengkritik. Ketum PPP Romahurmuziy menegaskan, bagi partainya, memperjuangkan Perda bernuansa syariah bukan suatu hal yang bisa dikompromikan.

''Merupakan fardhu kifayah adanya partai politik yang memperjuangkan undang-undang bernuansa syariah, atau undang-undang bernuansa Islam ke dalam undang-undang di lingkungan Republik Indonesia,'' kata Romy.

Sementara Wasekjen PAN Saleh Partaonan Daulay mengatakan, wacana Grace tersebut masih masih harus diuji kembali di masyarakat. ''Ini hanya isu aja. Jualan politik. Dipahami secara biasa saja. Tidak usah terlalu serius. Kita lihat saja apa yang terjadi setelah Pemilu nanti,'' kata Saleh.

Senada dengan PAN, PKB pun melihat narasi yan dibangun Grace masih perlu diuji lewat pemilu di daerah. Ketua DPP PKB Lukman Edy menambahkan PSI harus cermat menentukan Perda bernuansa agama seperti apa yang ditentang. Pasalnya, menurut Lukman selama ini Perda bernuanasa agama yang berlaku di sejumlah daerah di Indonesa tidak bertentangan dengan UUD 1945.

''Saran saya bagi PSI harus memilah-memilah perda syariah mana yang ditetentang karena mengandung muatan intoleransi dan Perda syariah mana yang itu tidak melanggar uud 1945," kata Lukman.

''Enggak bisa juga mengmbil generalisasi , keliru PSI kalau menggeneralisasi,'' tambanya.

Advokat Eggi Sudjana mengatasnamakan Laskar Persaudaraan Pekerja Muslim di Indonesia (PPMI), bahkan membawa polemik ini ke ranah hukum, melaporkan Grace Natalie ke Bareskrim Mabes Polri.

Namun, hinga kini Grace Natalie tetap teguh dengan sikap partainya tersebut. Ia berharap produk hukum yang dikeluarkan pemerintah daerah tak diskriminatif.

''Kami ingin agar produk hukum adalah universal, tidak parsial, tidak mendasar pada agama apapun,'' kata Grace.***

Editor:hasan b
Sumber:kumparan.com
Kategori:SerbaSerbi

       
        Loading...    
           
GoNews Dilaporkan ke Polisi karena Dianggap Menista Agama, Begini Tanggapan Ketum PSI Grace Natalie
GoNews Ingin Batalkan Perda Syariah, Ketum PSI Dinilai Buta Sejarah, Konyol dan Ngawur
GoNews PSI Akan Tolak Perda Syariah
GoNews Orangtua Tak Mampu Beli Susu, Bayi Perempuan di Polman Minum Kopi Tubruk 5 Gelas Sehari, Begini Kondisinya
GoNews Terobos Kobaran Api Selamatkan Kakeknya, Bocah 6 Tahun Tewas Terbakar, Negara Berikan Medali Keberanian
GoNews 8 Tewas Akibat Bus Tabrak Truk Tangki di Lintas Sumatera, Ini Identitas Korban
GoNews Polisi Tertelungkup di Atas Kap Mobil dan Terseret 200 Meter, Ini Penjelasan Polda Metro
GoNews Asap Kiriman Indonesia Liburkan 500 Sekolah di Malaysia
GoNews Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Meninggal dalam Status Terpidana Korupsi
GoNews Tak Punya Ongkos Pulang ke Rumah, Siswa MTs Numpang Truk Tanah, Tergelincir Saat Naik dan Tergilas Ban
GoNews Kenal Lewat Medsos, Ketemu dan Main Ludo di Kamar Hotel, Wanita 24 Tahun Digilir dan Dirampok, 2 Pelaku Ditembak Polisi
GoNews Kemendikbud Terbitkan 2 Aturan Dana BOS Afirmasi dan Kinerja
GoNews Suhu di Padang Sangat Dingin, 18 Derajat Celsius, Ini Penjelasan BMKG
GoNews Ribuan Ikan dengan Tulang Retak dan Mata Copot Terdampar, Warga Ambon Ketakutan Bakal Datang Tsunami
GoNews Hapuskan Label Halal Daging Impor, Permendag 29/2019 Tabrak UU Jaminan Produk Halal
GoNews Numpang Nonton di Rumah Tetangga, Gadis 13 Tahun Diperkosa dan Dibunuh, Jasadnya Ditemukan dalam Karung
GoNews Pemerintah Didesak Cabut Permendag yang Tak Wajibkan Daging Impor Berlabel Halal
GoNews Terbitkan Aturan Daging Impor Tak Wajib Label Halal, Menteri Perdagangan Dinilai Tak Hormati Umat Islam
wwwwww