Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ini Penyebab Kevin Diks Tak Bisa Bergabung Dengan Timnas U 20
Sepakbola
12 jam yang lalu
Ini Penyebab Kevin Diks Tak Bisa Bergabung Dengan Timnas U 20
2
Bima Sakti Lebih Banyak Berikan Latihan Permainan
Sepakbola
14 jam yang lalu
Bima Sakti Lebih Banyak Berikan Latihan Permainan
3
Cabup Dinilai Tak Penuhi Syarat, KPU Mabar Diminta Taat Aturan
Politik
23 jam yang lalu
Cabup Dinilai Tak Penuhi Syarat, KPU Mabar Diminta Taat Aturan
4
MPR Mengedukasi Pilkada Damai melalui Sosialisasi 4 Pilar
MPR RI
24 jam yang lalu
MPR Mengedukasi Pilkada Damai melalui Sosialisasi 4 Pilar
5
DPR minta Cakada jadi 'Influencer' Protokol Kesehatan
DPR RI
22 jam yang lalu
DPR minta Cakada jadi Influencer Protokol Kesehatan
6
Jangan Hapus Pelajaran Sejarah!
Umum
23 jam yang lalu
Jangan Hapus Pelajaran Sejarah!

Baru Sehari Kenal Lewat Medsos, Siswi SMA Dicabuli Remaja Lulusan SD

Baru Sehari Kenal Lewat Medsos, Siswi SMA Dicabuli Remaja Lulusan SD
Ilustrasi. (tribunews)
Selasa, 20 November 2018 11:07 WIB
SAMARINDA SA (15), siswi salah satu SMA di Samarinda, Kalimantan Timur, menjadi korban pencabulan MQJ (16), remaja lulusan SD yang tidak lagi sekolah.

Dikutip dari merdeka.com, MQJ ditangkap Minggu (18/11) kemarin, setelah dilaporkan orangtua SA, pada Jumat (16/11). Kasus itu terbongkar setelah SA pulang ke rumah.

''Korban ini dicari dua hari dari tanggal 14 dan 15 November. Pas pulang, korban mengaku habis tidur dari rumah pacarnya,'' kata Kanit Reskrim Polsek Sungai Pinang Iptu Wawan Gunawan di kantornya, Jalan DI Panjaitan, Senin (19/11).

Orangtua SA kaget setelah putrinya itu mengaku dicabuli oleh pacarnya. ''Korban ini tinggal di rumah pelaku. Padahal, korban dan pelaku baru kenal sehari di media sosial,'' ujar Wawan.

''Tindak asusila itu diduga dilakukan di bangunan kosong, belakang rumah pelaku. Pelaku ngakunya siap tanggung jawab setelah berbuat itu,'' tambah Wawan.

Menurut Wawan, ada ancaman dan bujuk rayu dari pelaku, sehingga memperdaya korban SA. ''Orangtuanya tentu tidak terima dan lapor ke kita. Kami lakukan penangkapan terhadap pelaku kemarin,'' terang Wawan.

MQJ kini meringkuk di penjara. Dia dijerat pasal 81 dan pasal 82 UU No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. ''Kita juga sudah mintakan visum terhadap korban, mengamankan barang bukti pakaian korban,'' demikian Wawan.

MQJ yang hanya lulusan SD itu ketika ditanya wartawan, membenarkan dia mengenal korban melalui Facebook. ''Saya ajak jalan pakai motornya dia, saya suruh pulang tapi tidak mau. Saya cuma angkat rok saja,'' kilahnya.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam

wwwwww