Hakim Bebaskan Pemerkosa Setelah Pengacara Perlihatkan Celana Dalam Korban

Hakim Bebaskan Pemerkosa Setelah Pengacara Perlihatkan Celana Dalam Korban
Anggota parlemen Irlandia, Ruth Coppinger, menunjukkan sepasang thong dalam sesi parlemen. (okezone.com)
Selasa, 20 November 2018 22:11 WIB
DUBLIN - Hakim pengadilan Cork di Irlandia membebaskan pelaku pemerkosaan setelah pengacara pelaku memperlihatkan celana dalam korban dalam persidangan.

Dikutip dari okezone.com, pengadilan memutuskan membebaskan pria yang dituduh memerkosa gadis berusia 17 tahun itu karena korban mengenakan celana dalam yang seksi atau yang dikenal dengan sebutan thong.

Para pegiat menganggap putusan tersebut sebagai kasus perkosaan di mana korban disalahkan yang terus menerus terjadi.

Persidangan kasus ini pertama kali menarik perhatian publik pada 6 November ketika pelaku, seorang pria berusia 27 tahun dinyatakan tidak bersalah setelah memerkosa seorang gadis berusia 17 tahun.

Pengacara pelaku, Elizabeth O’Connell memicu protes dengan mengatakan kepada juri bahwa korban telah berpakaian secara tidak pantas.

''Anda harus melihat cara dia berpakaian. Dia mengenakan thong dengan renda depan,'' kata O’Connell. Sesaat kemudian, pengadilan memutuskan bahwa pelaku tidak bersalah.

Keputusan itu memunculkan protes dan gerakan sosial di Twitter di mana warganet memasang foto celana dalam mereka dengan tagar #ThisIsNotConsent, ini bukanlah tanda persetujuan. Gerakan itu juga dilakukan oleh anggota parlemen Ruth Coppinger yang mengeluarkan celana dalam berenda di depan Dail (parlemen Irlandia) dari lengan bajunya.

''Mungkin tampak memalukan untuk menunjukkan sepasang thong di sini ... bagaimana menurut Anda yang dirasakan seorang korban perkosaan atau seorang wanita saat setelan celana dalamnya yang tidak pantas ditampilkan di pengadilan?'' ujar Coppinger sebagaimana dilansir BBC, Kamis (15/11/2018).

Coppinger juga mengecam bukti yang dihasilkan oleh pengacara O’Connell menyebutnya upaya untuk menekankan apa yang dia sebut ''penyalahan korban'' dalam penuntutan kasus perkosaan.

Di Cork, di mana persidangan berlangsung, sekira 200 orang telah berbaris ke gedung pengadilan untuk menyebarkan celana mereka di tangga gedung sebagai bagian dari protes #ThisIsNotConsent. Sementara itu, di Ibu Kota Dublin barisan jemuran celana dalam digantung di tiang-tiang lampu di bawah monumen Spire of Dublin.

Protes juga digelar di lokasi-lokasi lainnya seperti di Kota Limerick, sebelah barat Irlandia dan di Waterford di tenggara.***

Editor:hasan b
Sumber:okezone.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww