Loading...    
           

Terapung di Laut 5 Hari, 1 ABK Kapal Multi Prima 1 Ditemukan Selamat

Terapung di Laut 5 Hari, 1 ABK Kapal Multi Prima 1 Ditemukan Selamat
Sejumlah ABK Kapal Multi Prima 1 yang berhasil diselamatkan. (int)
Kamis, 29 November 2018 09:25 WIB
MATARAM - Nahum Naibahas alias Riski (26), salah seorang anak buah kapal (ABK) Kapal Kapal Multi Prima 1 yang karam di perairan Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (24/11) lalu, ditemukan selamat. Riski ditemukan setelah lima hari terapung di laut.

Dikutip dari suara.com, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mataram I Nyoman Sidakarya di Mataram, Kamis (29/11/2018) menyebutkan, Riski yang berasal dari Oiler, Kupang, Nusa Tenggara Timur itu ditemukan oleh kapal JPO Virgo berbendera Portugal pada Rabu (28/11). Posisi korban saat ditemukan mengapung di sekitar utara perairan laut Pulau Setanger atau sekitar 54 Nmi.

Kondisi korban saat ditemukan dalam keadaan lemas, karena terapung di laut selama beberapa hari tanpa makanan.

''Informasi yang kami terima pada Rabu (28/11) pukul 14.30 Wita, korban dipindahkan ke kapal Senja Persada untuk dievakuasi ke Surabaya,'' katanya, seperti dilansir Antara.

Dengan ditemukannya Riski, maka jumlah korban selamat sebanyak delapan orang, sedangkan enam anak buah kapal lainnya masih dalam proses pencarian.

Sidakarya menyebutkan sebanyak 18 personelnya melakukan upaya pencarian dengan menyisir perairan utara Pulau Sumbawa menggunakan Rescue Boat 220 Mataram sejak Minggu (25/11).

Operasi pencarian juga melibatkan unsur-unsur terkait, seperti TNI Angkatan Laut Mataram, Polairud Polda NTB, SROP dan unsur terkait lainnya.

Upaya pencarian dari udara menggunakan pesawat Patroli Maritim TNI Angkatan Laut juga dilakukan pada Minggu (25/11). Pesawat tersebut terbang dari Surabaya, Jawa Timur.

''Upaya pencarian oleh Tim SAR gabungan dilanjutkan hari ini,'' kata Sidakarya.

Kantor SAR Mataram menerima informasi dari Kantor SAR Surabaya bahwa pada TW.1122.1845/H Kapal KM Cahaya Abadi 201 mendengarkan radio di chanel 16 adanya kapal dalam posisi memanggil bantuan dengan isyarat ''May day-may day-may day''. Lokasi kejadian di sebelah barat laut perairan Pulau Kapoposang, Bali.

Kapal yang meminta bantuan tersebut adalah KM Multi Prima I. Kapal pengangkut bahan bangunan tersebut dihantam ombak besar ketika hendak berlayar menunju Waingapu, Nusa Tenggara Timur, dari Surabaya, Jawa Timur.

KM Cahaya Abadi 201 yang berada sekitar 28 Nm arah utara dari kapal tersebut langsung memberikan bantuan dan berhasil mengevakuasi tujuh dari 14 penumpang kapal tersebut. Korban selamat dievakuasi ke Probolinggo, Jawa Timur.

Para korban yang sudah ditemukan selamat adalah Bob Chris Butarbutar (26), Rahmat Tuloh (27), Debiyallah Sastria (27), Zainal Arifin M (21), Benyamin Henuk (34), Aldy Hidayat (18), Jamaludin (20) dan Riski (26).

Korban yang masih dalam pencarian Syamsul Syahdan (38), Tarsisius D Atulolong (35), Pande (67), Sutrisno (57), Sonny Kansil, (41), dan Philipus Kopong (43).***

Editor:hasan b
Sumber:suara.com
Kategori:SerbaSerbi

       
        Loading...    
           
GoNews Orangtua Tak Mampu Beli Susu, Bayi Perempuan di Polman Minum Kopi Tubruk 5 Gelas Sehari, Begini Kondisinya
GoNews Terobos Kobaran Api Selamatkan Kakeknya, Bocah 6 Tahun Tewas Terbakar, Negara Berikan Medali Keberanian
GoNews 8 Tewas Akibat Bus Tabrak Truk Tangki di Lintas Sumatera, Ini Identitas Korban
GoNews Polisi Tertelungkup di Atas Kap Mobil dan Terseret 200 Meter, Ini Penjelasan Polda Metro
GoNews Asap Kiriman Indonesia Liburkan 500 Sekolah di Malaysia
GoNews Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Meninggal dalam Status Terpidana Korupsi
GoNews Tak Punya Ongkos Pulang ke Rumah, Siswa MTs Numpang Truk Tanah, Tergelincir Saat Naik dan Tergilas Ban
GoNews Kenal Lewat Medsos, Ketemu dan Main Ludo di Kamar Hotel, Wanita 24 Tahun Digilir dan Dirampok, 2 Pelaku Ditembak Polisi
GoNews Kemendikbud Terbitkan 2 Aturan Dana BOS Afirmasi dan Kinerja
GoNews Suhu di Padang Sangat Dingin, 18 Derajat Celsius, Ini Penjelasan BMKG
GoNews Ribuan Ikan dengan Tulang Retak dan Mata Copot Terdampar, Warga Ambon Ketakutan Bakal Datang Tsunami
GoNews Hapuskan Label Halal Daging Impor, Permendag 29/2019 Tabrak UU Jaminan Produk Halal
GoNews Numpang Nonton di Rumah Tetangga, Gadis 13 Tahun Diperkosa dan Dibunuh, Jasadnya Ditemukan dalam Karung
GoNews Pemerintah Didesak Cabut Permendag yang Tak Wajibkan Daging Impor Berlabel Halal
GoNews Terbitkan Aturan Daging Impor Tak Wajib Label Halal, Menteri Perdagangan Dinilai Tak Hormati Umat Islam
GoNews Busyro Khawatir Revisi UU KPK Sebagai Bayaran Jokowi
GoNews Serangan Drone Hancurkan Kilang Minyak Arab Saudi, Pasokan Terganggu 5,7 Juta Barel Per Hari
GoNews Tanggapi Revisi UU KPK, Mahfud: RUU Harus Masuk Prolegnas, Tak Bisa Dibahas Tiba-tiba
wwwwww