Remaja di Medan Injak Alquran karena Disuruh Pacar, Ini Alasannya

Remaja di Medan Injak Alquran karena Disuruh Pacar, Ini Alasannya
Aparat Polres Pelabuhan Belawan melakukan pemeriksaan terhadap remaja yang diduga menginjak Alquran. (tribunnews)
Sabtu, 01 Desember 2018 08:37 WIB
MEDAN - Aparat Polres Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara, mengamankan sepasang remaja karena diduga melakukan penodaan agama, yakni menginjak kitab suci umat Islam, Alquran.

Dikutip dari merdeka.com, keduanya yakni remaja putra berinisial AAR (17), warga Jalan Tuar Indah, Martubung, Medan Labuhan, dan teman wanitanya TL (17), warga Jalan Rawe 5, Tangkahan, Medan Labuhan.

Selain menginjak Alquran, AAR juga menginjak buku Surah Yasin. Aksi itu mereka dokumentasikan. Fotonya kemudian viral di media sosial.

Warga pun melaporkannya ke polisi. AAR kemudian diamankan petugas dari kediamannya pada Selasa (28/11) sekitar pukul 22.00 WIB.

''Kita membawa ke mako untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,'' kata AKBP Ikhwan Lubis, Kapolres Belawan, Jumat (30/11).

Setelah diinterogasi, AAR mengaku perbuatan itu dilakukan di kediamannya sekitar dua bulan lalu. Aksinya didokumentasikan TL.

''Dia (AAR) mengaku disuruh pacarnya menginjak Alquran sebagai sumpah supaya jangan diputuskan dan jangan diselingkuhi,'' jelas Ikhwan.

Namun, ternyata kedua remaja ini berpisah. TL pun mengunggah foto itu ke media sosialnya.

Foto itu jadi viral, AAR dan TL pun menghadapi masalah hukum. Setelah AR, TL pun turut diamankan.

Setelah menjalani pemeriksaan intensif, AAR dan TL ditahan. Mereka disangka telah melakukan penodaan agama sebagaimana diatur dan diancam dengan Pasal 156a KUHPidana.

Mereka juga dijerat dengan Pasal 28 UU ITE karena telah menyebarkan informasi yang tujuannya untuk menimbulkan rasa kebencian dan permusuhan individu atau kelompok masyarakat berdasarkan SARA.

Kasat Reskrim Polres Belawan AKP Jerico Lavian Chandra mengatakan, penanganan kasus ini tetap mengedepankan UU Perlindungan Anak, karena kedua tersangka masih berusia 17 tahun.

''Tetapi ancaman pidananya pakai KUHPidana,'' jelas Jerico. ***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Suara Prabowo di TPS 7 Cilowong Ditambah 600 pada Situng KPU
GoNews Minta Maruf Amin Mundur Sebagai Capres, MUI Sorong: Untuk Hindari Dosa Lebih Besar
GoNews KawalPemilu Temukan C1 Diubah Sebelum Masuk Situng KPU, Terjadi di Jatim, Aceh, DKI dan Bengkulu, Semua Rugikan 02
GoNews C1 TPS 04 Banjar Talela Dicoret Sebelum Diunggah ke Website KPU, Semua Suara Prabowo Dipindahkan ke Jokowi
GoNews Pada C1 TPS 09 Demang Sari Suara Jokowi 104, di Website KPU Ditulis 704
GoNews Pria Ini Tuduh Mantan Pacar Sengaja Hancurkan Organ Intimnya Saat Berhubungan
GoNews Dirut PLN Sofyan Basir Jadi Tersangka Kasus Korupsi PLTU Riau 1
GoNews Sandi Tegaskan Tak Akan Menjabat Wagub DKI Lagi
GoNews Suara Jokowi di TPS 04 Petak Kaja 183, pada Website KPU Ditulis 1.833, Ditambah 1.650 Suara
GoNews KPU Salah Input, Suara Jokowi dan Prabowo Menggelembung di TPS 13 Wargamekar
GoNews Perolehan Suara di TPS 03 Taba Ditukar, pada C1 Prabowo 146, Jokowi 45, di Data KPU Sebaliknya
GoNews Bakar Kotak dan Surat Suara, Caleg PDIP Ditangkap Saat Bersembunyi
GoNews Bowo Sidik Akui Terima Suap Rp2 M dari Mendag untuk Amankan Permendag Gula Rafinasi
GoNews KPU Salah Input, Suara Prabowo di TPS 30 Bojongsari Ditulis 3, Jokowi 211, Padahal Prabowo 148, Jokowi 63
GoNews Di 2 TPS Ini Suara Prabowo Dikurangi 200, Jokowi Ditambah 500, Kesalahan Belum Diperbaiki KPU
GoNews Pada C1 TPS 18 Malakasari Prabowo Dapat Suara 130, Jokowi 53, di Situng KPU Tertulis Prabowo Hanya 30, Jokowi 553
GoNews Prabowo Peroleh 506 Suara di TPS 016 Bangil, Sempat Diragukan Kawalpemilu, Ternyata Valid
GoNews Jumlah Korban Teror Bom di Sri Lanka Bertambah, 207 Orang Tewas dan 450 Terluka
wwwwww