Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Terlalu Riskan PB Perpani Tetap Ngotot Singkirkan Tiga Pemanah Elit
Olahraga
15 jam yang lalu
Terlalu Riskan PB Perpani Tetap Ngotot Singkirkan Tiga Pemanah Elit
2
Gerakan Bagi-bagi Jutaan Masker bisa Berlangsung Lebih Lama
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Gerakan Bagi-bagi Jutaan Masker bisa Berlangsung Lebih Lama
3
Buka Sidang Tahunan, Ketua MPR Apresiasi Kehadiran Presiden RI
MPR RI
22 jam yang lalu
Buka Sidang Tahunan, Ketua MPR Apresiasi Kehadiran Presiden RI
4
TNI juga Dilibatkan dalam Agenda Vaksinasi
Kesehatan
21 jam yang lalu
TNI juga Dilibatkan dalam Agenda Vaksinasi
5
Jalan Kaki 3 Km demi Tugas Sekolah, Novi Diberi HP oleh Polres Gunungkidul
Peristiwa
21 jam yang lalu
Jalan Kaki 3 Km demi Tugas Sekolah, Novi Diberi HP oleh Polres Gunungkidul
6
Tukang Kritik Diberi Bintang Jasa, Anis Matta: Kita Harus Belajar Cara Bernegara dan Berpolitik
Politik
20 jam yang lalu
Tukang Kritik Diberi Bintang Jasa, Anis Matta: Kita Harus Belajar Cara Bernegara dan Berpolitik

Penyandang Difabel Mental dalam DPT Pemilu 2018 Tercatat 43.769 Orang, Kemungkinan Bertambah

Penyandang Difabel Mental dalam DPT Pemilu 2018 Tercatat 43.769 Orang, Kemungkinan Bertambah
Ilustrasi. (republika.co.id)
Senin, 03 Desember 2018 17:47 WIB
JAKARTA - Jumlah penyandang difabel mental yang tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT) pemilihan umum (Pemilu) 2018 sebanyak 43.769 orang.

Data itu diungkapkan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Viryan. Menurut Viryan, jumlahnya kemungkinan besar akan terus bertambah.

Viryan menjelaskan, jumlah total penyandang disabilitas secara umum yang saat ini sudah didata oleh KPU tercatat sebanyak 375.195 pemilih.

''Dari situ, sebanyak 43.769 orang tercatat merupakan tunagrahita (penyandang disabilitas mental). Kemungkinan jumlahnya masih akan bertambah,'' ujar Viryan kepada wartawan di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (3/12), seperti dikutip dari merdeka.com

Data ini, kata Viryan, sudah masuk dalam daftar pemilih tetap hasil perbaikan pertama (DPTHP I). Nantinya, data yang sudah ada ini dijadikan rujukan untuk mencocokkan kembali jumlah penyandang disabilitas secara umum dan penyandang disabilitas mental pada saat penyusunan DPT hasil perbaikan terakhir.

Menurut dia, jumlah penyandang disabilitas mental yang tercatat pada Pemilu 2019 ini lebih besar jika dibanding Pemilu 2014 lalu. Pada 2014, jumlah pemilih difabel secara umum tercatat sebanyak 343.865 orang. Sementara itu, jumlah pemilih yang merupakan penyandang disabilitas mental saat itu tercatat sebanyak 8.717 orang.

Dia melanjutkan, KPU mentargetkan semua data pemilih disabilitas mental bisa selesai pada saat penetapanj DPT Pemilu 2019, yakni pada 15 Desember mendatang.

''Targetnya sudah selesai saat itu. Kalau dari jumlah kami tidak mentargetkan, sebab secara pirnsip, selama ditemukan penyandang disabilitas mental, maka harus didata. Pendataan dikecualikan kepada penyandang disabilitas mental yang berada di jalan-jalan (orang gila),'' tegas Viryan.  ***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam

wwwwww