Loading...    
           

Saat Buru KKB, TNI-Polri Temukan 3 Pekerja Selamat

Saat Buru KKB, TNI-Polri Temukan 3 Pekerja Selamat
Foto udara Jalur Trans Papua di ruas jalan Wamena-Habema, Papua, Selasa (9/5) lalu. (republika.com-id)
Senin, 10 Desember 2018 19:13 WIB
JAYAPURA - Pasukan gabungan TNI-Polri menemukan tiga pekerja selamat, saat memburu anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Puncak Kabo Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, Senin (10/12/2018)

Ketiganya bukan karyawan PT Istaka Karya yang bekerja membagun jembatan jalan trans Papua, melainkan pekerja balai desa.

Dikutip dari republika.co.id, Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, personel gabungan TNI/Polri sebanyak 40 orang, terdiri dari TNI Yonif 751 20 personel dan Brimob 20 personel melakukan pecarian korban karyawan PT Istaka Karya. Mereka melakukan pengejaran terhadap kelompok kriminal bersenjata di Puncak Kabo, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga.

''Pukul 09.00 WIT, informasi dari Pos Yigi melalui SSB, bahwa pada Ahad 9 Desember 2018 telah diamankan tiga pekerja balai desa di Distrik Yigi oleh personel gabungan TNI/Polri,'' ujar Kamal dalam keterangan tertulisnya, Senin (10/12).

Identitas para pekerja yang ditemukan yakni, Petrus Tondi (42) pekerja balai Desa, Toding Allo (20) pekerja balai Desa, dan Saputra (26) pekerja balai Desa. Kondisi ketiga pekerja tersebut sehat dan sementara masih berada di Pos Yigi.

''Untuk tiga korban selamat masih dilakukan koordinasi apakah akan dilakukan evakuasi ke Timika atau ke Wamena. Kami masih menunggu perkembangan di lapangan, karena kita tidak bisa prediksi cuaca yang berubah-ubah,'' ujar Kamal.

Sementara itu dilansir Antara, Danrem 172/PWY Kolonel Inf J Binsiar P Sianipar mengajak warga Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua, untuk tidak terprovokasi oleh hasutan kelompok-kelompok yang berseberangan dengan NKRI. Saat ini, aparat gabungan TNI-Polri masih memburu pelaku pembunuhan terhadap pekerja Trans-Papua.

''Jangan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak maupun kelompok-kelompok yang bertentangan dengan NKRI. Kita semua harus mewaspadai jangan sampai mereka masuk ke tengah-tengah masyarakat dan mempengaruhi masyarakat,'' kata Kolonel Inf J Binsar P Sianipar ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Papua, Senin (10/12).***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi

       
        Loading...    
           
wwwwww