Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
Politik
23 jam yang lalu
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
2
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat 'New Normal' dengan...
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat New Normal dengan...
3
WOM Kembalikan Motor Ojol yang Sempat Ditarik
Ekonomi
20 jam yang lalu
WOM Kembalikan Motor Ojol yang Sempat Ditarik
4
Indonesia Belum Siap Hadapi 'New Normal' menurut Pakar Kesehatan Masyarakat
Kesehatan
21 jam yang lalu
Indonesia Belum Siap Hadapi New Normal menurut Pakar Kesehatan Masyarakat
5
8 atau 5 Juni Mal Jakarta Dibuka Kembali, APPBI Siap Ikuti Pemerintah
Ekonomi
19 jam yang lalu
8 atau 5 Juni Mal Jakarta Dibuka Kembali, APPBI Siap Ikuti Pemerintah
6
Taat PSBB, Warga Pilih Berdoa di Rumah meski TPU di Depan Mata
Lingkungan
20 jam yang lalu
Taat PSBB, Warga Pilih Berdoa di Rumah meski TPU di Depan Mata

Cari Penganiaya 2 Prajurit TNI AL, 200 Orang Rusak dan Bakar Mapolsek Ciracas

Cari Penganiaya 2 Prajurit TNI AL, 200 Orang Rusak dan Bakar Mapolsek Ciracas
Markas Polsek Ciracas dirusak dan dibakar massa, Rabu dinihari. (bisnis.com)
Rabu, 12 Desember 2018 08:22 WIB
JAKARTA - Sekitar 200 orang mengamuk di Markas Polsek Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (12/12/2018) dinihari. Massa merusak dan membakar Mapolsek Ciracas.

Dikutip dari merdeka.com, kemarahan massa ini diduga buntut dari pengeroyokan terhadap dua anggota TNI AL yang diduga dilakukan sejumlah juru parkir.

Massa merangsek masuk ke Mapolsek Ciracas sebelum melakukan pengrusakan, lantaran menduga penganiaya rekannya ditahan di kantor polisi tersebut.

Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Aziz mengungkapkan, aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan massa terhadap penanganan kasus pengeroyokan anggota TNI AL oleh juru parkir.

''Massa yang kurang puas atas penanganan kasus yang terjadi sehari sebelumnya di Cibubur masuk dalam wilayah Polsek Ciracas kemudian dampak dari ketidakpuasan itu sebagian massa itu yang kurang lebih 200 meringsek masuk untuk mengecek apakah benar tahanan yang memukul rekan mereka sudah ditahan,'' katanya di Polres Ciracas, Rabu (12/12) dinihari.

Dia menjelaskan, massa yang datang sebenarnya telah mendapatkan penjelasan dari Kapolsek Cirasa dan Kapolres Jakarta Timur. Dimana pihak kepolisian masih melakukan pencarian terhadap pelaku pengeroyokan anggota TNI AL.

Tujuh tahanan Mapolsek Ciracas diungsikan ke Mapolda Metro Jaya setelah insiden pembakaran tersebut

''Tahanan sendiri jumlah tujuh dalam keadaan aman dan sehat. Saya sudah minta dipidahkan ke Polda Metro Jaya,'' kata Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Aziz di Mapolsek Ciracas, Rabu (12/12) dini hari.

Idham pun memastikan pelayanan Polsek Ciracas tetap berjalan normal usai insiden perusakan tersebut. Sejumlah sampah akibat aksi massa telah dibersihkan petugas dari Pemkot Jaktim dan TNI.

''Pelayanan Polsek Ciracas tetap akan berjalan seperti biasa, kita bergerak cepat dibantu TNI dan Pemkot Jaktim untuk segera dibersihkan sehingga bisa pelayanan masyarakat di Ciracas dan Kramat Jati berjalan seperti biasa,'' kata Idham. ***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam

wwwwww