Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO 'Boneka' China
Internasional
16 jam yang lalu
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO Boneka China
2
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
Internasional
16 jam yang lalu
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
3
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
Peristiwa
16 jam yang lalu
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
4
Lawan Covid -19, Aziz Syamsudin Ajak Warga Budayakan Gotong Royong
Politik
17 jam yang lalu
Lawan Covid -19, Aziz Syamsudin Ajak Warga Budayakan Gotong Royong
5
Sekolah Kembali Dibuka, F-PKS: Jangan Terburu-buru
Politik
17 jam yang lalu
Sekolah Kembali Dibuka, F-PKS: Jangan Terburu-buru
6
HNW Desak Polisi Usut Aksi Teror ke Wartawan, Narasumber dan Panitia Diskusi UGM
Politik
17 jam yang lalu
HNW Desak Polisi Usut Aksi Teror ke Wartawan, Narasumber dan Panitia Diskusi UGM

Warga Pariaman Temukan 1.000 KTP Elektronik Menumpuk di Pekarangan Rumah

Warga Pariaman Temukan 1.000 KTP Elektronik Menumpuk di Pekarangan Rumah
Ratusan keping KTP elektronik yang ditemukan warga dalam karung di Duren Sawit beberapa hari lalu. (merdeka.com)
Rabu, 12 Desember 2018 13:47 WIB
PADANG - Zainal Arifin (75 tahun), warga Desa Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Sumatera Barat menemukan KTP elektronik (KTP-el) menumpuk di pekarangan rumahnya, Selasa (11/12).

Dikutip dari republika.co.id, sekitar 1.000 keping KTP-el yang menumpuk dalam karung bekas itu ditemukan Zainal saat akan menebang pohon.

Kapolres Pariaman AKBP Andry Kurniawan menyebutkan, saksi bernama Zainal tersebut langsung melapor kepada polisi begitu tahu isi barang yang ditemukannya adalah KTP-el.

Saat ini, lanjut Andry, seluruh barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Kota Pariaman untuk dilakukan pemeriksaan.

''Setelah kami telusuri, ternyata KTP-el ini berasal dari Disdukcapil Kabupaten Padang Pariaman yang berada di wilayah hukum Polres Pariaman,'' kata AKBP Andry, Rabu (12/11).

Andry menegaskan, seribuan keping KTP-el ini sudah ditarik dari pemilik lamanya karena ada perubahan data, seperti pergantian alamat tempat tinggal. Menurutnya, temuan ini tidak ada kaitannya dengan kepentingan politik apapun.

Polres Pariaman sendiri, jelas Andry, juga berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Padang Pariaman untuk melakukan pemadanan data dari KTP-el yang tercecer.  

''Hasil penyelidikan sementara, sepertinya ini murni keteledoran pegawai Disdukcapil. Sebab, rumah tempat penemuan KTP-el dekat dengan kantor Disdukcapil Padang Pariaman,'' kata Kapolres.

Meski begitu, Andry menyebutkan akan terus melanjutkan penyelidikan terhadap kasus ini. Pihaknya akan memastikan asal muasal KTP-el dan apa peruntukannya, serta alasan bisa tercecer di pekarangan rumah saksi.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam

wwwwww