Pria Pemukul Mahasiswi Saat Shalat di Masjid Ditangkap Polisi, Mengaku Ini Alasannya

Pria Pemukul Mahasiswi Saat Shalat di Masjid Ditangkap Polisi, Mengaku Ini Alasannya
Mahasiswi dipukul saat shalat di masjid. (tribunnews)
Kamis, 03 Januari 2019 10:03 WIB
SAMARINDA - Muhammad Juhairi, pria yang diduga pelaku pemukulan terhadap mahasiswi yang tengah shalat di Masjid Al Istiqomah, Jalan Pangeran Antasari, Samarinda Ulu, Jumat (28/12) lalu, berhasil ditangkap polisi.

Dikutip dari republika.co.id, tim gabungan Polresta Samarinda, Kalimantan Timur, menangkap Muhammad Juhairi di rumahnya, di Kecamatan Sanga-Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu (2/1) sekitar pukul 14.00 WITA.

Setelah memukul korban, Muhammad Juhairi yang pernah bekerja sebagai mekanik di salah satu perusahaan tambang melarikan diri ke Kota Balikpapan dan Sangatta, Kutai Timur. Juhairi mengaku nekat memukul korban pada saat shalat dzuhur lantaran berniat untuk mengambil tas korban.

''Saya lapar Pak, saya ingin mengambil tasnya karena belum makan. Kalau ada uangnya, saya hanya ingin mengambil Rp 15 ribu atau Rp 20 ribu untuk makan saja,'' kata Juhairi di Kantor Polresta Samarinda.

Usai memukul korban, Juhairi mengaku langsung melarikan diri ke sejumlah daerah, di antaranya Balikpapan, Bontang, dan Kutai Timur. "Saya sempat pulang ke rumah di Sanga-Sanga, lalu pinjam motor tetangga, kemudian saya pergi ke Balikpapan, Bontang dan Kutim," ucapnya.

Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Sudarsono mengatakan bahwa kejadian ini merupakan kasus penganiayaan murni dan pelaku akan dijerat Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Menurut dia, Juhairi sudah tiga hari berada di masjid Jalan Antasari. Keberadaan pelaku di sana untuk mencari pekerjaan.

Dua hari sebelum kejadian, Juhairi kehabisan uang. Pelaku berencana mengambil tas korban.

Saat ini, kata Sudarsono, pelaku telah diamankan di Polresta Samarinda untuk penyidikan lebih lanjut.

Sebelumnya, beredar luas rekaman closed circuit television (CCTV) di media sosial kejadian seorang wanita sedang menunaikan shalat dan tiba-tiba dipukul oleh seorang laki-laki dengan balok kayu dari belakang.

Wanita tersebut terlihat sempat terjatuh, kemudian berusaha bangun. Namun, pelaku menghantam kembali mengunakan balok.

Tayangan CCTV tersebut ternyata di Masjid Al Istiqomah, Jalan Pangeran Antasari, Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Jumat siang (28/12). Wanita yang menjadi korban adalah Merrisa Ayu Ningrum, mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Kota Samarinda.

Pelaku bernama Muhammad Juhairi, warga Sanga-Sanga, Kukar. Pelaku sempat tinggal beberapa hari di masjid tersebut dengan dalih sebagai musafir.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoNews Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoNews Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoNews Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoNews Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoNews Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoNews Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoNews Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoNews Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoNews Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoNews Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoNews Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoNews Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoNews Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoNews KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoNews KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoNews Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
GoNews Dukung Prabowo-Sandi, Keponakan JK Minta Maaf ke Partai Golkar
wwwwww