Staf Dewan Pengawas BPJS TK Dipaksa Layani Nafsu Atasannya Sekali Sebulan, Ketika Mengadu Justru Disuruh Berhenti

Staf Dewan Pengawas BPJS TK Dipaksa Layani Nafsu Atasannya Sekali Sebulan, Ketika Mengadu Justru Disuruh Berhenti
Diduga korban pelecehan seksual oleh Dewan Pengawas BPJS TK (tengah) bersama Kuasa Hukumnya Heribertus (kiri) di Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, Rabu (2/1). (kumparan)
Kamis, 03 Januari 2019 18:06 WIB
JAKARTA - Seorang mantan staf Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK) Syafri Adnan Baharuddin, mengaku menjadi korban pemerkosaan berkali-kali yang dilakukan atasannya (Syafri Adnan Baharuddin).

Dikutip dari kumparan.com, wanita itu mengaku dipaksa atasannya itu melakukan hubungan seksual sebulan sekali.

Ia mengaku sudah memberikan peringatan ke Syafri tetapi tidak diindahkan pelaku. ''Yang bersangkutan sudah berjanji untuk tidak melakukannya lagi, tapi yang bersangkutan tetap terus memaksakan bahkan sampai 21 September 2018 dia meminta saya untuk melayaninya setiap satu bulan sekali,'' kata dia usai melapor ke Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, Kamis (3/1).

''Itu peringatan tegas sekali dan menurut saya itu sudah kelewatan bagi seorang atasan,'' sambungnya.

Wanita muda itu mengaku selalu menolak ketika diajak untuk berhubungan seksual oleh Syafri, namun sia-sia. Perempuan itu memutuskan untuk melapor ketika bosnya itu mengancamnya secara fisik. Ia memberanikan diri untuk melapor ke dewan pengawas kantor tempat ia bekerja.

''Saat itu saya selalu menolak, hingga puncaknya bulan November beliau mengarahkan gelas ke saya di kantor dan marah-marah tanpa alasan yang jelas,'' kata dia.

''Karena sudah ada ancaman fisik seperti itu jadi saya memutuskan tanggal 28 November itu saya adukan ke dewan pengawas,'' lanjutnya.

Namun, bukan pembelaan yang ia dapat. Ia justru diminta berhenti dari pekerjaannya.

''Namun ketua dewan pengawas malah mengatakan kalau sudah tidak nyaman silakan resign saja, padahal niat saya melaporkan itu bukan untuk resign saya hanya mengadu apa yang terjadi,'' ungkap dia.

Syafri Adnan sendiri sebelumnya membantah telah melakukan pelecehan seksual terhadap perempuan tersebut. Syafri juga telah mundur dari jabatannya sebagai anggota Dewan Pengawas BPJS TK.

''Dengan ini saya mundur dari dewan pengawas. Surat sedang diajukan untuk sampai kepada presiden, Kemenkeu, Kemnaker, ketua BPJS, sedang diusahakan sampai,'' ucap Syafri saat jumpa pers di Hotel Hermitage, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (30/12).

''Tuduhan yang diberikan pada saya tidak benar, dan fitnah keji. Dua, saya sekarang menempuh hukum,'' sambung dia.***

Editor:hasan b
Sumber:kumparan.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews TGPF Gagal Ungkap Penyerang Novel, KPK Minta Jokowi Bentuk Tim Pencari Fakta Baru
GoNews Pengacara TW Cambukkan Ikat Pinggang ke Jidat Hakim PN Jakpus yang Tengah Bacakan Putusan
GoNews Babi Hutan Berjalan di Atap Rumah Hebohkan Warga Banjarnegara, Begini Penampakannya
GoNews Ketahuan Hamil 4 Pekan, Ketua Rombongan 7 Kloter 38 Dipulangkan
GoNews Mini Bus Bermuatan 25 Penumpang Terjun ke Jurang di Jalan Lintas Sumatera, 4 Tewas
GoNews Cegah Penumpang KM Tidar Bunuh Diri, Kepala Stasiun Radio Pantai Tercebur ke Laut dan Hilang
GoNews Kapolri Ungkap 400 Kombes Berebut Jadi Brigjen, Banyak yang Cari Dukungan dan Keluarkan Uang
GoNews Sempat Terbang dan Kembali ke Embarkasi, Pesawat Garuda Pengangkut Jamaah Haji Delay 11 Jam
GoNews Pemerintah Alokasikan Rp10 Triliun untuk Tunjangan Pengangguran
GoNews Korban Salah Tangkap, Disiksa, Dipaksa Mengaku Membunuh dan Dipenjara 3 Tahun, 4 Pengamen Tuntut Ganti Rugi
GoNews Setelah Kisah Pilunya Tinggal di Toilet Sekolah Diberitakan Media, Bantuan Mengalir kepada Guru Honor Nining
GoNews Arab Saudi dan Negara Teluk Dukung Kebijakan China Penjarakan 1,5 Juta Muslim Uighur dan Dilarang Shalat
GoNews Pembangunan Ibukota Baru di Kalimantan akan Dimulai, Ini Persiapannya
GoNews Bali Pernah Diterjang Tsunami yang Merenggut Ribuan Jiwa
GoNews Ribuan Ikan Terdampar di Pantai Sebelum Gempa M 6,0 Guncang Bali, Begini Penjelasan BMKG
GoNews Anak Guru Mengaji dari Solok Selatan Jadi Lulusan Terbaik Akpol 2019
GoNews Usai Bertemu Prabowo, Amien Rais: Sampai Sekarang Pun Alhamdulillah Masih Istiqomah
GoNews Konsumsi Rokok Penduduk Miskin Indonesia Terbesar Kedua, Kalahkan Telur dan Daging Ayam
wwwwww