Tim Jokowi Tak Nyaman, Nama Bambang Widjojanto Dicoret dari Daftar Panelis Debat Capres-Cawapres Pemilu 2019

Tim Jokowi Tak Nyaman, Nama Bambang Widjojanto Dicoret dari Daftar Panelis Debat Capres-Cawapres Pemilu 2019
Bambang Widjojanto. (int)
Sabtu, 05 Januari 2019 22:12 WIB
JAKARTA - Nama Bambang Widjojanto dan Adnan Topan Husodo dicort dari daftar panelis debat pertama Capres-Cawapres Pemilu 2019.

Dikutip dari republika.co.id, Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga Uno, Priyo Budi Santoso, menjelaskan, BPN berupaya mempertahankan nama Bambang sebelum akhirnya dieliminasi dari daftar panelis.

Menurut Priyo, mulanya TKN Jokowi-Ma'ruf Amin mengajukan dua nama, yakni Bvitri Susanti (ahli hukum tata negara) dan Adnan Topan Husodo (Direktur Eksekutif ICW) sebagai kandidat panelis. BPN mengajukan nama Bambang Widjojanto (Mantan Wakil  Ketua KPK) dan Margarito Kamis (ahli hukum tata negara).

''Kedua usulan itu disetujui dan sudah diketok palu. Kemudian tiba-tiba kemarin ada surat resmi yang ditujukan ke KPU. Isinya keberatan terhadap nama Pak Bambang dengan berbagai alasan keberatan itu,'' ungkap Priyo saat dihubungi wartawan, Sabtu (5/1).

Surat keberatan itu berasal dari TKN Jokowi-Ma'ruf Amin dan parpol koalisi pendukung. Meski demikian, BPN tetap mempertahankan nama Bambang Widjojanto dalam rapat koordinasi persiapan teknis debat capres-cawapres dengan KPU, Bawaslu dan TKN.

''Kami pertahankan karena Pak Bambang memiliki reputasi, siapa yang tidak kenal dengan beliau yang berprestasi ketika di KPK dan seterusnya. Namun, singkat kata TKN tetap merasa tidak nyaman,'' lanjut Priyo.

  Karena itu, nama Bambang Widjojanto akhirnya dibatalkan sebagai panelis. Setelah itu, konsekuensinya adalah TKN harus membatalkan satu nama panelis yang diajukan.

''Mereka harus drop nama juga salah satu. Yakni antara Bvitri dan Adnan. Sebenarnya kondisinya seperti itu. Dan KPU pun setuju juga. Itulah yang menjadi konsekuensi dari surat mereka (TKN),'' tegas Priyo.

Alasan ketidaknyamanan menurut Priyo bisa dipahami. Selain itu, dia menilai kondisi saat ini sudah fair dengan pencoretan dua nama panelis.

Sebelumnya, Komisioner KPU, Wahyu Setiawan, mengatakan ada pengurangan jumlah panelis dalam debat pertama capres-cawapres. Meski demikian, KPU menampik jika ada pencoretan nama panelis debat.

''Tidak ada pencoretan (nama panelis debat),'' ujar Wahyu ketika dihubungi pada Jumat (4/1) malam.

Menurut Wahyu, dalam rapat koordinasi persiapan debat pertama capres-cawapres, baik KPU, Bawaslu, TKN Jokowi-Ma'ruf Amin dan BPN Prabowo-Sandiaga Uno telah mencapai kesepakatan soal daftar panelis.

''Ada dua nama, yakni Pak Adnan Topan Husodo dan Pak Bambang Widjojanto. Masing-masing nama itu kan diusulkan oleh paslon nomor 01 dan 02. Dalam rapat tadi, kedua pihak tersebut memutuskan untuk mengurangi satu panelis usulan mereka sendiri,'' jelasnya.

Maka, disepakati jika nama Bambang Widjojanto dan Adnan Topan Husodo tidak masuk dalam daftar panelis debat. Namun, sebanyak lima nama panelis lain yang sebelumnya telah diumumkan oleh KPU masih tetap dipertahankan.

''Yang lain masih tetap. Lima orang panelis masih. Hanya dikurangi dua nama di atas,'' ungkap Wahyu.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi

GoNews TGPF Gagal Ungkap Penyerang Novel, KPK Minta Jokowi Bentuk Tim Pencari Fakta Baru
GoNews Pengacara TW Cambukkan Ikat Pinggang ke Jidat Hakim PN Jakpus yang Tengah Bacakan Putusan
GoNews Babi Hutan Berjalan di Atap Rumah Hebohkan Warga Banjarnegara, Begini Penampakannya
GoNews Ketahuan Hamil 4 Pekan, Ketua Rombongan 7 Kloter 38 Dipulangkan
GoNews Mini Bus Bermuatan 25 Penumpang Terjun ke Jurang di Jalan Lintas Sumatera, 4 Tewas
GoNews Cegah Penumpang KM Tidar Bunuh Diri, Kepala Stasiun Radio Pantai Tercebur ke Laut dan Hilang
GoNews Kapolri Ungkap 400 Kombes Berebut Jadi Brigjen, Banyak yang Cari Dukungan dan Keluarkan Uang
GoNews Sempat Terbang dan Kembali ke Embarkasi, Pesawat Garuda Pengangkut Jamaah Haji Delay 11 Jam
GoNews Pemerintah Alokasikan Rp10 Triliun untuk Tunjangan Pengangguran
GoNews Korban Salah Tangkap, Disiksa, Dipaksa Mengaku Membunuh dan Dipenjara 3 Tahun, 4 Pengamen Tuntut Ganti Rugi
GoNews Setelah Kisah Pilunya Tinggal di Toilet Sekolah Diberitakan Media, Bantuan Mengalir kepada Guru Honor Nining
GoNews Arab Saudi dan Negara Teluk Dukung Kebijakan China Penjarakan 1,5 Juta Muslim Uighur dan Dilarang Shalat
GoNews Pembangunan Ibukota Baru di Kalimantan akan Dimulai, Ini Persiapannya
GoNews Bali Pernah Diterjang Tsunami yang Merenggut Ribuan Jiwa
GoNews Ribuan Ikan Terdampar di Pantai Sebelum Gempa M 6,0 Guncang Bali, Begini Penjelasan BMKG
GoNews Anak Guru Mengaji dari Solok Selatan Jadi Lulusan Terbaik Akpol 2019
GoNews Usai Bertemu Prabowo, Amien Rais: Sampai Sekarang Pun Alhamdulillah Masih Istiqomah
GoNews Konsumsi Rokok Penduduk Miskin Indonesia Terbesar Kedua, Kalahkan Telur dan Daging Ayam
wwwwww