Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Labil, Kebijakan Penanggulangan Covid-19 bisa 'Ambyarrr'
DPR RI
15 jam yang lalu
Jika Labil, Kebijakan Penanggulangan Covid-19 bisa Ambyarrr
2
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
Politik
14 jam yang lalu
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
3
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di 'Pangong Lake'
Internasional
15 jam yang lalu
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di Pangong Lake
4
AS Mencabut Status Khusus Hong Kong, Ini Bisa Berdampak pada Perdagangannya
Internasional
17 jam yang lalu
AS Mencabut Status Khusus Hong Kong, Ini Bisa Berdampak pada Perdagangannya
5
DPR RI: 'New Normal' adalah Adaptasi dan Inovasi dalam Pakem Protokol Kesehatan
DPR RI
16 jam yang lalu
DPR RI: New Normal adalah Adaptasi dan Inovasi dalam Pakem Protokol Kesehatan
6
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
Politik
14 jam yang lalu
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember

Dikabarkan Mengamuk di Klub Malam, Begini Penjelasan Bupati Manokwari

Dikabarkan Mengamuk di Klub Malam, Begini Penjelasan Bupati Manokwari
Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan. (grid.id)
Minggu, 06 Januari 2019 20:48 WIB
MAKASSAR - Seorang pria mengamuk di salah satu klub malam di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (6/1/2019) dinihari. Video aksi mengamuknya pria yang diduga Bupati Manokwari itu viral di media sosial.

Dikutip dari grid.id yang melansir Tribunnews pada Minggu (6/1/2019), Keisha selaku Public Relations (PR) Swiss-Belhotel Makassar membenarkan kejadian tersebut.

''Iya benar kejadiannya di Swiss-Belhotel Makassar. Tapi pihak hotel sudah tidak ada masalah ataupun urusan lagi dengan (diduga) bupati terkait maupun band. Tinggal mereka yang berurusan,'' kata Keisha.

Hal tersebut terjadi dikarenakan pelaku ingin bernyanyi menggunakan mic wireless namun tidak disediakan.

Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan, membantah tuduhan terlibat dalam peristiwa di Makassar tersebut.

Dilansir Kompas.com pada Minggu (6/1/2019), Demas akan melaporkan kasus ini ke Polda Papua Barat karena telah mencemarkan nama baiknya.

“Ada berita seperti ini saya juga kaget. Saya sendiri pada Minggu dini hari tidak di Makassar. Saya memang berangkat dari Jakarta-Sorong dan langsung Manokwari,” jelasnya.

Demas bahkan mengaku tidak pernah mengonsumsi minuman beralkohol serta berkaraoke.

''Merokok saja saya tidak pernah. Jadi, kejadian ini saya merasa aneh,'' tambahnya.

Dia berharap agar pelaku penyebaran video tersebut dapat segera ditangkap persoalan ini dapat terselesaikan.

Senin nanti, kuasa hukum Demas akan melaporkan kasus ini ke Polda Papua Barat.

Demas menambahkan bahwa rekan-rekannya tidak percaya terhadap video tersebut, namun mereka yang tidak kenal akan percaya dengan caption yang ditulis tersebut.***

Editor:hasan b
Sumber:grid.id
Kategori:Ragam

wwwwww